Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jas Almet Undip Ganti Warna, Rektor: Masa Keren Gini Dibilang Mirip Terpal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Jas Almet Undip Ganti Warna, Rektor: Masa Keren Gini Dibilang Mirip Terpal

Jas almamater Undip ganti warna, banyak yang bilang jadi mirip terpal. Rektor menyanggah: masa keren gini dibilang mirip terpal?

R. Izra
Last updated: September 7, 2025 1:44 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Rektor Undip (tengah) bersama konten kreator menunjukkan perbedaan warna almet lama (kanan) dan almet batu (kiri). (instagram @thesadewa)
Rektor Undip (tengah) bersama konten kreator menunjukkan perbedaan warna almet lama (kanan) dan almet batu (kiri). (instagram @thesadewa)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Jas almamater alias almet Universitas Diponegoro (Undip) resmi ganti warna. Kalau dulu birunya suka nggak jelas, kadang biru ijo, kadang biru-biru “bunglon”, mulai 2025 menjadi biru kobalt dengan kode warna #0047AB.

Perubahan warna almet itu pun menuai respon beragam, ada yang setuju ada yang enggak. Rektor Undip, Prof Suharnomo sampai harus nimbrung meluruskan gosip yang sempat rame di medsos.

“Masa keren begini dibilang terpal,” ucapnya dengan nada setengah bercanda, setengah serius, dalam postingan @thesadewa.

Bukan sekadar ganti selera, perubahan ini ada dasarnya. Di Statuta Undip yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 52, sudah jelas tertulis kalau busana almamater wajib pakai biru kobalt. Jadi ini bukan sekadar eksperimen gaya-gayaan.

“Sebenarnya saya nggak mau komen, tapi saya ingin sampaikan bahwa kenangan harus kalah oleh kenyataan. Namanya almet Undip di Statuta Undip itu birunya biru kobalt,” kata Rektor.

Semasa Suharnomo menempuh pendikan S1 di Undip pada 1990-an, jas almet Undip ya biru kobalt. Perubahan almet jadi biru bunglon terjadi pada 2019.

Nah, buat mahasiswa angkatan sebelum 2025, tenang aja. Almet lama yang warnanya “bunglon” masih tetap sah dipakai. Jadi nggak ada kewajiban upgrade.

Singkatnya, mulai 2025 anak baru Undip bakal tampil seragam dengan biru kobalt yang lebih solid. Soal mirip terpal atau nggak, ya balik lagi ke cara makainya. Kalau dipaduin sama wajah penuh semangat masa depan, kayaknya sih nggak ada terpal-terpalnya sama sekali. (bae)

You Might Also Like

KPK Endus Pungli pada SPMB

Dari Jamu Tradisional ke Ekonomi Hijau, Omah Toga Boyolali Level Up Bareng Undip

Pemprov Lanjutkan Skema Honorarium Guru Non-ASN

Biaya Sekolah SD Ugal-ugalan, Butuh Regulasi Batas Atas-Bawah

Isu Anggaran Disentil, MBG Diklaim Aman Kok

TAGGED:ganti warnajas almetjas almet undirektor undipterpalundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi aksi demonstrasi.. Polisi Tangkap 7 Pemilik Akun Medsos Diduga Provokasi Demo Ricuh. (grafis/tera). Rakyat Selalu Bertaruh Nyawa saat Coba Bersuara, Jejak Demo Berdarah di Indonesia
Next Article Jangan Cuma Bengong, Ini Doa dan Dzikir saat Gerhana Bulan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.

Pidana Uang Pengganti Rp809 Miliar Mustahil Dibayarkan, Hukuman Nadiem Jadi 15 Tahun Penjara

KIRAB BUDAYA - Kirab budaya dalam peringatan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, bikin suasana tetap meriah tanpa dentuman sound horeg.

Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya

Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan

Bejatnya Psikolog Gadungan, Tipu dan Cabuli Korban di Hotel Semarang

Kemarau Datang, BPBD Jateng Siaga Salurkan Air Bersih ke Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Mantan Kaprodi Anestesi Undip Dituntut Tiga Tahun Bui Gara-Gara “Iuran Siluman”

September 10, 2025
Ketua Golkar Jateng M Saleh meraih gelar doktor bidang hukum dari Universitas Islam Sultan Agung, Sabtu (14/2/2026). Disertasinya terkait keadilan ekologis PSN menuai apresiasi.
Pendidikan

Disertasi Saleh Terkait Keadlian Ekologis PSN Tuai Apresiasi Akademisi

Februari 16, 2026
[17.52, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen Unwahas Terbang ke China, Dalami AI untuk Ngajar BACAAJA, SEMARANG - Sejumlah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) terbang ke luar negeri. Mereka ikut pelatihan buat dalami kecerdasan buatan atau AI. Programnya bertajuk Artificial Intelligence Application Enhancement. Fokusnya jelas, gimana dosen bisa pakai AI biar pembelajaran makin relevan. Pelatihan digelar di Central China Normal University (CCNU) di Wuhan, China. Kampus ini dikenal kuat di riset pendidikan. Total ada 20 peserta yang ikut. Tiga di antaranya dari FAI Unwahas, yakni Ghufron Hamzah, Muhammad Ahsanul Husna, dan Nurul Azizah. Mereka gabung dengan tenaga pendidik lain di bawah naungan PWNU Jawa Tengah. Kegiatannya berlangsung selama tujuh hari, mulai 20 sampai 26 April 2026. Materi yang dikasih cukup komplet. Mulai dari integrasi teori dan teknologi, desain pembelajaran digital, sampai pemanfaatan platform kampus berbasis AI. Peserta juga diajak praktik langsung. Jadi bukan cuma denger materi, tapi sekalian nyobain sistem pembelajaran berbasis AI. Ghufron bilang, pelatihan ini penting buat dorong perubahan di dunia pendidikan. Terutama dari model konvensional ke sistem digital. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong ekosistem pendidikan agar mampu beradaptasi menuju sistem digital yang lebih efektif dan inovatif,” ujarnya. Ia menegaskan, transformasi digital sekarang sudah jadi kebutuhan. Apalagi perkembangan teknologi makin cepat, termasuk AI. Menurutnya, Unwahas juga sudah mulai berproses jadi kampus digital. Makanya pelatihan ini dinilai pas banget. “Harapannya bisa kami aplikasikan di kampus nantinya,” katanya. Pelatihan ini diisi para pakar AI dengan metode interaktif. Ada pemaparan materi, ada juga diskusi bareng peserta. Harapannya, sepulang dari China para dosen bisa langsung menerapkan ilmunya. Sekaligus ikut mendorong transformasi pendidikan di Indonesia. *bae [17.53, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen FAI Unwahas dan peserta lain ikut pelatihan AI di Wuhan, China.
Pendidikan

Dengar Wuhan Ingat Covid-19? Dosen Unwahas Terbang ke Sana Dalami AI untuk Ngajar

April 26, 2026
Advokat Peradi SAI Kota Semarang, Evarisan saat diskusi dalam program Titik Kumpul 2 SKS hasil kerja sama Peradi SAI dan media BacaAja, Rabu (8/4/2026). (bae)
Pendidikan

Advokat Peradi SAI Semarang Sorot Pasal Karet: Mudah Digunakan Jerat Demonstran

April 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jas Almet Undip Ganti Warna, Rektor: Masa Keren Gini Dibilang Mirip Terpal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?