Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Desil DTSEN Bikin Warga Waswas, DPR Minta Sanggah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Desil DTSEN Bikin Warga Waswas, DPR Minta Sanggah

Nugroho P.
Last updated: Agustus 28, 2026 2:57 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Desil Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Data ekonomi warga yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) kembali jadi sorotan. Pasalnya, pengelompokan berdasarkan desil dinilai masih berpotensi meleset dari kondisi nyata yang dialami masyarakat.

Kalau data yang keliru dibiarkan, dampaknya bukan sekadar soal angka di sistem. Warga yang sebenarnya membutuhkan bantuan bisa saja malah tersisih dari program pemerintah karena masuk kategori desil yang tidak sesuai.

Anggota Komisi X DPR Bonnie Triyana pun meminta pemerintah menyediakan ruang sanggah bagi masyarakat. Menurutnya, warga harus punya kesempatan memperbaiki data ketika kondisi ekonominya tidak tercermin dalam hasil pengelompokan desil DTSEN.

Bonnie menyampaikan dorongan tersebut kepada wartawan, Kamis, 27 Agustus 2026.

Ia menilai mekanisme sanggah penting untuk mencegah kesalahan data berujung pada hilangnya akses masyarakat terhadap bantuan sosial (bansos). Program yang terdampak antara lain Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP).

Menurut Bonnie, persoalan ini bukan hal sepele. Masih banyak masyarakat yang menggantungkan kebutuhan sehari-hari maupun pendidikan dari bantuan pemerintah.

“Banyak masyarakat yang masih sangat bergantung pada penerimaan bantuan dari pemerintah secara rutin,” ujar Bonnie.

Ia mengatakan, sejumlah masukan dari masyarakat di berbagai daerah sudah diterimanya. Keluhan tersebut salah satunya berkaitan dengan posisi warga dalam kategori desil DTSEN yang dinilai tidak menggambarkan kondisi ekonomi sebenarnya.

Bonnie mencontohkan persoalan dalam penyaluran KIP Kuliah. Ada calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang berisiko gagal melanjutkan pendidikan gara-gara terkendala hasil pengelompokan desil.

“Banyak calon mahasiswa yang datang dari keluarga miskin terancam gagal kuliah karena ketidakakuratan data desil,” katanya.

Karena itu, Bonnie meminta pemerintah tidak menutup mata terhadap kemungkinan adanya kesalahan atau anomali dalam data. Evaluasi secara berkala dinilai perlu dilakukan agar data yang dipakai benar-benar mencerminkan kondisi masyarakat.

Menurutnya, warga juga perlu diberi jalur yang jelas untuk mengajukan sanggah. Dengan begitu, masyarakat yang merasa masuk desil tidak tepat bisa menyampaikan bukti dan meminta datanya diperiksa kembali.

Bonnie menegaskan, data seharusnya menjadi alat untuk memastikan bantuan tepat sasaran, bukan malah membuat warga yang berhak kehilangan akses. Apalagi jika menyangkut pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ia berharap pemerintah segera membenahi mekanisme tersebut. Jangan sampai persoalan administrasi dan data justru menjadi tembok bagi masyarakat yang seharusnya mendapat bantuan.

Evaluasi dan mekanisme sanggah, kata Bonnie, menjadi penting agar penerapan DTSEN tidak sekadar rapi di atas kertas. Yang paling penting, hasil akhirnya tetap berpihak pada warga yang memang membutuhkan. (*)

You Might Also Like

Jateng Fair 2026 Bakal Ada MMA Cewek sampai Konser SID di PRPP, Catat Tanggalnya!

Siber Polda Jateng Ungkap Ilegal Akses Cheat Platfom Mobile Legends

Yazid Masih Jadi Tanda Tanya di Mongkrang

BREAKING NEWS: Jenderal Polisi Aktif Tersangka Baru Korupsi MBG, Atur Penjualan Ompreng

Apes, Ujung Telepon Bikin Tabungan Rp 1 Miliar Raib

TAGGED:BPSdesildprdtsen
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi koruptor. Publik Minta Koruptor Dihukum Berat tapi Tetap Adil
Next Article DUKUNGAN DIGITAL - PLN Icon Plus mengambil bagian dengan menyiapkan infrastruktur konektivitas dan dukungan digital untuk menunjang pelaksanaan Launching dan Groundbreaking Program PLTS 100 GWp di kawasan PLTA Gajah Mungkur, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Sambut PLTS 100 GWp, PLN Icon Plus Hadirkan Solusi Digital Dukung Transformasi Energi Terbarukan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Fakta Rumah Dinas TNI Disulap Jadi Markas Judol, 11 Orang Diciduk

Napi Narkoba Bakal Dibina di Pulau Buaya, Ini Rencana Yusril

Brimob Maluku Dilaporkan Pacar, Dugaan Paksa Gugurkan Kandungan

Gen Z Purbalingga Diajak Kritis, Pajak Bukan Sekadar Bayar

17 Motor Diamankan, Polisi Sisir Lokasi Balap Liar Banjarnegara

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Olahraga

Debut Ngeri Veda, Podium Moto3 Brasil Bikin Bangga

Maret 23, 2026
Info

IPG Kota Semarang 78,71, Agustina: Bukti Perempuan Semarang Kian Berdaya

April 21, 2026
Info

Agustina Ingin Negara Hadir Saat Warga Kehilangan

Juni 26, 2026
Info

Nusron Wahid Disorot, KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana ke Muktamar NU di Jombang

September 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Desil DTSEN Bikin Warga Waswas, DPR Minta Sanggah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?