Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Singapura Incar Potensi Hijau Jateng, Investasi Tembus Rp2 Triliun di Awal 2025
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sirkular

Singapura Incar Potensi Hijau Jateng, Investasi Tembus Rp2 Triliun di Awal 2025

Kini, tugas selanjutnya adalah mengawal realisasi konkret dari peluang tersebut agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan di Jawa Tengah.

Nugroho P.
Last updated: Juli 2, 2025 9:58 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi (kanan) menemui Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, membahas investasi ekonomi hijau, Selasa (1/7/2025). *humas pemprov
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Gelombang investasi dari Singapura ke Jawa Tengah terus menunjukkan tren positif. Tak sekadar besar dalam nominal, arah investasi kini mulai menyasar sektor ramah lingkungan. Pada triwulan pertama tahun 2025 saja, realisasi investasi dari Negeri Singa itu tercatat mencapai Rp2,081 triliun.

Angka ini melanjutkan tren kenaikan signifikan dalam lima tahun terakhir. Jika pada 2021 investasi Singapura masih berada di kisaran Rp1,9 triliun, maka di 2022 melonjak menjadi Rp4,1 triliun, kemudian bertambah menjadi Rp4,6 triliun di tahun 2023, dan menembus Rp8,6 triliun sepanjang 2024.

Dalam suasana hangat diplomasi ekonomi, Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, melakukan pertemuan resmi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, Selasa (1/7/2025), di Semarang.

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk membuka babak baru kerja sama dua pihak dalam mengembangkan sektor ekonomi hijau di Jawa Tengah. Fokus utama adalah pemanfaatan potensi energi terbarukan yang melimpah di provinsi ini.

Menurut Gubernur Luthfi, kerja sama dengan Singapura bukanlah hal baru, namun arah dan fokusnya kini berkembang. “Kami sudah mendengar ketertarikan mereka untuk mengembangkan green industry. Ini tentu sejalan dengan rencana strategis kami ke depan,” ujar Luthfi usai pertemuan.

Ia menyebutkan bahwa Jawa Tengah memiliki sumber daya yang dapat dikembangkan, seperti energi surya, biomigas, hingga panas bumi. Luthfi optimis bahwa penguatan kerja sama dengan Singapura akan mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau.

“Dari sekitar 2,7 juta hektare lahan di Jateng, 1,5 juta sudah menjadi lahan pertanian. Sisanya dapat kita optimalkan untuk pengembangan energi baru terbarukan,” tambahnya.

Sebagai langkah lanjutan, pemerintah provinsi akan membentuk tim khusus untuk mematangkan rencana kerja sama. Bahkan, pihaknya siap mengirim delegasi ke Singapura untuk melakukan promosi langsung.

“Kami akan datang ke sana membawa potensi dan peluang. Singapura sangat terbuka, tinggal bagaimana kita merancang proposal dengan matang,” kata Luthfi yang ditemani Wakil Gubernur Taj Yasin.

Sementara itu, Dubes Kwok Fook Seng mengakui bahwa pihaknya memandang Jawa Tengah sebagai mitra strategis. Menurutnya, perkembangan kawasan industri di wilayah ini menunjukkan prospek yang menjanjikan.

“Kami mencermati pertumbuhan luar biasa di Kawasan Industri Kendal dan Batang. Gubernur juga sudah membicarakan kemungkinan perluasan ke sektor ekonomi hijau, dan itu sangat menarik,” ungkap Kwok.

Ia menambahkan bahwa kerja sama tidak hanya sebatas pada transfer teknologi, namun juga pengembangan kapasitas lokal dan penyerapan nilai tambah dalam negeri. “Nilai lokal akan menjadi bagian dari formula pembangunan industri ramah lingkungan ini,” jelasnya.

Sebagai negara dengan komitmen tinggi terhadap kelestarian lingkungan, Singapura melihat peluang besar di kawasan Asia Tenggara untuk mendorong industri rendah emisi. Jawa Tengah, dalam hal ini, dinilai sebagai salah satu wilayah yang paling siap.

Tak hanya energi, kerja sama juga akan mencakup sektor pendukung seperti infrastruktur, transportasi hijau, hingga riset dan pendidikan lingkungan.

Langkah ini sekaligus menjadi wujud komitmen Jawa Tengah dalam mendukung target Indonesia mencapai nol emisi karbon (net zero emission) pada 2060.

Dengan investasi yang terus tumbuh dan perhatian internasional yang mengarah ke sektor berkelanjutan, Jawa Tengah dinilai sedang menuju transformasi sebagai pusat ekonomi hijau di Indonesia.

Pertemuan tersebut menjadi salah satu tonggak penting yang menandai era baru kerja sama antarnegara, tak hanya soal modal, tetapi juga visi pembangunan berkelanjutan.

Kini, tugas selanjutnya adalah mengawal realisasi konkret dari peluang tersebut agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan di Jawa Tengah. (bae)

You Might Also Like

DPR Minta Industri Semen Pelopori Gerakan Energi Hijau

327 Desa di Jateng Pilih Jalan Antikorupsi

Nggak Ada Open House, Luthfi Pilih Lebaran Bareng Anak Panti & Penyandang Disabilitas

Jateng Mau Jadi Rumah Besar Investasi

EBT Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Global 21 Persen pada 2060, Ini Syaratnya

TAGGED:gubernur jatenggubernur jateng ahmad luthfiinvestasi di jawa tengahinvestasi singapuraWakil Gubernur Taj Yasin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) RI. Putusan MK Soal Pemisahan Pemilu Bikin DPR Meradang
Next Article Ketua DPR RI Puan Maharani Sikapi Putusan MK, Puan Segera Kumpulkan Seluruh Parpol

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TITIK GEMPA--BMKG merilis titik lokasi gempa di Banjarnegara, Jateng. (ist)

Hari Ini Banjarnegara Diguncang Gempa, BMKG Sebut Dampak Sesar Aktif

Macan Kumbang Batang Dirawat Tim Dokter, Dipantau 24 Jam

Pemprov Bagikan Ratusan Kursi Roda Adaptif, Buka Jalan untuk Penyandang Disabilitas

34 Hoaks Terdeteksi di Semarang, Pemkot: Jangan Sampai Kejar Viral Malah Kena Masalah

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyambangi para atlet yang sedang berlatih di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (16/5/2025)
Olahraga

Gubernur Luthfi Dorong Atlet Jateng Giat Berlatih untuk Songsong PON 2028

Mei 16, 2025
Info

Dapat Kacamata dari Kiai, Luthfi Kayak Diingetin: “Liat Rakyat Jangan Setengah-Setengah”

Maret 20, 2026
Walikota Semarang Agustina Wilujeng melihat peta nama jalan YB Mangunwijaya yang baru saja diresmikan. Foto: dok/bae.
DaerahSirkular

Dari Sampah Jadi Harapan! Jalan Menuju TPA Jatibarang Kini Bernama Jalan YB Mangunwijaya

September 9, 2025
Pemudik sedang berada di Res Area Tol Semarang-Solo.
Info

Lalu Lintas Nataru di Jateng Belum Padet Banget, Luthfi: Masih Cenderung Datar

Desember 23, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Singapura Incar Potensi Hijau Jateng, Investasi Tembus Rp2 Triliun di Awal 2025
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?