Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Lutung Nyasar ke Dapur, Hutan Diduga Lagi Terbakar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Lutung Nyasar ke Dapur, Hutan Diduga Lagi Terbakar

Nugroho P.
Last updated: Juli 19, 2026 7:01 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi Lutung. ist.
SHARE

BACAAJA, SITUBONDO – Seekor lutung Jawa bikin geger warga Dusun Asta, Desa Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Satwa liar yang biasanya hidup di kawasan hutan itu mendadak muncul di dapur sebuah rumah warga pada Sabtu (18/7/2026).

Pemilik rumah, Irul (35), awalnya tak menyangka tamu tak diundang itu adalah lutung Jawa. Selama beberapa hari ia hanya mendengar suara berisik dari arah dapur dan mengira ada tikus yang berkeliaran.

Saat diperiksa lebih dekat, ternyata suara itu berasal dari seekor lutung berwarna hitam dengan ukuran tubuh hampir sebesar anak kecil. Penemuan itu pun langsung dilaporkan ke petugas Pemadam Kebakaran Situbondo.

Kasubag Umum Damkar Situbondo, Dayat, mengatakan pihaknya segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, primata tersebut diperkirakan sudah berada di sekitar rumah selama tiga hari.

Proses penyelamatan ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Lutung itu beberapa kali berpindah tempat dan berusaha menghindari petugas yang hendak mengevakuasinya.

Petugas akhirnya memakai cara yang lebih aman dengan memancing satwa tersebut menggunakan buah-buahan. Trik itu berhasil membuat lutung mendekat tanpa harus dilukai.

Sekitar 30 menit kemudian, evakuasi selesai dilakukan. Lutung berhasil diamankan dalam kondisi sehat sebelum dibawa keluar dari kawasan permukiman.

Setelah itu, petugas melepaskan kembali satwa dilindungi tersebut ke habitat yang lebih aman di kawasan hutan perbukitan Kecamatan Arjasa. Langkah itu dilakukan agar lutung bisa kembali hidup di alam liar.

Dayat menduga kemunculan lutung di rumah warga bukan tanpa sebab. Menurutnya, kemungkinan besar satwa itu turun dari hutan karena habitatnya terganggu.

Salah satu dugaan kuat adalah kebakaran hutan yang belakangan sering terjadi selama musim kemarau. Api yang melahap kawasan hutan diduga membuat satwa liar kehilangan tempat berlindung dan sumber makanan.

Ketika kondisi hutan tidak lagi aman, hewan-hewan liar biasanya mencari lokasi baru yang lebih memungkinkan untuk bertahan hidup. Tak jarang mereka akhirnya masuk ke kebun bahkan permukiman warga.

Situbondo sendiri memang menjadi salah satu daerah yang cukup rawan mengalami kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau. Titik api kerap muncul di kawasan perbukitan maupun lahan kering.

Penyebab kebakaran pun beragam, mulai dari kelalaian manusia hingga aktivitas pembakaran lahan. Bekas area perkebunan tebu juga disebut menjadi salah satu lokasi yang rentan memicu kebakaran.

Petugas mengimbau masyarakat agar tidak panik apabila menemukan satwa liar memasuki permukiman. Warga diminta tidak menangkap atau melukai hewan tersebut karena termasuk satwa yang dilindungi.

Jika menemukan kejadian serupa, masyarakat disarankan segera melapor kepada petugas berwenang agar proses evakuasi bisa dilakukan dengan aman, baik bagi warga maupun satwa yang tersesat. (*)

You Might Also Like

Pemprov Pasang Wifi Gratis di 382 Titik Buat Pemudik

Taman Baca & Pusat Difabel Bakal Dapat “Payung Hukum”

17 Juta Pemudik Masuk Jateng, Pemprov Jamin Ketersediaan Stok Pangan

Soal MBG, DPD: Jangan Cuma Dengar Laporan Manis di Atas Kertas

Tiga Hari Full Daging, Napi Lapas Semarang Auto Lupa Menu Tempe

TAGGED:hutan terbakarlutungsitubondo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Apes, Ujung Telepon Bikin Tabungan Rp 1 Miliar Raib
Next Article Iming-Iming Sekolah Kedinasan, Pengasuh Ponpes Terseret Kasus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Berangkat Sekolah Berujung Maut, Korban Tertemper Kereta di Semarang Satu Keluarga

RAIH PENGHARGAAN - PLN Icon Plus raih penghargaan Fastest Rising Internet Service Provider pada SBBI Awards 2026

PLN Icon Plus Tegaskan Komitmen Transformasi Digital di SBBI Awards 2026

Tragis! Terobos Palang, Pemotor dan Siswa SD di Semarang Tewas Tersambar Kereta

Agustina Ajak Ormas Naik Kelas: “Jangan Cuma Ramai Kegiatan, Tapi Harus Berdampak”

Tahan Imbang Persebaya, PSIS: “Ini Modal Naik Kelas”

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pesangon Sritex: Kurator Jalan Pelan, Buruh Jalan Terus

Januari 12, 2026
Rektor Undip Prof. Suharnomo dan Mr. Bang Hyun Sig mewakili PT Chung Giwa Indonesia menandatangani MoU, Senin (20/4/2026). (dok Undip)
Pendidikan

Undip Gandeng PT Chung Giwa Indonesia, Dorong Mahasiswa go Global

April 21, 2026
Ilustrasi bencana banjir bandang yang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan.
Info

Banjir Sumatra Tak Jadi Bencana Nasional, Prabowo Buka Alasannya

Januari 3, 2026
BEROBAT GRATIS--Warga mengikuti program pengobatan gratis yang digelar di Panti Marhaen DPD PDIP Jateng, Rabu (10/6/2026). (bae)
Info

Berobat Gratis di Dapur Marhaen, Warga: Kami Harap Program Terus Jalan

Juni 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lutung Nyasar ke Dapur, Hutan Diduga Lagi Terbakar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?