Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jalur KA Semarang-Rembang Mau Dihidupkan Lagi, Seberapa Penting?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jalur KA Semarang-Rembang Mau Dihidupkan Lagi, Seberapa Penting?

Rel kereta yang dulu cuma jadi kenangan, atau malah sudah jadi pasar dan gudang, sekarang mau “dibangunin” lagi. Jalur Semarang-Rembang yang lama mati suri mulai dilirik buat dihidupkan. Pertanyaannya: ini sekadar nostalgia proyek lama… atau memang kebutuhan zaman sekarang?

T. Budianto
Last updated: April 27, 2026 2:55 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Peta operasional kereta api jalur Semarang-Rembang pada 1882-1942. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Rencana pengaktivan lagi jalur kereta api Semarang-Rembang makin menguat. Rencana itu masuk dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional sampai 2030.

Ini bukan jalur baru. Dulu, rel membentang dari Jurnatan di Kota Semarang ke Rembang lewat Demak, Kudus, sampai Juana (Pati). Jalur pesisir utara ini sempat jadi urat nadi angkutan orang dan barang.

Sekarang banyak titiknya mati. Beberapa stasiun bahkan berubah fungsi, ada yang jadi pasar, gudang, sampai bangunan kosong yang nyaris tak terurus. Dorongan buat ngidupin lagi jalur ini datang dari Masyarakat Transportasi Indonesia. Mereka menilai rel lama itu masih sangat relevan buat kebutuhan transportasi hari ini.

Baca juga: Pengamat Dorong Reaktivasi: Neraka Mini Buat Sopir ODOL di Jateng, Biar Jalan Gak Cepet Rusak

Djoko Setijowarno dari MTI bilang, reaktivasi rel bukan sekadar romantisme masa lalu. Ini langkah penting buat meratakan akses dan menggerakkan ekonomi daerah.

“Reaktivasi jalan rel adalah langkah strategis untuk menyeimbangkan kembali sistem transportasi, memastikan pemerataan akses, dan memicu perkembangan ekonomi berbasis kewilayahan,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Data Direktorat Jenderal Perkeretaapian tahun 2026 mencatat total jaringan rel nasional sudah 9.178 kilometer. Tapi yang aktif baru 6.945 kilometer, sisanya 2.233 kilometer masih non-aktif.

Berdampak Besar

Artinya, masih banyak aset negara yang belum dimanfaatkan maksimal. Termasuk jalur Semarang-Rembang yang sudah lama “tidur”. Djoko bilang, kalau jalur ini aktif lagi, dampaknya cukup besar. Pertama, masyarakat punya alternatif transportasi yang lebih aman dan terjangkau.

Kedua, distribusi barang bisa lebih efisien. Selama ini logistik berat banyak bergantung ke jalan pantura yang padat dan cepat rusak. Ketiga, kota-kota kecil di sepanjang jalur berpotensi hidup lagi. Aktivitas ekonomi bisa tumbuh dari sekitar stasiun.

Selain itu, jalur ini juga bisa dikembangkan untuk wisata. Rute pesisir utara punya daya tarik tersendiri kalau dikemas serius. Pemerintah juga mendorong kolaborasi dengan swasta untuk proyek besar ini.

Baca juga: 23 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Imbas Banjir Pekalongan 

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono menyebut kebutuhan anggaran reaktivasi dan pembangunan rel nasional sangat besar. Targetnya bahkan mencapai 14.000 kilometer jalur hingga 2045. Nilai investasinya diperkirakan tembus Rp1.200 triliun, jadi tak bisa hanya mengandalkan dana pemerintah.

Relnya sudah ada, jalurnya sudah jelas, yang lama cuma “ditinggal tidur”. Sekarang tinggal satu pertanyaan: mau benar-benar dibangunkan… atau lagi-lagi cuma jadi rencana yang lewat seperti kereta tanpa rel? (bae)

You Might Also Like

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Bos Bank Dibebaskan di Kasus Sritex, Kejagung: Kami Pelajari Dulu

Petir Ungkap 7 Mahasiswi Jadi Korban Konten Cabul, Terduga Pelaku Teman SMA

Golkar Sentil, PDIP Balas: Kami Nggak Kecanduan Kursi Kekuasaan

Soal Program 3 Juta Rumah, Jateng Dianggap Paling Siap

TAGGED:kereta apipengamat transportasi. jalur KAreaktivasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Piala U-13 Semarang Jadi Jalan Ninja ke Sepak Bola Profesional
Next Article Pendapa Riuh, 569 Calhaj Purbalingga Siap Terbang Bareng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Genjot Ketahanan Pangan Semarang: Dari Kebun Warga hingga Pasar Murah

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, 340 Ribu Orang Kebagian Peluang Kerja

Tinggal Satu Titik Api di Gunung Lawu, Luthfi Minta Petugas Jangan Pulang Dulu

YLBHI Soroti Pengerahan Ribuan Aparat Saat Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

ASN Disuruh Naik Angkutan Umum Seminggu Sekali, Biar Nggak Cuma Jago Bikin Kebijakan!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sejumlah “calon haji cilik” dari TK Roudlotul Abidin Blanten, Nyatnyono, Ungaran Barat yang sedang menjalani manasik haji di Fatimah Zahra Semarang.
Pendidikan

Gemes Maksimal! Puluhan ‘Calon Haji Cilik’ Ini Bikin Suasana Manasik Jadi Super Seru

Februari 12, 2026
Hukum

Awas, Polisi Pantau Pengendara yang Akali Plat Nomor

Juni 3, 2026
BSB Industrial Park, kawasan industri berdiri di atas lahan BSB City. (Citra satelit Google)
Info

Alih Fungsi Lahan di Kawasan BSB Masif, Jadi Biang Kerok Banjir Semarang

Maret 1, 2026
Sepak Bola

PSIS-Cordova Lanjut Jalan Bareng

Januari 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jalur KA Semarang-Rembang Mau Dihidupkan Lagi, Seberapa Penting?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?