Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dalih Polisi Ubah TKP Kecelakaan Iko Juliant Unnes: Bisa Jadi Anggota Tak Tahu Nama Jalan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Dalih Polisi Ubah TKP Kecelakaan Iko Juliant Unnes: Bisa Jadi Anggota Tak Tahu Nama Jalan

Kabid Humas Polda Jateng menyatakan alasan mengapa polisi mengubah TKP kecelakaan Iko Juliant Junir. Kata dia, bisa jadi awalnya anggota polisi tak hafal nama jalan-jalan di Semarang.

R. Izra
Last updated: September 3, 2025 3:45 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto. (bae)
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menjelaskan kasus kecelakaan mahasiswa Unnes. (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kematian mahasiswa Fakultas Hukum Unnes, Iko Juliant Junior, makin terasa absurd. Setelah publik sempat digiring ke narasi kecelakaan di Jalan Dokter Cipto, eh terbaru polisi bilang TKP-nya bukan di situ, tapi di Jalan Veteran.

Meski sama-sama di Kota Semarang, kedua jalan itu jaraknya lumayan jauh. Dari Jalan Veteran ke Jalan Dokter Cipto melewati lima jalan berbeda.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, punya penjelasan jitu soal ini: katanya ya wajar kalau salah sebut jalan, soalnya anggota yang nolong mungkin nggak tahu nama jalannya.

“Namanya kejadian peristiwa yang sangat mendadak, singkat, ya, orang yang membawa belum tentu tahu namanya jalan apa,” ucapnya, Selasa (2/9/2025).

Jadi gini ceritanya, versi terbaru polisi: Iko kecelakaan pada Minggu (31/8/2025) dini hari sekitar pukul 03.05 di Jalan Veteran.

Supra yang ditunggangi Iko dan temannya Ilham disebut nabrak motor Vario yang dikendarai Viki dan Aziz. Keempatnya jatuh, luka berat-luka ringan, dan langsung dibawa ke rumah sakit.

Artanto ngebenerin bahwa yang bawa para korban ke rumah sakit adalah personel Brimob. “Yang bawa Brimob. Dia ada di lokasi. Karena kan kami ini pengamanan semua,” beber Artanto.

Nah, di titik inilah publik makin garuk kepala. Kalau memang murni kecelakaan, kenapa Brimob yang sibuk jadi sopir ambulans dadakan?

Dan kalau TKP pertama salah sebut, masa iya polisi yang tiap hari jaga jalan kok sampai nggak tahu bedain Dr Cipto sama Veteran? Kayak anak kos baru pindahan aja, masih bingung nanya “Mas, Alfamart deket sini lewat mana ya?”

Alasan “nggak tahu jalan” ini malah bikin misteri makin tebal. Soalnya, publik jadi mikir: kalau lokasi aja bisa salah, apalagi detail lain?

Jangan-jangan nanti ada revisi lagi: bukan di Veteran, tapi pindah ke jalan lain. Atau malah, plot twist paling gokil “ternyata bukan kecelakaan, tapi…?”. (bae)

You Might Also Like

Tol Trans Jawa Masih Lengang tapi Polisi Udah Siaga

Kurator Diteriaki, Hakim Bereaksi: Aset Sritex Bakal Dicek Ulang

Aliran Duit Lewat “Koordinator”? KPK Periksa 14 Saksi Kasus Sudewo

Preman Sok Jago Tendag Wanita Hamil Sampai Kesakitan

Pelajar SMA Lecehkan Bule Australia

TAGGED:iko juliant juniorpolda jatengpolisitkp kecelakaan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi Polri sedang melakukan patroli siber. Waduh! Polisi Intensif Patroli Siber, Omonganmu Pesan Burjo Lewat WA Pun Kini Bisa Diawasi
Next Article Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengikuti pertemuan dengan sejumlah tokoh yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Senin (1/9/2025). Foto: dok. Puan Maharani Ikut Dialog Bareng Presiden Prabowo dan Tokoh Bangsa, Janji DPR Lebih Buka Diri dan Kerja Bareng Pemerintah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

LATSARMIL - Calon manajer KDMP mengikuti latihan militer dasar.

Wow! Biaya Pelatihan Calon Manajer KDMP Rp45 Juta per Orang, Paling Gede untuk Latsarmil

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

“Ada Huruf K-nya”, Noel Lempar Clue, Publik Disuruh Tebak Partai

Januari 26, 2026
Dua terdakwa kasus penyekapan intel dalam kasus aksi May Day, jalani sidang di PN Semarang. (bae)
Hukum

Curhat Aktivis Undip: Bangun-bangun Ditangkap Polisi, Dibilang Tolol Ikut Aksi Demonstrasi

September 16, 2025
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

Pengacara Tolak Suap Rp400 Juta, Pilih Kawal Terus Kasus Kiai Pati Cabuli 50 Santriwati

Mei 6, 2026
Hukum

Akhirnya Kena Juga, Sopir Bus Laka Krapyak Resmi Tersangka

Desember 23, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dalih Polisi Ubah TKP Kecelakaan Iko Juliant Unnes: Bisa Jadi Anggota Tak Tahu Nama Jalan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?