Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Begal Sadis Halmahera Memang Gak Ada Kapoknya, Dito Sudah 4 Kali Masuk Penjara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Begal Sadis Halmahera Memang Gak Ada Kapoknya, Dito Sudah 4 Kali Masuk Penjara

R. Izra
Last updated: April 8, 2026 8:05 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Dito (berkaus tahanan) kembali ditangkap karena menjadi begal di Semarang. (bae)
Dito (berkaus tahanan) kembali ditangkap karena menjadi begal di Semarang. (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Rekam jejak pelaku begal sadis di Semarang sunggun miris. Sudah empat kali masuk penjara, Dito, warga Semarang tetap saja kembali berulah dengan kasus serupa.

Kapolrestabes Semarang, Brigjen M. Syahduddi, menyebut Dito merupakan residivis kambuhan dalam kasus pencurian dengan kekerasan. Namanya sudah berulang kali muncul dalam catatan kepolisian.

Kasus pertama terjadi pada 2019. Saat itu, Dito divonis dua tahun penjara karena pencurian dengan kekerasan.

Bacaaja: Tampang Duo Begal Sadis Halmahera Semarang, Eksekutor Ditangkap di Magelang
Bacaaja: Aksi Begal Payudara Dikejar Korban, Video Jalanan Pati Viral

Belum lama bebas, pada 2020 ia kembali beraksi. Kali ini kasusnya pencurian dengan pemberatan dan divonis satu tahun enam bulan.

Bukannya jera, Dito kembali mengulangi perbuatannya pada 2022 dengan kasus serupa. Bahkan pada 2024, ia kembali terlibat aksi pencurian dengan kekerasan yang sempat viral karena korban terseret saat kejadian.

“Yang bersangkutan ini memang residivis,” ujar Syahduddi.

Terbaru, Dito kembali ditangkap setelah terlibat aksi begal di Jalan Halmahera Raya, Semarang Timur. Dalam aksi itu, ia berperan sebagai eksekutor yang merampas dan melukai korban dengan senjata tajam.

Aksi tersebut dilakukan bersama rekannya, DBS alias Weng. Keduanya nekat beraksi dalam kondisi mabuk usai mengonsumsi minuman keras jenis congyang.

Motifnya pun terbilang sepele. Mereka ingin mendapatkan uang untuk membeli minuman keras lagi setelah kehabisan.

Dalam kejadian itu, pelaku hanya membawa kabur uang Rp100 ribu. Namun, korban Y harus menerima luka serius di bagian wajah hingga mendapat 17 jahitan.

Dari sisi latar belakang, Dito diketahui baru saja keluar dari lembaga pemasyarakatan dan belum memiliki pekerjaan. Sementara Weng juga tidak memiliki pekerjaan tetap.

Polisi menilai kombinasi faktor ekonomi, lingkungan, dan kebiasaan konsumsi alkohol ikut mendorong pelaku kembali melakukan kejahatan.

Kini, keduanya kembali harus berhadapan dengan hukum. Polisi menjerat mereka dengan Pasal 479 KUHP ayat (1) dan ayat (2) huruf d, dengan ancaman hukuman berat. (bae)

You Might Also Like

Nggak Terima Vonis Pengadilan, Penyuap Mbak Ita Semarang Ngelawan Lagi

Keren Nih! BRI Resmi Jadi Sponsor Barcelona sampe 2027, Fans Indonesia Akses Eksklusif

Sat-set, Setahun Polres Banjarnegara Bongkar Ratusan Kasus Kriminal

Bupati Pati Sudewo Nongol di KPK, Ngaku Cuma Datang Tanpa Bawa Berkas

Agustina: Jabatan Nggak Dijual, Apalagi Ditawar

TAGGED:begal sadisditohalmaheraheadlineSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nggak Bisa Lagi Andelin Pajak Kendaraan, Jateng Mulai Cari “Sumber Cuan” Baru
Next Article Prabowo Klaim Biaya Haji 2026 Tetap Turun Meski Avtur Naik Gila-gilaan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wisudawan Terbaik SCU Raina Ghina ternyata Atlet Menembak: Sabet Medali Kapolri, Jaksa Agung hingga Danjen Kopassus

Ketua Apindo Jateng, Frans Kongi (kiri).

Apindo Jateng Respons Kebijakan WFH Seminggu Sekali: Karyawan Pabrik Gak Bisa

Bazar keramik di PT Sango Ceramics Indonesia, Wonosari, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026), nggak cuma diburu buat koleksi pribadi, jasa titipan (jastip) juga turut ngeborong untuk dijual lagi. (bae)

Bazar Keramik Sango Diserbu Pengunjung, Jastip Ikut Ngeborong Buat Dijual Lagi

Petugas mengevakuasi bangkai kendaraan yang melintang di Jalan Prof Hamka, Silayur, Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026). Truk yang diduga rem blong memicu kecelakaan beruntun, sehingga membuat kemacetan parah di lokasi. (dul)

FOTO-FOTO Ngerinya Kecelakaan Truk di Silayur Semarang, Bikin Macet Parah

PSIS ke Kudus Bawa Luka Lama dan PR Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pengendara melintas di ruas yang jalan yang sedang diperbaikin di kawasan Industri Candi, Semarang, Senin (16/3/2026). (dul)
Unik

Jalan di Kawasan Industri Candi Diperbaiki, Warga: Gak Bikin Kami Was-was Lagi

Maret 16, 2026
Napi Lapas Semarang (kaus biru) mengikuti rangkaian tes urine mengecek narkotika. *(ist)
Hukum

Napi Lapas Semarang Positif Narkoba, Ketahuan saat Tes Urine

Januari 11, 2026
Plesir

Pecinan Semarang Jadi Titik Kumpul Semua Etnis

Februari 16, 2026
Ilustrasi hakim sidang di pengadilan.
Hukum

Gengs! YLBHI Tegaskan Korban Keracunan MBG Bisa Gugat Pemerintah, Begini Caranya

September 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Begal Sadis Halmahera Memang Gak Ada Kapoknya, Dito Sudah 4 Kali Masuk Penjara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?