Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Agustina Angkat 2.354 PPPK: Paruh Waktu, Tapi Komitmennya Full Time!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Agustina Angkat 2.354 PPPK: Paruh Waktu, Tapi Komitmennya Full Time!

Balai Kota Semarang, Rabu (10/12) ini vibes-nya mirip rekrutmen akbar, tapi versi pemerintahan. Sebanyak 2.354 PPPK Paruh Waktu resmi masuk skuad baru Pemkot. Biar pun statusnya “paruh waktu”, Wali Kota Agustina Wilujeng langsung ngegas: komitmen kalian harus full time, pelayanan publik nggak kenal setengah-setengah.

T. Budianto
Last updated: Desember 11, 2025 2:24 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
APEL PENGANGKATAN: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memimpin apel pengangkatan 2.354 PPPK Paruh Waktu di Balai Kota Semarang, Rabu (11/12), disaksikan jajaran pejabat dan peserta yang mengikuti pengucapan sumpah jabatan. (Foto: Humas Pemkot)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Balai Kota Semarang mendadak ramai bak launching skuad baru. Bukan pemain bola, tapi 2.354 PPPK Paruh Waktu yang resmi diangkat Wali Kota Agustina Wilujeng, Rabu (11/12). Jumlahnya? Katanya sih terbanyak dibanding daerah lain. Semarang lagi-lagi bikin standar sendiri.

Dalam apel pengangkatan, Agustina menegaskan bahwa langkah ini bukan cuma soal “tutup formasi”, tapi bagian dari misi gede: merapikan pelayanan publik dan menyelesaikan nasib tenaga honorer non-ASN yang sudah bertahun-tahun menunggu kepastian.

Baca juga: Bye Non-ASN, Halo PPPK! Pemkot Semarang Bereskan Status Pegawai

“Melalui pelantikan pejabat fungsional serta pengangkatan 2.354 PPPK Paruh Waktu, kita sedang memperkuat keluarga besar Pemerintah Kota Semarang agar pelayanan publik berdiri tegak,” kata Agustina.

Dari total itu, komposisinya lumayan lengkap: 1.982 tenaga teknis, 372 tenaga fungsional, 11 tenaga kesehatan, dan 361 tenaga guru. Mereka mulai kerja 1 Januari 2026 dengan masa kontrak setahun yang bisa diperpanjang sampai akhirnya naik jadi PPPK penuh.

Agustina juga mengingatkan bahwa Semarang termasuk kota yang masih mempertahankan skema PPPK Paruh Waktu tanpa “mengurangi hak”, sesuatu yang sudah banyak ditinggalkan daerah lain.

Tetap Profesional

“Panjenengan semua wajib bersyukur karena PPPK Paruh Waktu di Kota Semarang merupakan yang terbanyak. Di daerah lain skema ini bahkan sudah dihentikan. Ada juga yang gajinya di bawah UMK atau beda-beda antar-OPD,” tegasnya.

Tapi ia menegaskan satu hal, “Jabatan paruh waktu bukan berarti komitmen paruh waktu.” Standar kerja harus tetap profesional, integritas wajib dijaga, dan pelayanan publik nggak boleh turun kualitasnya.

Baca juga: ASN & PPPK di Semarang Wajib Gabung Koperasi Merah Putih, Deadline 30 Agustus!

Di sisi lain, ada juga kisah haru. Agus Setiawan, salah satu PPPK Paruh Waktu, mengaku deg-degan sekaligus lega setelah menunggu selama 20 tahun. “Senang sekali ya, ini penantian 20 tahun saya mengabdi,” ujarnya. Harapannya? Jelas: bisa naik level jadi PPPK penuh waktu.

Ya begitulah. Di kota lain PPPK Paruh Waktu sudah “disuntik mati”, tapi di Semarang malah jadi “pasukan baru”. Biar nggak cuma semangat saat apel, semoga semangatnya tetap hidup pas ngadepin masyarakat yang kadang mood-nya random. (tebe)

You Might Also Like

23 Prajurit Marinir AL Tertimbun Longsor Cisarua, KSAL: 4 Personel Ditemukan Gugur

Slank Kembali Setelan Pabrik, Bikin Lagu Galak ‘Republik Fufufafa’

Semarang Wegah Nyampah: Agustina Salut Warga Kreatif Ubah Sampah Jadi Cuan

UMKM Jateng Siap Mendunia, Dekranasda Genjot Pendampingan dan Digitalisasi

Lari Pagi, Rebut Mobil Listrik: PSMTI Jateng Gelar Fun Run 2026

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangpppk pemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PBNU Ganti Nahkoda, Menag: Pemerintah Nggak Ikut-Ikut!
Next Article Akhirnya Sejoli Aktivis Dera-Munif Keluar dari Tahanan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Ketua DPRD Jateng M Saleh (kanan), meminta pemerintah dan pihak terkait memperkuat mitigasi bencana.

Dampak Bencana Beruntun di Jateng Kian Luas, Saleh Minta Mitigasi Diperkuat

Praktisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Ester Terviana, memberi pemaparan tentang fungsi eksekutif anak.

Praktisi PAUD: Fungsi Eksekutif Anak Dibentuk dari Pengalaman Hidup

Wali Kota Solo Respati Ardi meninjau TPA Putri Cempo, Senin (11/2/2026).

Respati Turun Gunung ke Putri Cempo Solo, Bawa Alat Berat Buat Beresin Drama Sampah

Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.

Bank BJB, Telkomsel, Larissa, hingga Uncle Bao Dukung Bacaaja ‘Meet & Greet Densus’ di SMAN 6 Semarang

Bukan Cuma Kolesterol: CKG Kini Urus Scabies sampai Kusta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Geger! Bayi Ditemukan di Plafon Sekolah Banjarnegara, Polisi Buru Pelaku!”

Desember 3, 2025
Ilustrasi sertifikat tanah sengketa.
Hukum

JK Geram Tanahnya Diserobot, Menteri ATR Ngaku BPN Salah Fatal

November 9, 2025
Daerah

Semarang Fokus Pendidikan Inklusif, Agustina Pastikan Semua Anak Dapat Kesempatan Setara

September 22, 2025
Info

Wali Kota Lempar Tantangan: “Yuk Bikin Board Game Rasa Semarang”

November 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Agustina Angkat 2.354 PPPK: Paruh Waktu, Tapi Komitmennya Full Time!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?