Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Antsipasi Kenaikan Harga, Pemkot Siapkan Operasi Senyap ke Pasar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Antsipasi Kenaikan Harga, Pemkot Siapkan Operasi Senyap ke Pasar

Ramadan tinggal hitungan hari, harga kebutuhan pokok biasanya mulai “pemanasan”. Tapi kali ini, Pemkot Semarang nggak mau kecolongan. Bukan gebrakan besar-besaran, tapi strategi senyap: pantau terus, intervensi secukupnya, biar harga tetap waras dan dompet warga aman.

T. Budianto
Last updated: Februari 18, 2026 2:54 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BERI KETERANGAN: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti memberikan keterangan kepada media, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang mulai mengencangkan pengawasan harga bahan pokok menjelang dan selama Ramadan 1447 Hijriah. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti memastikan kondisi inflasi di Semarang masih relatif stabil, meski beberapa komoditas sudah menunjukkan tren kenaikan.

“Kita punya sistem alat pemantauan harga. Secara umum masih stabil, tapi tetap terus kita pantau,” ujar Agustina, Selasa (17/2/2026). Biar kenaikan harga nggak melebar, Pemkot lewat Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan bakal menggelar operasi pasar.

Baca juga: Cabai Naik 98%, Bikin Dompet Pedas! TPID Jateng Gelar Operasi Pasar

Tapi jangan bayangin operasi pasar gede-gedean. Kali ini konsepnya lebih taktis: kecil, spesifik, langsung ke titik yang butuh intervensi. “Bukan operasi pasar besar, tapi kecil-kecil yang langsung mengintervensi pasar dan spot-spot perdagangan,” jelasnya.

Agustina juga mengingatkan pedagang untuk tetap menjaga harga tetap wajar selama Ramadan. Menurutnya, kalau harga naik kebablasan, efeknya bukan cuma ke pembeli, tapi juga ke penjual sendiri. “Kalau inflasi terlalu lama, ekonomi bisa rontok. Kalau masyarakat nggak punya uang, yang jualan pun akhirnya nggak laku,” tegasnya.

Kebijakan Situasional

Soal usulan dari Badan Pusat Statistik (BPS) terkait opsi penggratisan layanan transportasi BRT dan air bersih Perumda Air Minum (PDAM) untuk menekan inflasi, Agustina menyebut kebijakan itu situasional. Artinya, bakal dipakai kalau angka inflasi sudah menyentuh batas tertentu. “Seperti tahun lalu, itu signifikan. Tapi sekarang masih kita pantau,” katanya.

Di tengah isu harga pangan, Agustina juga menyinggung komitmen anggaran untuk sektor lain. Untuk penanganan lingkungan dan banjir, Pemkot mengalokasikan sekitar Rp 500 miliar. Sementara total anggaran infrastruktur mencapai Rp 1,6 triliun.

Baca juga: “Pak Rahman”, Jurus Pemkot Jinakin Harga Pangan

Dengan kombinasi pemantauan harga, operasi pasar skala kecil, hingga kebijakan antisipatif lainnya, Pemkot berharap Ramadan nanti tetap kondusif, harga terkendali, daya beli aman, pembangunan jalan terus.

Karena pada akhirnya, Ramadan itu soal menahan diri. Bukan cuma lapar dan haus, tapi juga menahan harga supaya nggak ikut “nafsu” naik duluan. Kalau semua bisa sama-sama waras, yang untung bukan cuma pembeli, pedagang pun tetap kebagian berkah. (tebe)

You Might Also Like

Puan Sentil Pejabat, Jangan Tunggu KPK Datang Baru Sadar

267 SPBU di Jateng Siaga Sambut Libur Nataru

ASN Semarang “Nggak Libur Total”, Wali Kota: Ini yang Bikin Kota Tetap Adem Saat Lebaran

Jateng Gaspol Atasi Backlog 1,3 Juta Rumah, Target Kelar 5 Tahun

Pemkot Semarang Masih Butuh 63 Dapur SPPG buat Program MBG

TAGGED:harga sembakoheadlinepemkot semalarangramadan 1447
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SIM B1 Umum palsu yang dipakai Gilang, sopir Po Cahaya Trans yang lakalantas di Semarang. Foto: Eka Setiawan Buntut Lakalantas Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Penumpang, Polisi Bongkar Pembuat SIM Palsu
Next Article Undip Dukung Sektor Peternakan di Kadirejo Lebih Cuan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Arak-arakan hasil bumi dalam Festival Rakyat Jogo Lemah-Urep, bersama keluarga Besar Kawulo Alit, Sabtu (04/4/2026). (ist)

Mahasiswa dan LBH Turun ke Dayunan Kendal, Solidaritas Petani Terdampak Konflik Agraria

Ilustrasi book fair atau baza buku.

Book Fair Perpusda Jateng Diserbu Mahasiswa, Buku Murah Jadi Rebutan

Pertamina Ngebut Cari Energi Alternatif: Nggak Mau Bergantung Terus

Santri Diajak Sukseskan Program Pemerintah

Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon, PDIP: PBB Jangan Diam, Dunia Butuh Sikap Tegas!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Wagub Pastikan Perbaikan Jalan di Jateng Rampung H-10 Lebaran

Maret 3, 2026
Polisi melakukan olah TKP ledakan bahan mercon di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Minggu (15/2/2026). (Dok Polsek Toroh)
Info

Dor! Eksperimen Brutal Tiga Remaja Grobogan: Coba Bikin Bubuk Petasan, 3 Rumah Meledak

Februari 16, 2026
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Unik

Yusril Ungkap Prabowo Perintah Gibran Berkantor di Papua, Juru Bicara OPM Langsung Merespons

Juli 8, 2025
Ekonomi

Pemprov Dorong UMKM Fashion Muslim Tembus Pasar Ekspor

Februari 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Antsipasi Kenaikan Harga, Pemkot Siapkan Operasi Senyap ke Pasar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?