Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Buya Yahya Ungkap Siapa yang Salah Saat Tak Bisa Sholat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tips

Buya Yahya Ungkap Siapa yang Salah Saat Tak Bisa Sholat

Nugroho P.
Last updated: September 4, 2026 5:43 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi anak belajar sholat. Pembiasaan sejak dini baik untuk bekal anak di masa depannya.
SHARE

BACAAJA, CIREBON – Sholat bukan ibadah yang boleh ditinggal begitu saja. Bahkan ketika seseorang punya keterbatasan fisik atau berada dalam kondisi sulit, Islam tetap memberikan jalan agar kewajiban tersebut bisa dijalankan sesuai kemampuan.

Lantas, kalau ada seorang Muslim yang mengaku tidak bisa sholat, siapa yang harus disorot? Buya Yahya punya jawaban yang cukup menohok. Menurutnya, persoalan itu tak melulu berhenti pada orang yang belum bisa melaksanakan sholat.

Ulama asal Cirebon tersebut justru mengingatkan pentingnya peran guru dalam mengajarkan sholat. Sebab, jika sejak awal seseorang mendapatkan pemahaman yang benar, seharusnya tidak ada alasan untuk benar-benar meninggalkan ibadah wajib tersebut.

“Kalau ada orang yang tidak bisa sholat, itu yang salah gurunya,” ujar Buya Yahya, dikutip dari YouTube kanal @kataustadztv.

Menurutnya, sholat sebenarnya tidak dibuat sebagai ibadah yang memberatkan. Islam sudah memberikan berbagai kemudahan bagi umat yang mengalami kondisi tertentu.

“Tidak ada yang berat dalam melakukan sholat. Kalau ada orang yang merasa berat, itu yang salah gurunya,” kata Buya Yahya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa kewajiban sholat tetap berlaku dengan menyesuaikan kemampuan seseorang. Salah satunya terkait posisi tubuh saat menjalankan sholat fardhu.

Bagi orang yang masih mampu berdiri, sholat wajib dilakukan dengan berdiri. Karena itu, seseorang yang secara fisik mampu berdiri tidak boleh sengaja memilih sholat sambil duduk tanpa alasan yang dibenarkan.

“Memang wajib berdiri bagi yang mampu. Anda tidak bisa berdiri, boleh duduk,” jelasnya.

Sebaliknya, ketika seseorang benar-benar tidak kuat berdiri karena sakit atau kondisi fisiknya lemah, ada keringanan untuk sholat sambil duduk. Jadi, keterbatasan fisik bukan alasan untuk menghapus kewajiban sholat.

Buya Yahya juga menerangkan, jika seseorang tidak lagi mampu duduk, sholat bisa dilakukan sambil berbaring. Bahkan ketika kondisi makin terbatas, tetap ada cara yang bisa disesuaikan dengan kemampuan.

“Kalau tidak bisa duduk, boleh berbaring. Enggak bisa berbaring, agak susah telentang, kakinya ke arah kiblat, tengkoknya sedikit diganjel dengan bantal, dadanya diarahkan kiblat. Selesai,” tuturnya.

Pesan yang ingin ditekankan Buya Yahya cukup jelas: kondisi sulit bukan berarti seseorang boleh begitu saja meninggalkan sholat. Selama masih memiliki akal sehat, kewajiban tersebut tetap ada.

“Enggak ada istilahnya meninggalkan sholat. Enggak ada alasan sama sekali,” tegasnya.

Kemudahan juga diberikan dalam urusan bersuci. Jika seseorang tidak bisa berwudhu karena tidak tersedia air, ia bisa menggunakan tayamum sebagai pengganti wudhu.

“Enggak bisa wudhu, pakai tayamum. Enggak ada air, enggak ada debu, langsung sholat menghormat waktu selagi akal masih ada,” ujar Buya Yahya.

Dengan begitu, sholat tetap bisa dikerjakan dalam berbagai keadaan. Cara pelaksanaannya yang dapat berubah mengikuti kemampuan, sementara kewajibannya tetap melekat selama seseorang masih berakal.

“Selagi akal masih ada, enggak ada alasan sama sekali untuk meninggalkan sholat,” tandas Buya Yahya. (*)

You Might Also Like

Cocok Banget Buat Pemudik! Zikir di Tanjakan dan Turunan ala Rasulullah

Panduan Shalat Khusuf, Ibadah Saat Gerhana Bulan

Saat Telinga Berdenging, Amalkan Doa Ini Sesuai Tuntunan Islam Lengkap

Lagi Ngetren Makanan Kukus, Sehat Beneran atau Cuma FOMO?

Urutan Tahlil Singkat Plus Arab Latin Artinya Biar Nggak Bingung Pas ‘Nyekar’

TAGGED:buya yahyaislamisholat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Lagi-lagi Keracunan MBG! 752 Siswa dan 25 Guru SMAN 1 Lasem Diare Massal
Next Article Miskin dan Bergelimang Maksiat? Ini Solusinya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)

756 Buruh SGS Kena PHK, Gus Yasin Spil Langkah Pemprov Jateng

Ilustrasi siswa sedang menyantap MBG.

Kasus Keracunan MBG 777 Siswa dan Guru SMAN 1 Lasem Selesai? Kepala SPPG Minta Maaf

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Semarang, Lilik Haryadi. (bae)

Kejari Bilang Serius Awasi Penggunaan Anggaran MTQ Nasional di Semarang

Gus Baha: Jangan Tinggalkan Sholat Karena Masih Dosa

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. (ist)

Sudaryono Tegaskan Insentif SPPG Rp6 Juta Per Hari Masih Berlaku

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi anti-mager dan kerja produktif lagi.
Tips

Nih 7 Cara Anti-Mager Biar Kamu Produktif Lagi, Wajib Baca!

September 27, 2025
Tips

Jangan Salah Taruh Cermin di Kamar, Bisa Ganggu Tidur dan Energi Positif!

September 19, 2025
Tips

Olahraga Tetap Penting, Tapi Penderita Jantung Jangan Asal Gas

Desember 18, 2025
Info

Nikah Kok LDR, Kuat Nggak Hati dan Iman?

Maret 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Buya Yahya Ungkap Siapa yang Salah Saat Tak Bisa Sholat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?