Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Isu Hijab di Unhan, MUI Minta Jangan Abu-Abu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Isu Hijab di Unhan, MUI Minta Jangan Abu-Abu

Nugroho P.
Last updated: Agustus 24, 2026 3:34 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ilustrasi perempuan berhijab.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Isu dugaan larangan penggunaan hijab di Universitas Pertahanan (Unhan) terus jadi sorotan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kampus segera memberikan penjelasan agar kabar yang beredar tidak makin simpang siur.

MUI menilai persoalan ini perlu dijawab secara terbuka, apalagi menyangkut kebebasan menjalankan ajaran agama. Jangan sampai publik hanya mendapat informasi dari potongan cerita yang beredar di media sosial.

Ketua MUI Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK), Siti Ma’rifah, menegaskan Unhan perlu menjelaskan aturan sebenarnya. Menurutnya, klarifikasi menjadi penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tersebut.

“Jika peristiwa itu benar terjadi, maka itu adalah pelanggaran terhadap hak konstitusional sebagaimana diatur dalam Pasal 29 UUD 1945 serta ketentuan pelanggaran HAM,” kata Siti, dikutip dari MUI Digital, Senin (24/8/2026).

Siti mengaku prihatin dengan munculnya isu tersebut. Terlebih, kabar itu muncul tak lama setelah Indonesia memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurut dia, kemerdekaan bukan cuma soal seremoni tahunan. Ada pula hak warga negara untuk menjalankan ajaran agama dan menjaga keyakinannya tanpa perlakuan diskriminatif.

“Pelarangan hijab menciderai makna kemerdekaan dan kemunduran perjalanan bangsa,” ujarnya.

Karena itu, Siti meminta aturan yang terbukti bersifat diskriminatif tidak dibiarkan. Ia menilai kebijakan semacam itu bisa memicu keresahan dan mengganggu semangat persatuan.

Siti juga mengingatkan posisi Unhan sebagai lembaga pendidikan. Kampus, menurut dia, seharusnya ikut mencetak generasi yang mampu menghargai perbedaan dan hidup berdampingan secara inklusif.

“Sekali lagi, pentingnya klarifikasi dari Unhan karena ini lembaga pendidikan yang seharusnya melahirkan generasi bangsa yang inklusif, bersatu, dan saling menghormati,” katanya.

Polemik ini sebelumnya muncul setelah calon mahasiswa S-1 Kedokteran Unhan, Asma Wafa Andina, membagikan pengalamannya lewat media sosial. Ia mengaku memilih mundur meski telah dinyatakan lolos seleksi tingkat pusat.

Asma menyebut ada dugaan aturan tidak tertulis yang membuat calon mahasiswi berhijab harus memilih antara melepas hijab atau tidak melanjutkan pendidikan di kampus tersebut.

Pengalaman itu ia alami saat mengikuti proses penerimaan mahasiswa baru Unhan tahun akademik 2026/2027. Ia menjalani tahapan seleksi hingga sampai pada proses tingkat pusat di Bogor.

Menurut Asma, informasi resmi penerimaan mahasiswa baru sebelumnya masih memperlihatkan bahwa peserta perempuan berhijab dapat mengikuti tes dengan tetap mengenakan hijab.

Namun, ia mengaku mendapat informasi berbeda setelah proses seleksi berlanjut. Dalam unggahannya, Asma menyebut calon mahasiswi berhijab tidak memiliki pilihan untuk tetap mengenakan hijab setelah resmi diterima.

“Hijabers memang diberi kesempatan dan difasilitasi selama mengikuti tes, tetapi tidak diberi pilihan setelah dinyatakan lulus menjadi mahasiswa. Pilihan yang ada bagi kami hanya lepas atau mundur, saya memilih opsi kedua,” tulis Asma.

Unggahan tersebut kemudian menyedot perhatian publik. Perdebatan pun muncul karena isu penggunaan hijab bersinggungan langsung dengan kebebasan beragama dan kebijakan di lingkungan pendidikan.

MUI meminta persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Klarifikasi dari Unhan dinilai menjadi kunci untuk mengetahui apakah dugaan tersebut benar atau justru terjadi kesalahpahaman.

Sampai berita ini ditulis, Unhan belum menyampaikan keterangan resmi mengenai isu tersebut. Publik pun masih menunggu penjelasan kampus terkait aturan penggunaan hijab bagi mahasiswi. (*)

You Might Also Like

Setelah Tragedi Ponpes Al-Khoziny, Istana Kaji Rencana APBN untuk Bangun Pesantren 

Longsor Pejawaran Bikin Jalur Banjarnegara–Dieng Lumpuh Total

Gak Ada Takut-takutnya, Tersangka Kurir Sabu 5 Kg Malah Cengengesan di Kejaksaan

Mengapa Shopee Affiliate Menjadi Primadona Kerja Sampingan Mahasiswa?

Aset Rp510 Miliar Bos Sritex Disita Kejagung

TAGGED:hijablarangan berhijabmuiUnhan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sayembara Ijazah Gibran Makin Ramai, Prabowo Didesak Begini
Next Article Bill Gates Dulu Malas Matematika, Kok Bisa?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MAKNA KEMERDEKAAN - Bagi PLN Icon Plus, semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kontribusi hadirkan solusi teknologi, telekomunikasi, konektivitas, dan layanan digital.

PLN Icon Plus Regional Jawa Bagian Tengah Maknai HUT ke-81 RI: Perkuat Sinergi dan Kontribusi bagi Indonesia

Kurangi Penggunaan Air Tanah, PDAM dan Satpol PP Mulai “Sisir” Kawasan Industri

Empat Sekolah Satu Meja, BOSKIN Tak Cuma Habis di Laporan

ATAS PERMINTAAN APARAT - Bank Mandiri, melalui akun IG resmi mereka menyatakan pemblokiran rekening Supriyono alias Botok, warga Pati, atas permintaan aparat. Namun, Mandiri tak menjelaskan instirusi aparat negara tersebut.

Teguh Pati Pertanyakan Rekening Bank Mandiri Botok Diblokir: Kami Ini Salah Apa?

Dari Walet hingga Produk Kayu, Ekspor Jateng Tembus Rp10,9 Triliun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

NYANYI DARAH JUANG - Bupati Temanggung, Agus Gondrong, menemui langsung mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan kantor bupati, Kamis (18/6/2026). Politikus PDIP itu bahkan ikut menyannyikan 'Darah Juang' bareng demonstran. (*)
Info

Temui Massa Aksi, Bupati Temanggung Agus Gondrong Nyanyi Darah Juang bareng Demonstran

Juni 18, 2026
Kampus UIN Walisongo Semarang.
Info

6 Mahasiswa Hanyut di Kendal, UIN Walisongo Janji Evaluasi KKN

November 5, 2025
Daerah

Dari Aduan Sampai Antrean RS, Semua Bisa Lewat JNN Pemprov Jateng

September 30, 2025
Peluncuran SPIL research center di Kampus Soegijapranata Catholic University (SCU), Bendan, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (25/7/2025).
Pendidikan

SCU Luncurkan SPIL Research Center: Model Ristek dan Pembelajaran Berbasis Industri

Juli 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Isu Hijab di Unhan, MUI Minta Jangan Abu-Abu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?