Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mudik Ngebut Tapi Waktu Salat Datang, Begini Cara Praktisnya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Mudik Ngebut Tapi Waktu Salat Datang, Begini Cara Praktisnya

Salat di atas kendaraan sebenarnya bukan hal baru dalam Islam. Dalam beberapa riwayat, Rasulullah pernah melaksanakan salat ketika sedang safar bersama para sahabat. Namun para ulama menjelaskan bahwa praktik tersebut umumnya untuk salat sunnah, bukan salat fardhu.

Nugroho P.
Last updated: Maret 15, 2026 8:05 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Salat di atas kendaraan.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Perjalanan jauh saat mudik sering bikin orang bingung ketika waktu salat tiba. Tidak semua pemudik bisa langsung berhenti di masjid atau musala karena kondisi jalan atau kendaraan yang terus melaju. Dalam ajaran Islam, situasi seperti ini sudah ada solusinya sejak masa Nabi Muhammad SAW.

Salat di atas kendaraan sebenarnya bukan hal baru dalam Islam. Dalam beberapa riwayat, Rasulullah pernah melaksanakan salat ketika sedang safar bersama para sahabat. Namun para ulama menjelaskan bahwa praktik tersebut umumnya untuk salat sunnah, bukan salat fardhu.

Riwayat tentang hal ini salah satunya datang dari sahabat Anas bin Malik. Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Dawud disebutkan bahwa Rasulullah mengarahkan kendaraannya ke arah kiblat sebelum memulai salat. Setelah takbir, beliau tetap melanjutkan salat meski arah kendaraan berubah.

Para ulama kemudian menjelaskan beberapa ketentuan jika seseorang harus salat di kendaraan. Jika memungkinkan, tubuh tetap diarahkan ke kiblat saat memulai salat. Namun jika kendaraan terus bergerak dan sulit menyesuaikan arah, maka salat tetap boleh dilakukan sesuai arah kendaraan.

Gerakan salat juga bisa menyesuaikan kondisi. Jika tidak memungkinkan rukuk dan sujud secara sempurna, keduanya boleh diganti dengan isyarat kepala. Cara ini dianggap sebagai keringanan bagi orang yang sedang melakukan perjalanan jauh.

Soal posisi salat, berdiri tetap menjadi pilihan utama jika memungkinkan. Namun jika ruang kendaraan sempit atau kondisi tidak memungkinkan, salat sambil duduk juga diperbolehkan. Prinsipnya adalah tetap menjalankan ibadah sesuai kemampuan.

Selain salat, urusan bersuci juga sering jadi pertanyaan saat di perjalanan. Jika tersedia air, wudhu tetap dilakukan seperti biasa meskipun berada di kendaraan. Tetapi jika sulit menemukan air, Islam memperbolehkan tayamum sebagai pengganti wudhu.

Tayamum dilakukan dengan menepukkan telapak tangan pada debu atau permukaan yang bersih. Setelah itu tangan diusapkan ke wajah lalu ke kedua tangan. Cara ini sudah dijelaskan para ulama fiqih, salah satunya oleh Sayyid Sabiq dalam kitab fiqihnya.

Keringanan ini menunjukkan bahwa Islam tidak mempersulit umatnya dalam beribadah. Musafir tetap bisa menjaga kewajiban salat meski sedang berada di perjalanan panjang. Yang penting adalah niat dan usaha untuk tetap mendirikan ibadah.

Karena itu, bagi para pemudik yang masih berada di jalan ketika waktu salat tiba tidak perlu panik. Salat di kendaraan tetap diperbolehkan jika memang tidak memungkinkan berhenti. Keringanan ini menjadi bentuk kemudahan syariat bagi orang yang sedang safar. (*)

You Might Also Like

Rahasia Tidur Nyenyak yang Diam-Diam Bikin Otak Fresh Total

Urutan Tahlil Singkat Plus Arab Latin Artinya Biar Nggak Bingung Pas ‘Nyekar’

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Cara Lepas dari Slot Tanpa Drama dan Rumitnya, Serius Masih Bisa Berhenti Deh..

Semarang Bersiap Hadapi Gelombang Pemudik

TAGGED:mudiksalatsalat di kendaraantips
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mudik Sambil Lihat Laut? Rest Area KEK Batang Ini Bikin Pemudik Betah Berhenti
Next Article Ammy Pegang Kendali Cilacap, Dari Wabup Kini Jadi Nahkoda

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Prestasi Aman, Regenerasi Jadi Fokus

MBG di Klaten Bikin Heboh: Makan Gratis, Bonus Mual?

PSIS Siap Ganggu Mimpi PSS di Sleman

Ketua DPC Peradi SAI Semarang, Luhut Sagala (tengah) saat diskusi publik di kantor Bacaaja.co.

Peradi SAI Semarang Sorot Potensi Kericuhan Aksi May Day, Singgung Risiko Salah Tangkap

Nggak Cuma Nimbang Bayi, Posyandu Sekarang Ikut Ngurus Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

Maret 28, 2026
Tips

Biar Natal Makin Hangat, Rumah Dandani Santai Seperti Ini Aja

Desember 24, 2025
Tips

Lagi Puasa Napas Bau, Ini Solusinya!

Februari 24, 2026
Tips

Tetap Tenang Bro… Sukses Tak Selalu Datang di Usia Muda, Senja Bisa Jadi Puncak

Desember 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mudik Ngebut Tapi Waktu Salat Datang, Begini Cara Praktisnya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?