BACAAJA, BANJARNEGARA – Langkah cepat kembali dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kali ini, logistik bantuan dikirim khusus untuk warga terdampak longsor di Dukuh Situkung, Desa Pandanarum, Banjarnegara—wilayah yang beberapa hari terakhir jadi fokus penanganan darurat.
Bantuan tiba di Polres Banjarnegara pada Jumat (21/11/2025), sebelum akhirnya didistribusikan langsung ke titik-titik pengungsian dan pos lapangan. Pemberian ini menyasar dua kebutuhan sekaligus: kebutuhan warga yang harus mengungsi, serta perlengkapan bagi personel yang terus berjibaku di lokasi bencana.
Kapolres Banjarnegara, AKBP Mariska Fendi Susanto, menjelaskan bahwa bantuan sosialnya cukup beragam. Ada susu lansia 100 dus, tas sekolah 100 buah, mainan anak-anak 100 set, buku mewarnai, pensil warna, krayon, spidol—masing-masing 100 paket—hingga alat tulis sekolah 200 buah. Bantuan yang jelas-jelas dipilih bukan hanya untuk kebutuhan dasar, tetapi juga untuk menjaga mental anak-anak yang sedang berada di tengah situasi sulit.
Untuk perlengkapan personel, Polri menurunkan senso 5 unit, sepatu boot 100 buah, tenda pleton 5 unit, fieldbed 125 buah, dan MTP (makanan tambahan Polri) sebanyak 500 dus. Semuanya dipersiapkan agar proses evakuasi dan penanganan kondisi darurat tetap berjalan stabil.
AKBP Mariska menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Kapolri terhadap Banjarnegara. Ia menegaskan bahwa Polri bakal terus mendampingi masyarakat terdampak, memastikan setiap kebutuhan logistik dan layanan tanggap darurat tersalurkan dengan baik.
“Bantuan ini wujud komitmen pimpinan Polri buat meringankan beban warga dan memastikan semua aktivitas tanggap darurat berjalan lancar,” jelasnya saat memantau kondisi lapangan di Mapolsek Pandanarum.
Penyerahan logistik dilakukan secara simbolis kepada para pengungsi—sebuah bentuk dukungan moral sekaligus bukti kehadiran negara melalui Polri.
Di tengah situasi yang masih dinamis di lereng Pandanarum, bantuan ini setidaknya menjadi napas lega bagi warga yang harus meninggalkan rumah mereka. Polri memastikan dukungan tidak berhenti sampai di sini, dan proses pemulihan akan terus diupayakan sampai wilayah kembali pulih.


