Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kirab Umbul Mantram Grebeg Sudiro, Respati: Kerukunan Etnis di Solo Makin Solid
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kirab Umbul Mantram Grebeg Sudiro, Respati: Kerukunan Etnis di Solo Makin Solid

R. Izra
Last updated: Februari 6, 2026 8:59 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Wali Kota Solo Respati Ardi menyebut, kemeriahan Kirab Umbul Mantram Grebeg Sudiro, menjadi bukti kesolidan antaretnis di Solo kian mantap.
Wali Kota Solo Respati Ardi menyebut, kemeriahan Kirab Umbul Mantram Grebeg Sudiro, menjadi bukti kesolidan antaretnis di Solo kian mantap.
SHARE

BACAAJA, SOLO – Wali Kota Solo, Respati Ardi, ikut meramaikan Kirab Tradisi Umbul Mantram yang jadi pembuka rangkaian Grebeg Sudiro dalam rangka menyambut Hari Raya Imlek 2577.

Tampil kece pakai beskap, Respati mengikuti seluruh rangkaian kirab bareng Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani. Kehadiran keduanya langsung nyita perhatian warga yang antusias menyambut jalannya acara.

Respati pun mengapresiasi kelancaran event budaya yang memadukan tradisi Tionghoa dan Jawa tersebut. Menurutnya, acara ini jadi bukti nyata harmonisasi kerukunan antar-etnis di Kota Solo.

Bacaaja: Respati Siapin Spot untuk Ngabuburit dan Berburu Takjil, Bikin PKL Solo Auto Happy!
Bacaaja: Monitoring Ketat Stok dan Harga Bakan Pokok di Solo, Respati: Ramadan hingga Lebaran Aman

“Ini acara yang patut kita apresiasi dan harus kita pertahankan karena luar biasa sekali. Akulturasi ini jadi contoh harmonisasi budaya dari saudara kita etnis Tionghoa dengan budaya Jawa,” ujarnya.

Nggak cuma soal budaya, Grebeg Sudiro juga dinilai punya daya tarik wisata yang kuat. Respati memastikan ke depan event ini bakal terus ditingkatkan dengan menggandeng lebih banyak pelaku budaya dari berbagai daerah. Apalagi, Grebeg Sudiro sudah masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN).

“Kebersamaan ini jadi kerukunan yang harus kita jaga betul-betul. Saya senang melihat warga yang menyambut kirab. Ini juga potensi wisata bagus, jadi akan kita tingkatkan terus kegiatannya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Grebeg Sudiro 2026, Arsatya Putra Utama, mengungkapkan tema tahun ini adalah “Heritage in Harmony”, yang menggambarkan kebersamaan dan kekompakan lewat perpaduan dua budaya besar.

Untuk Kirab Tradisi Umbul Mantram sendiri, acara diikuti seluruh masyarakat Sudiroprajan dan Paguyuban Bojobuwono dengan total sekitar 1.200 partisipan.

Menariknya, tahun ini jadi kali ketiga Grebeg Sudiro masuk dalam KEN dari Kementerian Pariwisata. Panitia pun berharap event ini bisa tetap jadi salah satu yang terbaik dari deretan agenda nasional tersebut.

“Untuk tahun ini kita terus mencoba menarik partisipan dari seluruh daerah. Kesenian dari tingkat kelurahan hingga nasional juga akan kita gandeng,” kata Arsatya.

Berkaca dari tahun 2025 yang berhasil menarik sekitar 20 ribu pengunjung, panitia menargetkan lonjakan hingga 30 ribu wisatawan tahun ini. Apalagi, ada sekitar 60 peserta kesenian, mulai dari lokal sampai mancanegara.

Kalau target tercapai, Grebeg Sudiro bukan cuma jadi pesta budaya, tapi juga bukti kalau Solo makin siap jadi magnet wisata berbasis tradisi. (*)

You Might Also Like

Cukai Seret, Target Tinggi: Jurus Purbaya “Ajak Damai” Rokok Ilegal

Respati Targetkan WFA Bisa Efisiensi Anggaran hingga 29 Persen: untuk Bangun Solo

Kursi Panas Pati Kini di Tangan Chandra, Wagub: Fokus Kerja, Warga Jangan Kena Imbas

OPM Pertanyakan Kapasitas Gibran Selesaikan Masalah Papua: Apa Kualifikasinya? Percuma!

Puasa Bedug Dulu Dicengin, Kata Buya Yahya Keren

TAGGED:grebeg sudirogrebeg sudiro soloheadlinerespati ardiSoloumbul mantramwali kota solo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Akar Rumput NU Ramai-ramai Kritik Dukungan PBNU untuk Bop Trump
Next Article Tanda bintang merupakan lokasi pusat gempa Pacitan hasil pemodelam BMKG. (ist) Gempa Pacitan Hentikan Perjalanan Kereta Api, Getaran Terasa sampai Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD

Kolaborasi Riset: Dari Sampah Jadi Energi, Dari Beasiswa Jadi Solusi

Jepara Diterjang Longsor (Lagi): Akses Damarwulan-Tempur Putus Total

Gedung Sekolah Jadi ‘Mesin Uang’? Cara Jateng Bikin Aset Jadi Sumber Cuan

Kota Lama Semarang Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen saat Lebaran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Plesir

Imlek di Sam Poo Kong Bikin Semarang Makin Ramai

Februari 16, 2026
Nafa Urbach, Syahroni dari Nasdem, dan Eko Patrio dan Uya Kuya, resmi dinonaktifkan dari DPR RI dari partainya masing-masing karena dinilai menghina rakyat. Foto: dok.
Unik

Angggota DPR Nonaktif Tetap Dapat Gaji dan Tunjangan, ‘Dompet’ Sahroni, Eko, dkk Tetap Aman

September 1, 2025
Info

Jadwal MBG Bisa Fleksibel, Ikut Hari Sekolah Biar Efisien

Maret 27, 2026
Presiden RI, Prabowo Subianto saat rapat bersama dengan menteri dan kepala lembaga usai meninjau pembangunan huntara di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026).(Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Politik

Pemerintah Tutup Pintu Bantuan Asing, Prabowo: Bodoh Sekali Kalau Kita Tolak!

Januari 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kirab Umbul Mantram Grebeg Sudiro, Respati: Kerukunan Etnis di Solo Makin Solid
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?