Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Lagi Punya Utang, Sedekah Dulu atau Lunasi Dulu? Begini kata Islam
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Lagi Punya Utang, Sedekah Dulu atau Lunasi Dulu? Begini kata Islam

Soal utang sendiri, Islam memandangnya sebagai perkara serius. Utang bukan cuma urusan dunia, tapi bisa terbawa sampai akhirat kalau tidak diselesaikan atau diikhlaskan oleh pemberi utang.

Nugroho P.
Last updated: Desember 30, 2025 10:43 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi sedekah.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Dalam keseharian, banyak orang berada di posisi serba bingung. Di satu sisi ingin rajin sedekah karena percaya pintu rezeki bisa terbuka. Di sisi lain, ada tanggungan utang yang belum lunas. Pertanyaannya sederhana tapi krusial: mana yang mesti didahulukan?

Islam sebenarnya sudah memberi rambu yang cukup jelas soal urutan prioritas. Prinsip dasarnya, kewajiban tidak boleh kalah oleh amalan sunnah. Dalam konteks ini, bayar utang masuk kategori wajib, sementara sedekah adalah sunnah.

Itulah kenapa para ulama sepakat, ketika harus memilih, melunasi utang harus berada di barisan paling depan. Bukan karena sedekah itu remeh, tapi karena hak orang lain tidak boleh ditunda.

Imam Jalaluddin As-Suyuthi pernah menegaskan bahwa amalan wajib selalu lebih utama daripada amalan sunnah. Pesannya sederhana: jangan sibuk mengejar pahala tambahan, tapi justru meninggalkan tanggung jawab utama.

Senada dengan itu, Ibnu Hajar Al-Asqalani mengingatkan bahwa orang yang mendahulukan amalan sunnah sampai melalaikan yang wajib justru berada dalam kerugian. Niatnya baik, tapi urutannya keliru.

Soal utang sendiri, Islam memandangnya sebagai perkara serius. Utang bukan cuma urusan dunia, tapi bisa terbawa sampai akhirat kalau tidak diselesaikan atau diikhlaskan oleh pemberi utang.

Dalam sebuah hadits disebutkan, dosa orang yang mati syahid bisa diampuni, kecuali urusan utangnya. Ini menunjukkan betapa beratnya tanggung jawab satu ini.

Ada juga peringatan bahwa di akhirat nanti, utang tidak dibayar dengan uang, melainkan dengan pahala. Jika pahala habis, maka dosa orang lain bisa berpindah. Gambaran ini cukup bikin merinding.

Lalu bagaimana jika seseorang masih punya utang tapi ingin tetap bersedekah? Jawabannya tidak hitam-putih. Semuanya kembali pada kondisi dan kemampuan.

Jika utang belum jatuh tempo dan keuangan masih aman untuk membayar kewajiban tersebut, sedekah tetap boleh dilakukan. Tapi porsinya harus bijak, jangan sampai mengganggu pembayaran utang.

Sedekah kecil yang tidak memberatkan juga masih dibolehkan. Bahkan senyum, bantuan tenaga, atau kebaikan nonmateri pun sudah termasuk sedekah.

Intinya, Islam tidak melarang orang berbuat baik saat punya utang. Namun, skala prioritas tetap harus dijaga agar tidak salah langkah.

Kesimpulannya jelas: utang harus dibereskan lebih dulu karena hukumnya wajib. Sedekah tetap mulia, tapi tempatnya menyusul setelah tanggungan utama tertunaikan. Dengan begitu, hati lebih tenang, ibadah pun terasa lebih ringan. (*)

You Might Also Like

Nikah Saat Hamil Zina, Benarkah Hukumnya Bisa Fleksibel?

Catet Nih! 3 Kebiasaan Sepele Bikin Jerawat Betah Nangkring di Wajah Lo

Pengin Nggak Puasa Ramadhan? Jawaban Buya Yahya Nyelekit Nih

Lagi Puasa Napas Bau, Ini Solusinya!

Tips Kembalikan Mobil Sehat Usai Mudik Lebaran Panjang

TAGGED:bayar utangislamsedekahutang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 31 Desember Kerja atau Libur Nih? Lihat Aturannya Yuk..
Next Article Ilustrasi bencana banjir bandang yang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan. Banjir Bandang Sumatera Bisa Terulang, Ini Alarm Keras

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tips

Biar Natal Makin Hangat, Rumah Dandani Santai Seperti Ini Aja

Desember 24, 2025
Tips

Dipikir Sehat, Ternyata Air Kelapa Bisa Jadi Pantangan untuk Orang Ini

September 16, 2025
Tips

Maaf Lebaran Lewat Chat, Cukup Nggak Sih Sebenarnya?

Maret 18, 2026
Tips

Teh Hangat Saat Sahur, Aman atau Bikin Lemas

Februari 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lagi Punya Utang, Sedekah Dulu atau Lunasi Dulu? Begini kata Islam
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?