Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Geger PBJS Kesehatan Warga Miskin, Dirut Buka Suara: yang Nonaktifkan PBI Kemensos
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Geger PBJS Kesehatan Warga Miskin, Dirut Buka Suara: yang Nonaktifkan PBI Kemensos

R. Izra
Last updated: Februari 7, 2026 11:35 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi BPJS Kesehatan
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Status Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang tiba-tiba nonaktif belakangan bikin heboh.

Terlebih, banyak pasien cuci darah di seluruh Indonesia banyak yang kenda dampaknya. Mereka lantang bersuara.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menegaskan, pihaknya bukan yang punya wewenang buat aktifin atau nonaktifin peserta PBI.

Menurut Ali, semua keputusan soal PBI ada di tangan Kementerian Sosial (Kemensos).

“Beberapa orang yang biasa PBI tiba-tiba dinonaktifkan. Sebetulnya BPJS bukan yang mengaktifkan atau menonaktifkan sebagai PBI. PBI ditentukan oleh Kementerian Sosial,” jelasnya.

Bacaaja: Diabetes Jadi “Langganan” Peserta Skrining BPJS Semarang
Bacaaja: Jangan Salah Paham, Lima Operasi Ini Tak Ditanggung BPJS

Ia menambahkan, kebijakan penonaktifan ini mengacu pada Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 yang mulai berlaku Februari 2026. Jadi, peserta yang dianggap sudah nggak memenuhi kriteria otomatis tidak diaktifkan lagi.

Buat masyarakat peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Ali mengimbau supaya rutin ngecek status kepesertaan lewat aplikasi Mobile JKN.

Bisa diaktifkan lagi, tapi begini syaratnya

Kabar baiknya, peserta yang merasa masih berhak bisa mengajukan komplain agar status PBI diaktifkan kembali. Ada tiga syarat utama:

  • Terdaftar sebagai peserta PBI di periode bulan sebelumnya
  • Termasuk kategori miskin atau rentan miskin
  • Sedang membutuhkan layanan kesehatan darurat

“Segera laporkan ke Dinas Sosial, dan tentu koordinasikan dengan menginformasikan ke BPJS Kesehatan,” katanya.

Apa kata Mensos?

Menteri Sosial Saifullah Yusuf juga ikut angkat bicara soal ramainya pasien yang disebut ditolak karena status PBI nonaktif. Ia menegaskan rumah sakit tetap wajib memberikan pelayanan.

“Rumah sakit tidak boleh menolak pasien. Kalau ada BPJS-nya dicoret, ya dilayani dulu saja, nanti administrasinya bisa diproses,” ujarnya.

Gus Ipul—sapaan akrabnya—bahkan menyoroti kasus pasien cuci darah yang sempat ditolak. Menurutnya, pasien dalam kondisi darurat harus langsung ditangani, baik peserta BPJS maupun bukan.

“Apalagi sampai pasien yang membutuhkan cuci darah, wajib itu,” tegasnya.

You Might Also Like

Aksi Demontrasi Pati Tuntut Bupati Sudewo Mundur Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Ketika Hujan Turun Lagi, Kroya-Bantarsari Mulai Siaga Banjir

Tarawih di Balik Jeruji, Agustina: “Selalu Ada Kesempatan Perbaiki Diri”

Satu Desa Heboh, Sembilan Perangkat Resmi Dicoret Kades

Ramadhan Datang Lagi, Emangnya Seistimewa Itu Banget?

TAGGED:bpjs kesehatangus ipulheadlinekemensosmensospasien cuci darah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo Respati Ardi meresmikan Gedung Pagelaran GKJ Danakusuman Surakarta, Jumat (6/2/2026). Ajak Tempat Ibadah Gandeng Anak Muda, Respati: Pembinaan Karakter Masa Depan
Next Article Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardhianto. Breaking News: Kabar Duka dari Klaten, Wabup Benny Indra Ardhianto Meninggal Dunia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD

Kolaborasi Riset: Dari Sampah Jadi Energi, Dari Beasiswa Jadi Solusi

Jepara Diterjang Longsor (Lagi): Akses Damarwulan-Tempur Putus Total

Gedung Sekolah Jadi ‘Mesin Uang’? Cara Jateng Bikin Aset Jadi Sumber Cuan

Kota Lama Semarang Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen saat Lebaran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Skandal Kuota Haji Kemenag: KPK Panggil Kepala Kemenag Jateng, Potensi Rugi Negara Tembus Rp1 Triliun!

Oktober 9, 2025
Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari atau Mbak Pinka, Putri dari Ketua DPR RI Puan Maharani, menyeruak masuk sebagai tokoh muda kandidat Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Mayoritas DPC dan PAC se-Jateng solid dukung Pinka untuk memimpin PDI Perjuangan Jawa Tengah. Foto: dok.
Nasional

Mayoritas PAC Dukung Mbak Pinka Jadi Ketua PDIP Jateng

September 9, 2025
Dua terdakwa kasus penyekapan intel dalam kasus aksi May Day, jalani sidang di PN Semarang. (bae)
Hukum

Kasus Penyekapan Intel di Aksi Semarang, Terdakwa Ngaku Niatnya Justru Mengamankan

September 15, 2025
Ekonomi

Bangun Tidur Nambah Rp15,9 T, Prajogo Pangestu Tertajir se-Indonesia

Januari 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Geger PBJS Kesehatan Warga Miskin, Dirut Buka Suara: yang Nonaktifkan PBI Kemensos
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?