Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kasus Dugaan Keracunan MBG di Gubug Masih Diselidiki
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kasus Dugaan Keracunan MBG di Gubug Masih Diselidiki

Ramai-rama soal dugaan keracunan MBG di Grobogan, tapi sampai sekarang jawabannya masih menggantung. Pemprov Jawa Tengah belum mau buru-buru menyimpulkan, semua masih dicek satu per satu.

T. Budianto
Last updated: Januari 13, 2026 4:29 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Sekda Jateng, Sumarno. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jawa Tengah belum bisa menarik kesimpulan soal penyebab dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Grobogan. Sampai sekarang, proses penelusuran masih jalan dan belum ada hasil final.

Sekda Jateng Sumarno bilang, Dinas Kesehatan Provinsi masih mengasesmen kejadian ini secara detail. Semua alur dicek, dari bahan makanan, cara masak, sampai proses penyajian ke para siswa.

“Kami melalui Dinas Kesehatan sedang mengasesmen penyebabnya secara detail. Mudah-mudahan seluruh warga yang masih membutuhkan penanganan medis dapat segera pulih, dan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata Sumarno, Selasa (13/1/2026).

Standar Kebersihan

Menurutnya, waktu pengolahan makanan dan standar kebersihan juga jadi sorotan. Artinya, belum ada satu faktor pun yang langsung ditunjuk sebagai biang kerok. Pemprov Jateng menegaskan, kesimpulan belum bisa diambil sebelum seluruh proses pemeriksaan rampung. Tujuannya supaya hasilnya benar-benar jelas dan tidak asal tunjuk.

Di sisi lain, koordinasi lintas instansi terus dilakukan. Badan Gizi Nasional (BGN) ikut dilibatkan dalam pembahasan kasus ini bersama Dinas Kesehatan. “Untuk hal-hal yang berkaitan dengan sanksi dan tindak lanjut program menjadi kewenangan BGN. Sejak pagi, BGN juga sudah berada di Dinas Kesehatan untuk membahas penanganan kasus ini,” ujar Sumarno.

Sementara itu, data Dinas Kesehatan Grobogan per Selasa (13/1/2026) pukul 06.00 mencatat 803 orang terdampak. Sebagian besar sudah sembuh, meski masih ada yang dirawat dan dipantau. Pemprov Jateng menekankan, fokus utama saat ini adalah penanganan korban. Soal penyebab, mereka memilih menunggu hasil pemeriksaan lengkap. (bae)

You Might Also Like

Pilkada Tak Langsung Dinilai Perkuat Dominasi Koalisi di Bawah Gerindra

Kemenkum Jateng Gas Sinkronisasi Perda dengan UU Ciptaker

Bye-bye Campur Tugas, Urusan Haji-Umrah Kini Ditangani Kementerian Baru

LPSK Ungkap Luka hingga Rekaman CCTV Kasus Iko Unnes

Adaptasi Warga Pesisir Semarang-Demak Mencari Penghidupan di Tengah Rob

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article MBG Bikin Mual Massal: 803 Siswa di Grobogan Keracunan
Next Article Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meninjau kawasan terdampak longsor di Jepara, Selasa (13/1/2026). (ist) Tiga Tewas dan Belasan Ribu Warga Terdampak Bencana Banjir-Longsor di Muria Raya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Ketua DPRD Jateng dari Fraksi Golkar, M Saleh.

Wacana Peralihan LPG ke DME, M Saleh: Sosialisasi Dulu, Jangan Sampai Bikin Warga Kaget

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

Sejumlah bambu ditanam warga untuk menyangga jembatan akses keluar-masuk dari dan ke Deliksari, Rabu (11/02/2026).

Longsor Ancam Akses Warga Gunungpati, Jembatan Deliksari Nyaris Ambruk

Nurul, pria asal pesisir selatan Blitar, mencium sarang tawon vespa peliharaannya.

Kisah Nurul, Pawang Tawon Vespa dari Blitar: Dengungnya seperti Lagu Nostalgia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Lari 10K, Tapi Efeknya Ngebut: Kota Lama Ramai, UMKM Ikut Senyum

Desember 14, 2025
Info

Hari Ini Buruh Turun ke Monas, UMSK Jabar Jadi Api

Desember 30, 2025
Hukum

Kredit Diakalin, Bank DKI-Sritex Bikin Negara Tekor Rp180 Miliar

Desember 23, 2025
Pendidikan

Gus Yasin Ajak Pramuka Jadi Teladan di Era Digital, Bukan Cuma Pandai Baris-Berbaris

Agustus 14, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kasus Dugaan Keracunan MBG di Gubug Masih Diselidiki
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?