Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari Sampah Jadi Harapan! Jalan Menuju TPA Jatibarang Kini Bernama Jalan YB Mangunwijaya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
DaerahSirkular

Dari Sampah Jadi Harapan! Jalan Menuju TPA Jatibarang Kini Bernama Jalan YB Mangunwijaya

Pemerintah Kota Semarang resmi menamai akses menuju TPA Jatibarang sebagai Jalan YB Mangunwijaya, sebagai bentuk penghormatan atas jasa Romo Mangun yang dikenal konsisten membela kaum marjinal dan peduli lingkungan. Penamaan ini bukan hanya simbol, tapi juga harapan agar semangat Romo Mangun menular ke pengelolaan kawasan tersebut.

baniabbasy
Last updated: September 9, 2025 11:16 am
By baniabbasy
4 Min Read
Share
Walikota Semarang Agustina Wilujeng melihat peta nama jalan YB Mangunwijaya yang baru saja diresmikan. Foto: dok/bae.
Walikota Semarang Agustina Wilujeng melihat peta nama jalan YB Mangunwijaya yang baru saja diresmikan. Foto: dok/bae.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Siapa bilang tempat pembuangan sampah nggak bisa jadi simbol harapan? Kota Semarang baru aja buktiin hal sebaliknya lewat aksi keren yang penuh makna. Senin (8/9) kemarin, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, resmi mengabadikan nama tokoh besar Romo YB Mangunwijaya jadi nama jalan menuju TPA Jatibarang. Yap, sekarang akses menuju tempat yang identik dengan tumpukan sampah itu bernama Jalan YB Mangunwijaya. Dan bukan cuma ganti nama biasa—ini lebih dari sekadar papan nama.

Buat kamu yang belum kenal, Romo Mangun itu sosok luar biasa. Nggak cuma pastor, tapi juga arsitek, sastrawan, dan pejuang kemanusiaan. Dia pernah menyulap kawasan kumuh di Kali Code, Jogja, jadi tempat tinggal yang penuh warna dan layak huni. Nah, dari situlah semangatnya dianggap cocok banget buat dijadikan ikon di kawasan TPA Jatibarang yang juga ingin bertransformasi jadi tempat yang lebih baik.

Wali Kota Agustina bilang, ini bentuk penghormatan dari Pemkot Semarang atas jasa dan semangat Romo Mangun yang selalu berpihak pada yang kecil, yang tersisih, dan yang sering nggak dipandang.

“Kalau Romo Mangun masih hidup, saya yakin dia nggak akan pilih jalan di tengah kota besar. Tapi justru di tempat seperti ini—tempat yang dianggap kumuh, tapi penuh potensi,” ujar Agustina dengan semangat.

Menurut Agustina, penamaan ini juga jadi pengingat buat semua pihak agar terus menyalakan harapan di tengah keterbatasan. Apalagi, TPA Jatibarang sekarang sedang dalam proses upgrade besar-besaran—mulai dari konsep sanitary landfill, ekonomi sirkular, sampai proyek PLTSa alias pembangkit listrik tenaga sampah. Bahkan, Pemkot lagi siap-siap tender internasional buat bikin sampah diolah jadi listrik!

“Semoga semangat Romo Mangun bisa jadi penggerak, supaya TPA ini nggak cuma jadi tempat buang sampah, tapi jadi pusat ekonomi dan inovasi berbasis lingkungan,” lanjutnya.

Keharuan juga datang dari Romo FX Sugiyana, Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang yang hadir mewakili Uskup Agung Mgr. Robertus Rubiyatmoko. Romo Sugiyana mengaku terharu sekaligus bangga atas penetapan nama jalan tersebut.

“Kalau jalan ini ada di kawasan elit, Romo Mangun mungkin malah minta pindah. Tapi di tempat seperti ini—di tengah perjuangan dan ketidaknyamanan—di sinilah semangat Romo Mangun hidup,” ucapnya penuh makna.

Penamaan Jalan YB Mangunwijaya bukan cuma simbolis, tapi juga spiritual dan filosofis. Ia berharap masyarakat Semarang nggak cuma ingat nama jalannya, tapi juga nilai-nilai perjuangan dan kemanusiaan yang pernah dibawa Romo Mangun ke permukaan.

FYI, Romo YB Mangunwijaya adalah sosok multi-talenta yang lahir di Ambarawa. Ia pernah meraih SEA Write Award (1986) dan Aga Khan Award for Architecture (1992) berkat kerja kerasnya merancang kawasan permukiman yang manusiawi. Ia juga dikenal vokal menentang ketidakadilan, termasuk saat mendampingi warga terdampak proyek Waduk Kedungombo di era 1980-an.

Langkah Pemkot Semarang ini jelas jadi napas segar dalam pembangunan kota—bahwa kota bukan cuma soal beton dan gedung tinggi, tapi juga soal ruh, cerita, dan perjuangan orang-orang kecil yang kerap dilupakan. Dan sekarang, nama Romo Mangun resmi jadi penunjuk arah: dari sampah menuju harapan.(bae)

You Might Also Like

Kanada Siap Perluas Investasi di Jateng, Agroteknologi Jadi Andalan

Bikin Bule AS Klepek-klepek, Mantan Artis Indonesia Terseret Love Scamming Rp41 Miliar

Kemarau Datang, Pemkot Pasang Mode Siaga di TPA Jatibarang

PMKRI Sorot TNI Kawal Jampidsus saat Polisi Sidik Kasus Mega Korupsi: Ada yang Janggal

22 Pendemo Pati yang Sempat Diciduk, Akhirnya Pulang Bawa Cerita

TAGGED:ekonomi sirkularheadlineRomo YB Mangunwijayawalikota Agustina Wilujeng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pimpinan Panja Penyerapan Gabah dan Jagung Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman dalam kunjungan kerja Komisi IV ke Gudang Bulog Subang Foto: dok/ist. Stok Beras Bulog Tembus 4,2 Juta Ton! Tapi Serapan Gabah Seret, Petani Masih Kena “Tusuk” Tengkulak?
Next Article Pemuda Banjarnegara Tampil Berani, Suarakan Harapan hingga Senja di Gedung DPRD

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi dapur MBG.

Empat SPPG Banyuwangi Kena Suspend Permanen, Ini Masalahnya..

Keracunan MBG Terus Terjadi! Ratusan Siswa di Berastagi Tumbang, 240 Orang Masih Dirawat

Industri Kreatif Bisa Jadi “Mesin Kerja” Anak Muda

DARI PERENCANAAN KE AKSI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Dari Insight ke Aksi, PLN Icon Plus Dorong Pertumbuhan Bisnis PV Rooftop lewat PV Academy

Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Warga Bersih-bersih Kali Banger

Januari 27, 2026
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.
Info

Luhut Akui MBG Dijalankan Tanpa Persiapan Matang: Banyak yang Harus Dibenahi

Juni 26, 2026
Massa membakar mobil dan kantin kantor Gubernur Jateng, Jumat (29/8/2025).
Daerah

Demo Semarang Ricuh! Mobil dan Kantin di Kantor Gubernur Jateng Dibakar Massa

Agustus 29, 2025
Alwin Basri dan Mbak Ita duduk di kursi pesakitan ndengerin sidang vonis di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (27/8/2025). (bae)
Hukum

Alwin Menang dari Mbak Ita di Sidang, Pialanya? Dikasih Hukuman Lebih Tinggi dari Istri

Agustus 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Sampah Jadi Harapan! Jalan Menuju TPA Jatibarang Kini Bernama Jalan YB Mangunwijaya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?