Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Berompi Oranye, Fadia Bantah Terjerat OTT: “Demi Allah, Enggak Ada Serupiah pun”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Berompi Oranye, Fadia Bantah Terjerat OTT: “Demi Allah, Enggak Ada Serupiah pun”

Rabu, (4/3/2026) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, puluhan kamera mengarah ke satu sosok berkerudung hitam dan berompi oranye. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq resmi tampil sebagai tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi. Tapi di tengah sorotan itu, ia bersikukuh: bukan OTT, dan tak ada uang sepeser pun.

T. Budianto
Last updated: Maret 4, 2026 1:57 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
ROMPI TAHANAN: Petugas membawa Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq yang mengenakan rompi tahanan KPK menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih, Rabu (4/3/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq digiring petugas KPK dari ruang pemeriksaan menuju mobil tahanan, Rabu (4/3/2026) siang. Ia sudah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK, dengan kerudung hitam yang sedikit menutupi wajahnya.

Namun saat berjalan menuju mobil tahanan, Fadia langsung membantah dirinya terjaring operasi tangkap tangan (OTT). “Saya tidak OTT, saya tidak ada barang apa pun yang diambil,” ujarnya.

Ia bahkan menegaskan dengan sumpah bahwa tak ada uang yang diamankan dari dirinya. “Demi Allah enggak ada, serupiah pun enggak ada,” kata Fadia.

Fadia mengaku saat diamankan, ia sedang berada di sebuah rumah bersama Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi. Pertemuan itu, menurutnya, hanya membahas soal ketidakhadirannya di acara Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga: OTT Bupati Fadia Arafiq, Pemprov Jateng Pastikan Pemerintahan Pekalongan Tetap Berjalan

“Enggak membahas izin, bahwa sebab saya enggak bisa hadir acara MBG gitu,” ucapnya. Ia juga membantah keterlibatan pribadinya dalam proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan.

“Itu perusahaan dari keluarga, bukan saya. Saya enggak pernah ikut,” tegasnya. Fadia menyatakan akan berdiskusi dengan tim kuasa hukum untuk mengajukan gugatan praperadilan.

Tertangkap OTT

Sebelumnya, KPK mengamankan Fadia bersama ajudan dan orang kepercayaannya dalam OTT di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026) dini hari. Mereka langsung dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menjelaskan, OTT ini terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa, termasuk proyek outsourcing di sejumlah dinas Pemkab Pekalongan.

Selain Fadia, KPK juga mengamankan 11 orang lain, termasuk Sekretaris Daerah Pemkab Pekalongan HM Yulian Akbar. KPK menduga ada proses pengondisian dalam pengadaan, sehingga vendor tertentu bisa masuk dan memenangkan proyek di lingkungan pemerintah kabupaten.

Baca juga: OTT Lagi, OTT Lagi… Luthfi Ingatkan Jangan Main Api di Birokrasi

Kasus ini pun kembali menyorot komitmen antikorupsi di daerah. Di satu sisi, Fadia membantah keras tudingan OTT. Di sisi lain, KPK masih mendalami peran masing-masing pihak.

Rompi oranye sudah terpasang. Bantahan juga sudah dilontarkan. Kini publik tinggal menunggu: apakah ini sekadar salah paham versi tersangka, atau benar ada praktik yang “dikondisikan” di balik meja pengadaan. (tebe)

You Might Also Like

DPR : Listrik Harus Nyala, Tapi Jangan Matikan Hak Rakyat

Kasus Baru Nih, Masih Anget! Korupsi Bank Jateng Rp13 Miliar

1.049 Pejabat Pemprov Dilantik, Luthfi Gaspol Merit System

Bareng Dua ‘Raja Kembar’ Kasunanan, Respati Dampingi Wapres Gibran Keliling Solo

BNPT Masukkan Perlindungan Saksi dan Korban dalam RAN PE 2025-2029

TAGGED:bupati pekalonganfadia arafiqheadlineKPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo Respati Ardi bertemu perwakilan Kementerian Haji dan Umrah serta Perhimpunan Pengusaha Biro Ibadah Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) Solo, Rabu (4/3/2026). Respati Janji Kawal Kepulangan, 120 Jemaah Umrah Solo Tertahan Imbas Perang Iran-AS

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Berompi Oranye, Fadia Bantah Terjerat OTT: “Demi Allah, Enggak Ada Serupiah pun”

Wali Kota Solo Respati Ardi bertemu perwakilan Kementerian Haji dan Umrah serta Perhimpunan Pengusaha Biro Ibadah Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) Solo, Rabu (4/3/2026).

Respati Janji Kawal Kepulangan, 120 Jemaah Umrah Solo Tertahan Imbas Perang Iran-AS

OTT Lagi, OTT Lagi… Luthfi Ingatkan Jangan Main Api di Birokrasi

119 SPPG di Jateng Gandeng BUMDes dan Koperasi

274,7 Kilometer Tanggul Raksasa Bakal Bentengi Pantura Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Napi Lapas Semarang (kaus biru) mengikuti rangkaian tes urine mengecek narkotika. *(ist)
Hukum

Napi Lapas Semarang Positif Narkoba, Ketahuan saat Tes Urine

Januari 11, 2026
Ekonomi

Siap-Siap, Kemenhub Bilang 24 Desember Bakal Jadi Hari Paling Ramai Se-Indonesia

Desember 6, 2025
Hukum

Artis Onad dan Beby Terseret Kasus, Rumah Elit Jadi TKP

Oktober 31, 2025
Daerah

Bunda PAUD Berikan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Banjir Pekalongan

Januari 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Berompi Oranye, Fadia Bantah Terjerat OTT: “Demi Allah, Enggak Ada Serupiah pun”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?