Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Gubernur: Polri Harus Dekat dengan Rakyat, Bukan Berjarak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Gubernur: Polri Harus Dekat dengan Rakyat, Bukan Berjarak

T. Budianto
Last updated: Juli 1, 2025 4:28 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
INSPEKSI PASUKAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi melakukan inspeksi pasukan dalam upacara peringatan HUT Bhayangkara ke- di Mapolda Jawa Tengah, Selasa (1/7). (Foto: Humas Pemprov)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG- Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Mapolda Jawa Tengah, Selasa (1/7), menjadi momen penting untuk refleksi institusi Polri. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menyampaikan lima pesan strategis yang menekankan pentingnya transformasi sikap dan pelayanan Polri di tengah masyarakat.

Menurut Luthfi, Polri harus hadir bukan sebagai kekuatan yang menakutkan, tetapi sebagai sosok pelindung dan mitra masyarakat yang humanis, responsif, dan adaptif. Ia menekankan bahwa kekuatan Polri tidak terletak pada senjata atau kewenangan, melainkan kepercayaan rakyat.

“Jadilah teladan dalam etika dan moralitas. Wibawa Polri lahir dari integritas pribadi dan keteladanan, bukan semata-mata dari seragam,” ucapnya di hadapan jajaran Polda Jateng.

Lima pesan utama yang disampaikan meliputi peningkatan pelayanan masyarakat dengan hati tulus dan adil; memperkuat sinergi dengan TNI, pemda, dan tokoh masyarakat; menjaga integritas pribadi; mendukung agenda pembangunan nasional dan daerah; serta mempererat kedekatan dengan masyarakat sebagai sumber kekuatan Polri.

Pelindung dan Pengayom

Dalam tema peringatan tahun ini, “Polri untuk Masyarakat”, Luthfi menegaskan bahwa peran Polri saat ini tidak cukup hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom di tengah tantangan zaman seperti kriminalitas siber, kekerasan, hingga disinformasi.

Ia juga mengapresiasi berbagai langkah transformasi yang telah dilakukan Polri, termasuk peningkatan SDM, pelayanan berbasis digital, dan pendekatan keamanan berbasis kearifan lokal.

“Semua ini menjadi modal penting untuk menciptakan situasi kondusif, yang juga menjadi fondasi kuat bagi iklim investasi di Jawa Tengah,” tambahnya.

Upacara peringatan Hari Bhayangkara turut diwarnai dengan penyerahan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada tiga anggota Polri, yakni AKBP Jodi Setyo Margono, AKP Indra Budianto, dan Aiptu Joko Suprianto.

Sebagai penutup, Gubernur mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum ini sebagai pelecut semangat membangun Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera. (*)

You Might Also Like

Kecelakaan Maut di Cilacap, Empat Nyawa Melayang

Tanpa Tiket Masuk, Pengunjung Jateng Fair 2025 Naik 300 Persen

Tumbal Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, 3 Orang Tewas Desak-desakan

Truk Damkar Saja Dicuri, Ditemukan Polisi di Luar Provinsi

Tingkat Kepuasan Masyarakat atas Kinerja 6 Gubernur di Pulau Jawa, Siapa Tertinggi?

TAGGED:ahmad luthfipolda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Di HUT Bhayangkara ke-79, Prabowo Titip Pesan Kuat untuk Polri Seperti Ini!
Next Article Napi Lapas Semarang Nikah di Penjara, Bolehkah Izin Nikmati Malam Pertama?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gubernur Jateng Ahmad Lutfi meneriakkan Merdeka bersama Paskibraka Jawa Tengah dalam malam resepsi HUT Kemerdekaan ke-80R RI di Lapangan Simpanglima Semarang, Minggu (17/8/2025) malam. Foto: dok/humas
Unik

80 Tahun Merdeka: Bukan Lagi Angkat Senjata, Tapi Kerja Bareng Biar Indonesia Makin Keren

Agustus 18, 2025
Ilustrasi penangkapan tersangka.
Unik

Ihwal Penangkapan Mahasiswi ITB, Amnesty Internasional: Polri Membangkang Putusan MK

Mei 11, 2025
HASIL KORUPSI: Penyidik Kejati Jateng memamerkan tumpukan uang senilai Rp13 miliar yang merupakan hasil temuan aliran korupsi BUMD Cilacap. (bae)
Unik

Usut Korupsi BUMD Cilacap, Kejaksaan Sita Rp13 Miliar

Juli 16, 2025
Ridwan Kamil-Atalia Praratya.
Viral

RK Diduga Cerai Istri, Kuasa Hukum Singgung Lisa Mariana

Desember 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gubernur: Polri Harus Dekat dengan Rakyat, Bukan Berjarak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?