BACAAJA, SEMARANG – Kabar duka menyelimuti warga Nahdliyin Jawa Tengah dan keluarga besar Universitas Diponegoro (Undip). Mantan Ketua PWNU Jateng periode 2003–2013, Dr. Sos. Drs. KH Muhammad Adnan, M.A., meninggal dunia pada Rabu (7/10/2026) malam di RS Samsoe Hidajat, Semarang.
Ulama sekaligus akademisi itu mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di ruang ICU. Selain pernah memimpin PWNU Jateng selama dua periode, almarhum juga dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Kebangsaan Semarang dan dosen senior FISIP Undip.
Rais Syuriyah PWNU Jateng, KH Ubaidillah, mengatakan keluarga besar NU sangat kehilangan sosok yang selama ini mengabdikan diri untuk umat dan pendidikan.
“Doa kami agar seluruh kebaikan yang telah almarhum lakukan dapat terus kami lanjutkan,” ujar KH Ubaidillah, Kamis (8/10/2026).
Sementara itu, Dekan FISIP Undip Teguh Yuwono mengenang KH Muhammad Adnan sebagai akademisi yang memiliki keilmuan lengkap, mulai dari politik, pemerintahan hingga agama.
“Beliau tidak hanya ahli di bidang ilmu politik dan pemerintahan, tetapi juga seorang ulama yang menjadi panutan,” kata Teguh.
Jenazah almarhum disemayamkan di Pondok Pesantren Kebangsaan, Jalan Mulawarman Timur, Tembalang, Semarang. (dul)

