Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Baru Sembilan Bulan Menjabat, Ardito Terseret Drama OTT KPK
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Baru Sembilan Bulan Menjabat, Ardito Terseret Drama OTT KPK

Kabar penangkapan Ardito pun dibenarkan Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, pada Rabu (10/12/2025) malam. Pernyataan itu memastikan bahwa operasi tersebut bukan sekadar isu liar yang beredar di media sosial.

Nugroho P.
Last updated: Desember 11, 2025 7:32 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ardito Wijaya
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Dalam hitungan sembilan bulan sejak dilantik, nama Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya mendadak jadi sorotan setelah dirinya terkena operasi tangkap tangan atau OTT KPK. Peristiwa ini mencuat cepat dan langsung mengguncang jagat politik daerah.

Kabar penangkapan Ardito pun dibenarkan Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, pada Rabu (10/12/2025) malam. Pernyataan itu memastikan bahwa operasi tersebut bukan sekadar isu liar yang beredar di media sosial.

Ardito tidak ditangkap sendirian. KPK turut mengamankan sejumlah pihak lain yang diduga terlibat, termasuk beberapa anggota DPRD Lampung Tengah. Lingkaran kasusnya tampak belum kecil.

Dugaan awal, OTT ini berkaitan dengan suap pengesahan RAPBD. Meski masih menunggu pendalaman, pola kasusnya terasa familiar: duit, jabatan, dan kebijakan daerah yang rawan dimainkan.

Begini Suara Bahlil

Respons politik pun langsung bermunculan. Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, angkat bicara mengenai anggotanya yang terseret OTT itu. Dengan nada hati-hati, ia menghormati langkah KPK dan menekankan asas praduga tak bersalah.

“Yang pertama adalah saya belum dapat info. Yang kedua, kita hormati semua proses hukum dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah ya,” ujar Bahlil di Jakarta Selatan.

Sekjen Golkar, Sarmuji, ikut memberikan penjelasan. Katanya, Ardito memang baru bergabung dengan Golkar dan belum terlalu lama menetap di partai berlambang beringin itu. Ia menggambarkan Ardito sebagai “anggota baru” yang belum lama ditempa ritme partai.

Menurut Sarmuji, Ardito sebelumnya maju pilkada menggunakan partai lain dan baru belakangan ini mencuat sebagai kader Golkar. Kondisi ini membuat keterlibatannya dalam struktur partai masih dianggap tipis.

Di sisi lain, KPK sudah memindahkan Ardito ke gedung merah putih untuk menjalani pemeriksaan lebih dalam. Ia tiba di gedung KPK pukul 20.15 WIB dengan topi putih dan jaket hitam—tampilan yang kontras dengan riuh pemberitaan yang mengikutinya.

Total ada lima orang yang diamankan dalam operasi ini. Mereka semua saat ini masih berstatus terperiksa. Sesuai prosedur, KPK punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum masing-masing pihak.

Kasus ini pun memunculkan pertanyaan lanjutan: setelah Ardito, siapa lagi yang akan terseret? Dunia politik daerah kembali disorot, terutama soal integritas pejabat yang belum genap setahun memimpin namun sudah masuk pusaran korupsi.

Publik kini menunggu perkembangan resmi dari KPK. Drama ini tampaknya belum berakhir, dan efeknya bisa merambat jauh, baik bagi pemerintahan Lampung Tengah maupun dinamika internal partai.

Namun satu hal sudah pasti: kasus OTT ini kembali mengingatkan bahwa jabatan baru bukan jaminan jauh dari godaan praktik korupsi. Dan publik, seperti biasa, dipaksa menonton episode baru dari kisah yang terus berulang. (*)

You Might Also Like

Mahasiswa Untag Kenang Dosen Levi Ceria dan Friendly, Desak Polisi Usut Tuntas

Masih Ingat Dias, Dosen Unissula Ribut dengan Dokter? PN Semarang Jatuhkan Denda Rp8 Juta

Apes! Tarik Mobil Gagal, Debt Collector Bengkulu Tewas Dibacok Nasabah

Kasus Sritex, Eks Dirut Bank DKI: Kami Korban, Kok Malah Didakwa?

Pupuk Buat Petani, Untungnya Buat Mafia

TAGGED:Ardito Wijayabupat lampung tengahKPKOTT KPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TPID Jateng gelar operasi pasar untuk kendalikan harga cabai yang makin pedas. Cabai Naik 98%, Bkin Dompet Pedas! TPID Jateng Gelar Operasi Pasar
Next Article Ketangkap OTT, Kekayaan Ardito Bikin Warganet Angkat Alis

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mohammad Saleh: BUMD Jangan Cuma Numpang Nama, Saatnya Fokus Nambah PAD

Kolaborasi Riset: Dari Sampah Jadi Energi, Dari Beasiswa Jadi Solusi

Jepara Diterjang Longsor (Lagi): Akses Damarwulan-Tempur Putus Total

Gedung Sekolah Jadi ‘Mesin Uang’? Cara Jateng Bikin Aset Jadi Sumber Cuan

Kota Lama Semarang Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen saat Lebaran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Ketangkap OTT, Kekayaan Ardito Bikin Warganet Angkat Alis

Desember 11, 2025
Hukum

Info Paling Gress Dugaan Aliran Dana RK ke Aura Kasih

Desember 25, 2025
Hukum

Kuliner ‘Bandeng Juwana’ Sedang Panas, Kasusnya “Dimasak” di Pengadilan

Maret 15, 2026
Hukum

Fadia Ngaku Bareng Gubernur Saat OTT, Eh Luthfi Bilang: “Lho, Info dari Mana?”

Maret 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Baru Sembilan Bulan Menjabat, Ardito Terseret Drama OTT KPK
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?