Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Air Laut Mendadak Surut Bikin Warga Panik setelah Gempa, Itu Tanda Alam yang Penting
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Air Laut Mendadak Surut Bikin Warga Panik setelah Gempa, Itu Tanda Alam yang Penting

R. Izra
Last updated: April 3, 2026 6:24 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi gelombang tsunami. (grafis/tera)
Ilustrasi gelombang tsunami. (grafis/tera)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah perairan antara Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2/4/2026) pukul 05.48 WIB. Getarannya terasa cukup lama, sekitar 10–20 detik, dan bikin warga di sejumlah daerah panik.

Menurut BMKG, pusat gempa berada di laut, sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, dengan kedalaman 33 kilometer.

Nggak lama setelah gempa, muncul fenomena yang bikin deg-degan: air laut tiba-tiba surut di beberapa wilayah pesisir.

Bacaaja: Gempa Sulut-Malut: 1 Korban Jiwa, 2.200 Warga Mengungsi
Bacaaja: Gempa Pacitan Hentikan Perjalanan Kereta Api, Getaran Terasa sampai Jateng

Kondisi ini langsung memicu kepanikan, karena dikenal sebagai salah satu tanda awal potensi tsunami. Warga di daerah seperti Bitung, Manado, sampai Ternate langsung berhamburan keluar rumah dan cari tempat aman.

BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami. Dari hasil pemantauan, gelombang memang terjadi di beberapa titik, dengan ketinggian bervariasi:

  • Halmahera Barat: 0,30 meter

  • Bitung: 0,20 meter

  • Sidangoli: 0,35 meter

  • Minahasa Utara: 0,75 meter (tertinggi)

  • Belang: 0,68 meter

Secara umum, tinggi gelombang mencapai hingga sekitar 75 cm di wilayah Sulawesi Utara.

Meski nggak besar, gelombang ini tetap berbahaya, terutama buat warga yang tinggal di pesisir. Apalagi sebelumnya sempat diprediksi bisa mencapai hingga 3 meter.

Akibat gempa ini, satu orang dilaporkan meninggal dunia di Manado setelah tertimpa reruntuhan bangunan.

Selain itu, sejumlah rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

Sampai sore hari, aktivitas gempa susulan masih cukup intens. BMKG mencatat sudah terjadi sekitar 180 gempa susulan dengan kekuatan yang bervariasi.

Ini jadi tanda kalau aktivitas tektonik di wilayah tersebut masih tinggi.

Tanda alam yang penting

Para ahli mengingatkan, fenomena air laut surut setelah gempa itu bukan hal sepele. Itu adalah “alarm alami” yang harus langsung direspons cepat.

Warga diimbau untuk:

  • Nggak mendekati pantai setelah gempa

  • Segera evakuasi ke tempat lebih tinggi

  • Selalu update info resmi dari BMKG

Peristiwa ini jadi reminder penting: dalam situasi darurat, kecepatan respon bisa jadi penentu keselamatan. Kalau lihat tanda alam seperti air laut surut, jangan tunggu lama, langsung evakuasi. (*)

You Might Also Like

Bandara Ahmad Yani Kini Dilengkapi Penunjuk Digital

Polisi Ubah TKP Kecelakaan, Puskampol: Pertebal Kejanggalan Kematian Iko Juliant

BMKG Prediksi Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat

Sopir Program MBG Kejebak Sabu, Warga Depok Ikut Geger

Calon Investor PSIS Menguap Lagi

TAGGED:air laut surutgempatanda alamtsunami
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PANIC BUYING: Antrean panjang warga di sebuah SPBU di kawasan Ngaliyan, Kota Semarang, Selasa (31/3/2026). Isu kenaikan harga BBM membuat warga panic buying. (dul) BBM Aman, Elpiji Nggak Langka, Pemprov: Tenang, Nggak Usah Panik
Next Article Merger Jalan, Kaderisasi Jalan di Tempat: Persma UIN Walisongo Mulai Sepi Peminat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sekolah Wajib Jadi Rumah Aman Buat ODHIV

Nakes Jember Kini Jemput Bola ke Rumah

Raja Kraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.

Malioboro Mau Full Jalan Kaki, Parkir Dicari Bareng

Berangkat Ngajar, Guru Honorer Malah Jadi Korban Penganiayaan Aparat Desa

Sidang Tesis S2 Pakai Kostum Cosplay

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, ngegowes bareng jajaran OPD, sambil meninjau penataan Kawasan Kota Lama Semarang dan Kali Semarang, pada Minggu (24/8).
Daerah

Wali Kota Agustina Gowes Sambil Tinjau Penataan Kawasan Kota Lama dan Sungai Semarang

Agustus 25, 2025
Ekonomi

Pajak 40 Persen Bikin Pengusaha Hiburan Deg-degan

Juni 15, 2026
Olahraga

Jateng Bidik Empat Besar PON

November 18, 2025
KEINDAHAN ALAM PAPUA - Keindahan sungai biru di Papua. (Indonesia.gi.id)
Info

Polemik ‘Pesta Babi’ Bikin Narasi ‘Papua Bukan Tanah Kosong’ Viral Lagi

Mei 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Air Laut Mendadak Surut Bikin Warga Panik setelah Gempa, Itu Tanda Alam yang Penting
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?