BACAAJA, KLATEN – Kabupaten Klaten lagi-lagi bikin bangga. Soalnya, Pemkab Klaten resmi diganjar penghargaan Kabupaten Informatif dalam ajang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2025.
Penghargaan ini diserahkan dalam Malam Penganugerahan KIP di Patra Semarang Hotel, Selasa (16/12/2025).
Singkatnya, Klaten dinilai konsisten soal transparansi, keterbukaan data, dan akses informasi publik yang gampang dijangkau masyarakat. Nggak ribet, nggak ditutup-tutupi.
Bacaaja: Bupati Klaten Mas Hamenang Gak Kaleng-kaleng, Sabet Top GPR Figure Award 2025
Bacaaja: ‘Obah Bareng Klaten’ Bahas Hak Anak dengan Cara Seru
Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah, Indra Ashoka Mahendrayana, menyebut tahun ini ada 82 badan publik yang sukses masuk kategori informatif. Klaten jadi salah satu di antaranya.
“Totalnya ada 22 kabupaten/kota yang meraih predikat informatif, termasuk Klaten,” kata Indra.
Selain kabupaten/kota, predikat informatif juga diraih SKPD, RSUD, BUMD, hingga lembaga vertikal di Jawa Tengah. Tapi, masih ada 34 badan publik yang statusnya menuju informatif dan perlu digeber lagi.
Indra berharap ke depan makin banyak instansi yang terbuka dan akuntabel, biar kepercayaan publik ke pemerintah nggak cuma janji, tapi terasa nyata.
Bupati Klaten: Belum Lima Besar, tapi Sudah On Track
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo nggak nutup-nutupi rasa syukurnya. Menurutnya, capaian ini adalah hasil kerja bareng seluruh jajaran Pemkab Klaten, terutama Diskominfo.
“Alhamdulillah, Klaten masuk sebagai Kabupaten Informatif. Terima kasih buat teman-teman Diskominfo yang sudah kerja keras. Meski belum lima besar, ini tetap pencapaian yang patut disyukuri,” ujar Mas Hamenang.
Ia berharap penghargaan ini bukan sekadar pajangan, tapi jadi pemantik semangat buat meningkatkan layanan informasi publik yang makin terbuka, cepat, dan relevan dengan kebutuhan warga.
“Ke depan, kita harus makin gaspol. Targetnya bukan cuma informatif, tapi jadi yang terbaik di Jawa Tengah,” pungkasnya.
Soal urusan transparansi, Klaten sanagt serius. Pemerintah makin terbuka, warga makin melek informasi. (*)

