Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gubernur: Jangan Biasakan yang Biasa, ASN Harus Berani Berinovasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Gubernur: Jangan Biasakan yang Biasa, ASN Harus Berani Berinovasi

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta para ASN di lingkungan Pemprov Jateng meninggalkan pola kerja normatif dan mulai berani membuat terobosan kreatif demi hasil kerja yang nyata dan berdampak.

T. Budianto
Last updated: Juli 23, 2025 4:01 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BERIKAN ARAHAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan II Tahun Anggaran 2025 di Gedung B Kantor Gubernur, Selasa (23/7). (Foto: Humas Pemprov)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa era birokrasi normatif sudah harus ditinggalkan. Dalam arahannya pada Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Triwulan II Tahun Anggaran 2025 di Gedung B Kantor Gubernur, Selasa (23/7), ia meminta aparatur sipil negara (ASN) untuk bekerja lebih kreatif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.

“Jangan biasakan yang biasa, biasakan yang benar. Karena yang biasa belum tentu benar. Kita perlu lompatan, bukan rutinitas,” ujarnya di hadapan para kepala OPD dan pejabat struktural.

Menurut Luthfi, birokrasi tidak cukup hanya sekadar menghabiskan anggaran secara administratif. ASN diminta aktif menciptakan terobosan dan solusi baru, bahkan sebelum anggaran tersedia.

“Tidak cukup hanya bicara pagu. Harus ada inisiatif. Evaluasi itu penting, tapi lebih penting lagi adalah hasil kerja nyata,” tegas mantan Kapolda Jateng ini. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi kinerja secara berkala, setidaknya setiap tiga bulan, serta penerapan sistem merit tanpa kompromi.

Harga Mati

Gubernur menolak keras praktik kedekatan personal dalam mutasi atau promosi jabatan. “Saya sudah tegaskan, tidak boleh ada istilah ‘orangnya gubernur’. Profesionalitas itu harga mati,” katanya.

Seluruh kepala OPD dan pimpinan unit kerja diminta bertanggung jawab penuh atas hasil dan proses di instansi masing-masing. Ia mengingatkan agar tak ada lagi hambatan birokrasi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Gubernur Taj Yasin menambahkan pentingnya sinergi dan komunikasi antarlembaga. “Kinerja yang sudah bagus harus ditingkatkan. Jangan sungkan koordinasi. Ini demi pelayanan publik yang lebih optimal,” tandasnya.

Rapat koordinasi ini menjadi penegas bahwa reformasi birokrasi di Jateng tak hanya soal administrasi, tetapi juga perubahan pola pikir dan budaya kerja. (*)

You Might Also Like

Jadi Tuan Rumah, Luthfi Targetin Jateng Juara Umum Pomnas XIX

DPRD Kota Semarang Minta Lubang Jalan Segera Diperbaiki

Gaspol Kemandirian Pangan, Pemprov Jateng Apresiasi Kolaborasi Hulu-Hilir

Superflu Cuma Lewat Timeline, Jateng Masih Aman

Budi Prakosa Resmi Jadi Pj Sekda Semarang, Ditantang Kendalikan 16 Ribu ASN dan Program Strategis

TAGGED:ahmad luthfigubernur jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Tuban, Jawa Timur, ditutup sehari setelah diresmikan. Padahal KDMP Pucangan adalah Koperasi Merah Putih Percontohan Bikin Geger! Baru Sehari Diresmikan, Koperasi Merah Putih Percontohan di Tuban Langsung Tutup
Next Article Puan: Perwira Muda Harus Jadi Benteng Rakyat yang Cerdas dan Humanis

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)

Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir

KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae)

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.

Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Dapur MBG Mesti Lulus “Ujian Steril” Dinkes

Oktober 22, 2025
Daerah

1.049 Pejabat Pemprov Dilantik, Luthfi Gaspol Merit System

Januari 15, 2026
Info

Embung Karangjati Bikin Petani Blora Nggak Bergantung Langit

Maret 3, 2026
Info

Luthfi Cek Rest Area, Biar Liburan Nataru Nggak Jadi Drama

Desember 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gubernur: Jangan Biasakan yang Biasa, ASN Harus Berani Berinovasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?