Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Menteri Perencanaan Pembangunan Bilang Lebih Penting MBG daripada Lapangan Kerja
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Menteri Perencanaan Pembangunan Bilang Lebih Penting MBG daripada Lapangan Kerja

R. Izra
Last updated: Januari 29, 2026 8:35 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Rachmat Pambudy.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Rachmat Pambudy.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) lagi-lagi jadi sorotan. Kali ini datang langsung dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Rachmat Pambudy, yang blak-blakan bilang: MBG itu lebih mendesak daripada bikin lapangan kerja.

Yes, kamu nggak salah baca. Pernyataan itu disampaikan Rachmat saat hadir di Prasasti Economic Forum 2026, Kamis (29/1/2026). Menurutnya, meski sama-sama penting, urusan perut kosong anak-anak Indonesia nggak bisa ditunda.

“MBG penting, lapangan kerja juga penting. Tapi MBG itu lebih mendesak,” tegas Rachmat.

Bacaaja: Bikin Geram! Orang Tua Kritik SPPG, Siswa di Lampung Tak Dikasih Jatah MBG Seminggu
Bacaaja: Prabowo Bilang Pendidikan Penentu Masa Depan, tapi Anggarannya Malah Disunat buat MBG

Rachmat bilang, di satu sisi memang ada anak-anak yang bisa makan enak. Tapi di sisi lain, masih banyak anak di pelosok negeri yang lapar dan kekurangan gizi, meski pembangunan infrastruktur sudah gencar dilakukan bertahun-tahun.

Masalahnya bukan cuma soal lapar. Dampaknya panjang.

Rachmat menyinggung fakta pahit soal stunting dan rendahnya kemampuan literasi. Bahkan, masih banyak siswa SMP dan SMA yang belum bisa baca-tulis karena kondisi gizi dan lingkungan yang buruk.

“Kalau anak-anak kelaparan, mau belajar gimana? Untuk baca saja nggak kuat,” ujarnya.

Ia juga menanggapi kritik klasik soal “kasih kail, bukan ikan”. Menurut Rachmat, teori itu nggak relevan kalau orangnya sudah keburu kelaparan.

“Kalau dikasih kail, sudah keburu mati. Coba lihat saudara-saudara kita di ujung pelosok desa. Mereka lapar,” katanya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya juga menegaskan kalau MBG bukan cuma soal makan gratis. Program ini disebut ikut menggerakkan ekonomi rakyat.

Dalam pidatonya di World Economic Forum 2026 di Davos, Prabowo mengungkapkan bahwa lebih dari 61 ribu UMKM dan koperasi sudah terlibat dalam rantai pasok MBG.

Nggak main-main, dampaknya juga ke tenaga kerja.

“Kami menciptakan lebih dari 600 ribu lapangan kerja dari dapur-dapur MBG. Ke depan bisa tembus 1,5 juta,” ujar Prabowo.

Intinya, menurut Prabowo MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan. Kata dia, MBG telah menyelamatkan generasi masa depan sekaligus muterin roda ekonomi dari bawah.

Faktanya gimana? (*)

You Might Also Like

Pemuda Desa Ciptakan Wayang Raksasa di Kuwondogiri, Jadi Ikon Budaya Tahun Baru Hijriyah

Panduan Shalat Khusuf, Ibadah Saat Gerhana Bulan

Sanksi Berat ASN Solo Pelaku Pelecehan Seksual, Respati: Turun Jabatan Jadi Tukang Sapu

601 Kursi Desa di Pati Kosong, KPK: Ini Desa atau Ruang Tunggu?

Semarang Zoo Carikan Jodoh Orang Utan

TAGGED:bappenasheadlinelapangan kerjalebih pentingMBGmenteri perencanaan pembangunanrachmat pambudy
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tampang Eks Camat Medan Maimun Almuqarrom Natapradja yang gunain kartu kredit pemerintah untuk judol hingga ludes Rp1,2 miliar. (Dok. Instagram Kecamatan Medan Maimun) Camat di Medan Judi Rp1,2 M Pakai Kartu Kredit Pemerintah, Sanksinya Cuma Copot Jabatan?
Next Article Jumlah Korban Diduga Keracunan MBG di Kudus Jadi 118 Orang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengisi tumbler saat launching layanan Air Siap Minum “Toya Wening” di Pasar Gede Surakarta, Rabu (1/4/2026).

Bawa Tumbler, Respati Launching Kran Air Siap Minum ‘Toya Wening’ di Pasar Gede Solo

Citra satelit menunjukkan adanya pembukaam lahan di kawasan BSB City. (google earth)

Pengamat Lingkungan Beri Peringatan: Laju Pembangunan Jangan Korbankan Alam

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

Iran Siap Akhiri Perang, Teheran Ajukan Dua Poin Peting sebagai Syarat

Italia Satu Kelas dengan Indonesia, Tidak Lolos Piala Dunia 2026

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

ASN Bisa Long Weekend Tiap Pekan? WFH pada Hari Jumat Resmi Diterapkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Bos PT Matahari nMakmur Sejahtera ditahan dijebloskan ke bui oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah karena korupsi sewa plaza Klaten
Unik

Bos PT Matahari Masuk Bui Karena Korupsi Rp10 M

Juni 25, 2025
Hukum

Kacau Nih, Pejabat Klaten Bancakan Duit Sewa Plasa

Desember 4, 2025
Unik

Megawati Tegur Keras PDIP Jateng: Jangan Lagi Memalukan Saya!

Agustus 2, 2025
Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang saat Rapat Kerja Komisi VIII terkait dengan RUU tata kelola Haji dan Umroh. DPR Sepakat, Urusan haji dan umroh ditangani kementerian terpisah dari Kemenag. Foto: dok.
Unik

Bye-bye Kemenag! Urusan Haji & Umrah Bakal Di-handle Kementerian Baru, DPR Gaspol Revisi UU!

Agustus 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Menteri Perencanaan Pembangunan Bilang Lebih Penting MBG daripada Lapangan Kerja
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?