Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Asuransi Rp6 Juta per Hektare untuk Petani Padi di Jateng, Skema Antisipasi Gagal Panen
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Asuransi Rp6 Juta per Hektare untuk Petani Padi di Jateng, Skema Antisipasi Gagal Panen

R. Izra
Last updated: November 5, 2026 9:53 am
By R. Izra
1 Min Read
Share
Ilustrasi petani gagal panen karena sawahnya kebanjiran.
Ilustrasi petani gagal panen karena sawahnya kebanjiran.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Ketika hujan mulai mengancam hamparan sawah, petani tak hanya perlu bersiap menghadapi banjir, tetapi juga risiko kehilangan modal tanam.

Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah (Distannak Jateng) pun mengandalkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk menjaga usaha tani tetap berjalan ketika bencana datang.

Melalui program tersebut, petani yang mengalami gagal panen akibat bencana berpeluang memperoleh ganti rugi Rp6 juta per hektare. Dana ini dapat digunakan untuk membeli bibit hingga kembali mengolah lahan yang rusak.

Kepala Distannak Jateng, Defrancisco Dasilva Tavares, mengatakan dari alokasi perlindungan seluas 5.300 hektare, sebanyak 1.200 hektare sawah telah menerima pembayaran klaim.

“ Hasil klaim 1.200 hektare itu bisa mendapat penggantian sampai hampir Rp10 miliar. Luar biasa penjaminan ini bisa menggantikan kerugian petani,” ujarnya, Rabu (4/11/2026).

Menghadapi musim penghujan, Distannak juga meminta petugas lapangan memetakan lahan yang rawan banjir agar perlindungan asuransi tepat sasaran.

Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan Brigade Alsintan turut disiagakan di lima wilayah.

Mereka membantu penanganan cepat sekaligus mendampingi kelompok tani mengakses alat mesin pertanian dan mendaftarkan asuransi.

Defrancisco mengimbau petani memanfaatkan fasilitas tersebut sejak dini, sebelum risiko bencana berubah menjadi kerugian nyata. (dul)

You Might Also Like

Minyakita “Menghilang” di Pasar Bintoro Demak

Antisipasi Kemarau, Jateng Siapkan 123 Juta Liter Air

Gelombang PHK Massal Mengintai, 2 Pabrik Otomotif di Jatim Berencana Pindah ke Vietnam

Lagi Panas di Pansus Angket, Bupati Sudewo Tiba-tiba Nongol di Acara Pramuka

Purbaya Digoyang Isu Terima Suap

TAGGED:asuransi petani padidistanak jatenggagal panenskema asuransi petani padi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TKP PENGGELEDAHAN - Polisi memasang police line di Ponpes Putri Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, yang menjadi lokasi penggeledahan. Pengamat Sorot Dugaan Intimidasi Polisi Bersenjata Terhadap Santri Putri di Sukoharjo
Next Article Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kronologi Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla Kalteng, Tiga Personel Gugur

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kronologi Helikopter TNI AD Jatuh saat Padamkan Karhutla Kalteng, Tiga Personel Gugur

Ilustrasi petani gagal panen karena sawahnya kebanjiran.

Asuransi Rp6 Juta per Hektare untuk Petani Padi di Jateng, Skema Antisipasi Gagal Panen

TKP PENGGELEDAHAN - Polisi memasang police line di Ponpes Putri Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, yang menjadi lokasi penggeledahan.

Pengamat Sorot Dugaan Intimidasi Polisi Bersenjata Terhadap Santri Putri di Sukoharjo

Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), gak lagi pensiun dari politik dan jadi rakyat biasa. Ia kini ngaku siap mati-matian keliling Indonesia demi menangkan PSI.

Jokowi Tiba di PN Jakarta Timur, Siap Tunjukkan Ijazah?

Medik Veteriner Madya Distanak Jateng, drh. Anang Yusuf. (dul)

Ambil 330 Sampel Susu dan Darah, Distanak Jateng Perketat Pengawasan Ternak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pilgub 2029 Telan Rp1,2 Triliun, Jateng Sisihkan Dana dari Sekarang

Agustus 6, 2026
Olahraga

Pembinaan Atlet Terancam Akibat Permenpora No.14/2024

Juni 28, 2025
Ekonomi

Pasar Maling Naik Kelas, Disiapkan Jadi Tempat Nongkrong

Juni 15, 2026
Info

Sehari Tiga Iman, Agustina: Beda Bukan Berarti Berjarak

Agustus 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Asuransi Rp6 Juta per Hektare untuk Petani Padi di Jateng, Skema Antisipasi Gagal Panen
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?