Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Minta Maaf Pun Bisa Diwakilkan, Jasa Unik Jepang Ini Bikin Melongo Banget
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Minta Maaf Pun Bisa Diwakilkan, Jasa Unik Jepang Ini Bikin Melongo Banget

Nugroho P.
Last updated: Juli 7, 2026 4:10 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi minta maaf di Jepang.
SHARE

BACAAJA, JEPANG – Di Jepang, ada satu layanan yang terdengar tak biasa, yaitu jasa menyewa seseorang untuk menyampaikan permintaan maaf atas nama klien. Layanan ini hadir karena tidak semua orang sanggup menghadapi situasi emosional saat harus meminta maaf secara langsung.

Bagi sebagian orang, mengakui kesalahan bukan perkara mudah. Rasa malu, takut dimarahi, hingga khawatir hubungan makin memburuk sering kali membuat seseorang memilih jalan lain. Dari kondisi itulah muncul peluang bisnis yang kini cukup dikenal di Negeri Sakura.

Sejumlah perusahaan di Jepang menawarkan layanan profesional yang khusus menangani permintaan maaf. Mereka bertindak sebagai perwakilan klien untuk menemui orang yang bersangkutan, menjelaskan situasi, lalu menyampaikan permohonan maaf dengan cara yang dianggap sopan dan meyakinkan.

Salah satu perusahaan yang menyediakan layanan tersebut adalah Shazaiya Aiga Pro. Agensi ini menawarkan dua pilihan layanan, yakni permintaan maaf secara langsung maupun lewat telepon atau email.

Untuk permintaan maaf tatap muka, tarif yang dipatok mencapai 25.000 yen atau sekitar Rp2,7 juta. Sementara jika cukup melalui email atau sambungan telepon, biayanya sekitar 10.000 yen atau setara Rp1,1 juta.

Ada pula perusahaan Nihon Shazai Daikokao yang menggunakan sistem tarif per jam. Biayanya sekitar 3.500 yen atau kurang lebih Rp390 ribu setiap jam layanan.

Yang paling menarik perhatian datang dari YokohamaBenriya Natchan. Agensi ini menawarkan konsep berbeda, yakni permintaan maaf yang disampaikan sambil menangis di hadapan orang yang sedang kecewa atau marah kepada klien.

Tangisan itu bukan sekadar akting tanpa tujuan. Layanan tersebut dirancang agar suasana menjadi lebih emosional sehingga permintaan maaf terasa lebih tulus dan peluang mendapat pengampunan dinilai lebih besar.

Tak semua perusahaan yang bergerak di bidang ini membuka informasi tarif mereka kepada publik. Meski begitu, keberadaan layanan semacam ini menunjukkan bahwa permintaan maaf di Jepang bahkan bisa berkembang menjadi industri tersendiri.

Mayoritas pengguna layanan ternyata berasal dari kalangan perempuan. Sekitar 40 persen klien berusia antara 20 hingga 40 tahun yang menghadapi berbagai persoalan pribadi maupun pekerjaan.

Kasus yang paling sering ditangani berkaitan dengan masalah keuangan, konflik dengan pasangan, pertengkaran keluarga, hingga perselisihan dengan teman dekat.

Fenomena ini juga mencerminkan budaya Jepang yang sangat menjunjung sopan santun dan tanggung jawab sosial. Dalam situasi tertentu, permintaan maaf dianggap sebagai proses yang harus dilakukan dengan sangat hati-hati.

Tak hanya urusan meminta maaf, Jepang juga memiliki layanan lain yang sama uniknya, yaitu jasa mengurus pengunduran diri dari tempat kerja.

Layanan tersebut dikenal dengan nama taishoku daikou. Perusahaan penyedia jasa akan menjadi perantara antara karyawan dan perusahaan tempat mereka bekerja.

Petugas akan menyampaikan keputusan resign kepada perusahaan sehingga klien tidak perlu menghadapi percakapan yang sering kali terasa canggung atau menegangkan.

Selain menyampaikan pengunduran diri, penyedia jasa juga membantu proses administrasi, komunikasi lanjutan, hingga pengembalian barang milik perusahaan.

Layanan resign ini cukup diminati, terutama oleh pekerja yang mengalami tekanan mental, hubungan kerja yang kurang sehat, atau merasa kesulitan mengutarakan niat berhenti kepada atasan.

Biaya yang dikenakan untuk jasa pengunduran diri umumnya sekitar 22.000 yen atau setara Rp2,4 juta.

Meski terdengar tidak lazim di banyak negara, layanan-layanan seperti ini menunjukkan bagaimana masyarakat Jepang menciptakan solusi untuk persoalan sosial yang dianggap rumit oleh sebagian orang.

Di balik keunikannya, bisnis tersebut sekaligus menggambarkan bahwa rasa sungkan, tekanan emosional, hingga etika dalam berkomunikasi bisa menjadi kebutuhan yang bahkan memiliki nilai ekonomi cukup besar. (*)

You Might Also Like

Covid-19 Mulai Menyebar di Indonesia, Kemenkes: JN.1 7 Kali Lebih Cepat Menular

Warning.. Kulit Badan Juga Butuh Dirawat, Bukan Wajah Saja

Borobudur Ajak Lima Daerah Berbagi Panggung Wisata

Soal 4 Pulau Direbut Sumut, IMM Desak Gubernur Tegas: Ini Marwah Aceh, Jangan Diam!

Puan Maharani Diminta Berpidato Dalam Forum Global di Kampus CSUS Amerika

TAGGED:jasa minta maafjepangkebiasaan unikminta maafunik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bukan Gaya, Ini Alasan Kelelawar Gemar Tidur Menggantung Terbalik Terus
Next Article Perbaikan Jalan Kalipancur Dikebut

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Arsip Pemerintah Jangan Cuma Disimpan, Itu Rekam Jejak yang Harus Dijaga

Kasus Bullying Muncul Lagi, Sekolah Diminta Introspeksi

WNA DITANGKAP: Warga negara Ghana berinisial GKF (berrompi oranye) diamankan petugas karena melanggar aturan keimigrasian. (ist)

Warga Ghana Main Tarkam Bayaran di Semarang, Berakhir Diciduk Imigrasi

Ilustrasi aksi perundungan (bullying) atau kekerasan siswa di sekolah.

Siswa SD di Pemalang Tewas Dihajar Kakak Kelas, Polisi Ungkap Pekerjaan Orang Tua Terduga Pelaku

Ilustrasi rapat paripurna DPR RI.

Dok! DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan Baru, Terpisah dari UU Cipta Kerja

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pengurus Kopdes Merah Putih Pekopen menjalankan usaha koperasi dengan menjual saruy-sayuran segar, Kamis (1072025). (humas pemprov)
Unik

Luthfi Klaim Koperasi Merah Putih di Jateng Mampu Serap 68.000 Tenaga Kerja, Bagaimana Perhitungannya?

Juli 12, 2025
Unik

Tanpa Tiket Masuk, Pengunjung Jateng Fair 2025 Naik 300 Persen

Juli 7, 2025
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meninjau lokasi kebakaran di Jalan Pesanggrahan Raya, Kelurahan Mlatibaru, Kota Semarang, Jumat (25/7) sore.
Unik

Agustina Janjikan Rp40 Juta untuk Bangun Ulang Rumah Korban Kebakaran Tewaskan 5 Orang

Juli 26, 2025
Viral

Ridwan Kamil Buka Suara Nih! Penyebab Retaknya dengan Atalia Praratya

Desember 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Minta Maaf Pun Bisa Diwakilkan, Jasa Unik Jepang Ini Bikin Melongo Banget
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?