Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Harta Karun 134 Tahun Pulang ke Semarang, Pemkot Siapkan Museum Maritim
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Harta Karun 134 Tahun Pulang ke Semarang, Pemkot Siapkan Museum Maritim

T. Budianto
Last updated: Juli 1, 2026 6:33 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PENYERAHAN ARTEFAK: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng foto bersama usai penyerahan sejumlah artefak bersejarah di Rumah Budaya Tangga, Medan, Rabu (1/7/2026). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemkot Semarang kembali menambah koleksi sejarahnya. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerima sejumlah artefak dan arsip peradaban maritim yang usianya mencapai 134 tahun, sebagai bagian dari upaya menyelamatkan memori sejarah Kota Atlas.

Penyerahan koleksi dilakukan di Rumah Budaya Tangga, Medan, Rabu (1/7/2026) dari kolektor benda bersejarah Dr Jimmy Lassang Manahara Siahaan. Seluruh koleksi nantinya akan diakuisisi dan dikonservasi oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang.

Ada lima jenis artefak bersejarah yang diserahkan, mulai dari lampu kuno, sepuluh lembar saham Hotel Du Pavillon Semarang tahun 1892, saham Semarangsche Administratie Maatschappij tahun 1908, Bewijs van Aandeel Meubelindustrie Andriesse tahun 1909, hingga Surat Sero (saham) N.V. Seng Tek Tjian tahun 1955.

Baca juga: Semarang Pulangkan Jejak Sejarahnya

Dokumen-dokumen tersebut merekam perjalanan Semarang sebagai kota perdagangan, investasi, dan pusat ekonomi yang berkembang pesat sejak era kolonial.

Bagi Agustina, benda-benda itu bukan sekadar koleksi tua yang disimpan di ruang arsip. “Kami memastikan bahwa warisan ini akan dikonservasi dengan benar agar nilainya tetap abadi dan tidak rusak oleh waktu,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran artefak tersebut akan memperkaya narasi sejarah Kota Semarang yang selama ini tersebar di berbagai daerah maupun koleksi pribadi.

Tak hanya menjadi arsip, koleksi tersebut juga akan dimanfaatkan sebagai bahan edukasi, penelitian, hingga pengembangan wisata sejarah agar masyarakat dapat lebih mengenal perjalanan panjang kotanya.

“Kehadiran dokumen yang Bapak-bapak sampaikan ini tentu akan memperkaya cerita yang bisa dinikmati oleh mereka yang berkunjung ke Kota Semarang,” kata Agustina.

Museum Maritim

Ia bahkan mengungkapkan harapan besar agar Semarang memiliki Museum Maritim yang mampu menampilkan sejarah pelayaran, perdagangan, dan kemaritiman kota secara lebih utuh.

“Mudah-mudahan tahun depan, tahun 2027, kami punya cukup energi untuk membangun Museum Maritim. Karena Kota Semarang ini menjadi kota yang disebut terus-menerus di dalam sejarah kemaritiman,” ungkapnya.

Sementara itu, pengelola Rumah Budaya Tangga Medan, Jimmy Lassang Manahara Siahaan mengaku terkesan dengan keseriusan Pemkot Semarang dalam menjaga warisan sejarah. Menurutnya, komitmen tersebut menjadi inspirasi bagi komunitas pelestari budaya di berbagai daerah.

“Saya belajar dari Ibu Wali Kota bagaimana mencoba membangun sebuah tempat yang bisa memberikan andil dalam melestarikan budaya pada masyarakat. Saya senang sekali bisa belajar dari beliau,” ujarnya.

Baca juga: Pemkot Dorong Artefak Solo Pulang dari Belanda

Penyerahan artefak ini menjadi bagian dari kolaborasi antara Pemkot Semarang, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Undip, Universitas Negeri Medan, dan Rumah Sejarah Medan dalam rangkaian Seminar Nasional “Menyelamatkan Heritage Kota Maritim: Sejarah dan Pengembangannya” yang berlangsung bersamaan dengan Rakernas XVIII Apeksi 2026 di Medan.

Selain penyerahan artefak, agenda tersebut juga diisi repatriasi arsip surat kabar Semarang sebagai langkah mengembalikan memori sejarah yang selama ini tersebar di berbagai tempat.

Kota yang besar bukan hanya sibuk membangun gedung baru, tetapi juga tahu cara merawat jejak lamanya. Sebab, tanpa sejarah, sebuah kota mungkin tetap berdiri megah, namun perlahan kehilangan cerita tentang siapa dirinya sebenarnya. (tebe)

You Might Also Like

Unwahas Gandeng Maxwell, Mahasiswa Dibekali Skill Biar Siap Kerja

Rakyat Selalu Bertaruh Nyawa saat Coba Bersuara, Jejak Demo Berdarah di Indonesia

Keren, Bocah SMA Cilacap Ini Temukan Inovasi Ompreng Pendeteksi Keracunan MBG

Apindo Jateng Kecewa UMP 2026 Naik Tinggi, Bikin Pengusaha Megap-megap

Mahesa Jenar Tumbang di Maguwoharjo

TAGGED:agustina wilujengheadlinemuseum maritimpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bidik Relokasi Industri Vietnam, Jateng Bersolek Perkuat Pelabuhan
Next Article Benarkah Petani Jateng Makin Sejahtera? NTP Juni 2026 Tembus 118,27

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMERIKSAAN AUTOGATE: Penumpang pesawat di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang menggunakan autogate saat melewati pemeriksaan imigrasi, Rabu (30/9/2026). (bae)

Pemeriksaan Imigrasi di Bandara Ahmad Yani Lebih Praktis, Sekarang Pakai Autogate

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

BREAKING NEWS: TPA Jatibarang Semarang Terbakar Malam Ini

Giant Sea Wall Dikhawatirkan Ganggu Nelayan

KORBAN KERACUNAN MBG - Polisi menjenguk korban keracunan MBG di Batang yang dirawat pada sebuah fasilitas kesehatan (faskes) setempat.

Korban Dugaan Keracunan MBG di Jateng Tembus 13 Ribu Orang

TRANSFORMASI LAYANAN PELANGGAN - PLN Icon Plus turut mengembangkan transformasi layanan pelanggan melalui implementasi New Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) Wave 4 di Jawa Tengah dan Yogyakarta. KUNJUNGAN INDUSTRI - Siswa Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMK Muhammadiyah Imogiri kunjungi PLN Icon Plus di Semarang, untuk mengenal lebih jauh industri teknologi digital.

PLN Icon Plus Perkuat Pembelajaran Siswa TJKT Muhammadiyah Imogiri melalui Pengalaman Industri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

PAD Naik, Kepala Daerah Dapat Bonus? Usulan Tito Bikin Publik Garuk Kepala

Juni 14, 2026
Daerah

Bupati Sudewo ke Pansus DPRD Pati: “Bahas PBB Aja, Jangan Kemana-Mana”

September 6, 2025
Info

Jelang Pembukaan Seleksi CASN 2026, Pemprov: Jangan Percaya Calo Berkedok Orang Dalam

Juni 25, 2026
CEGAH KORUPSI--Delegasi Kejari Kota Semarang memberi edukasi pencegahan korupsi atau penyimpangan saat FGD di RSWN, Rabu (16/9/2026). (ist)
Info

Kejari Semarang Minta RSWN Perketat Pengawasan Cegah Pungli hingga Gratifikasi

September 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Harta Karun 134 Tahun Pulang ke Semarang, Pemkot Siapkan Museum Maritim
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?