Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Undip Anggarkan Rp 11,9 Miliar Bangun Jogging Track
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Undip Anggarkan Rp 11,9 Miliar Bangun Jogging Track

T. Budianto
Last updated: Juli 10, 2025 2:25 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PELETAKAN BATU PERTAMA: Pejabat Undip melakukan seremonial peletakan batu pertama pembangunan jogging track di area hutan kampus. (Foto: Ist)
SHARE

NARAKITA, SEMARANG- Universitas Diponegoro (Undip) menggelontorkan dana Rp11,9 miliar untuk membangun jogging track di kawasan hutan kampus Tembalang, Kota Semarang.

Lingkup pekerjaan mencakup penataan lahan seluas 35.000 meter persegi membentang sepanjang 440 meter dari pos satpam utama hingga Jembatan Sikatak di kamlus tersebut.

Fasilitas yang akan dibangun antara lain jalur pedestrian atau jogging track, ruang terbuka hijau, taman tematik (berisi pohon langka, taman buah, dan taman bunga), area gym outdoor, gazebo, tribun, toilet, pelataran.

Proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu tujuh bulan, dimulai 19 Mei hingga 14 Desember 2025. Undip ingin pelaksanaan pekerjaan berjalan lancar dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas dan transparansi.

“Kami berkomitmen supaya proses pembangunan ini bisa tepat waktu dan tepat biaya,” jelas pejabat Undip, Ari Eko Widyantoro dalam keterangan tertulisnya yang diterima Narakita, Jumat (13/6).

Sebenarnya, Undip telah memiliki jogging track yang dibangun pada 2021. Diharapkan, keberadaan jogging track 2 menjadi alternatif tempat olahraga sekaligus wisata edukasi.

Hutan Aktif

Jogging track 2 ini memanfaatkan area hutan kampus yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai peneduh. Kini, kawasan tersebut dikembangkan menjadi hutan aktif yang dapat dimanfaatkan untuk beraktivitas fisik maupun rekreasi.

Rektor Undip, Prof Suharnomo menyatakan, pembangunan ini merupakan bagian dari keberlanjutan pembangunan kampus yang sehat dan ramah lingkungan. “Jogging track 2 ini adalah bagian dari visi untuk menghadirkan ruang fungsional dan inklusif di kawasan kampus Undip,” ujarnya.

Salah satu keistimewaan jogging track 2 adalah hadirnya Taman Agrowisata yang akan dikelola bersama Program Studi Pertanian dan Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip.

Taman Agrowisata ini dilengkapi dengan buah melon, durian jenis musangking, ada peternakan sapi pedaging dan ayam pedaging. Taman Agrowisata ini terbuka dan bisa dinikmati oleh masyarakat umum. (Bai)

You Might Also Like

Semarang Dukung PAUD Emas, Siapkan Bocil Jadi Generasi 2045

RUU Sisdiknas, Wajib Belajar Jadi 13 Tahun

Guru Besar UGM Kecele, Dialog Prabowo Berujung Pintu Tertutup

Jas Almet Undip Ganti Warna, Rektor: Masa Keren Gini Dibilang Mirip Terpal

Sekolah Swasta Minta “Dilirik” Serius, Bukan Nunggu Sisa Kuota

TAGGED:joging track undiprektor undipuniversitas diponegoro
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin. Gus Yasin Sebut Giant Sea Wall Semarang Demak akan Dibikin Lebih Panjang, sampai Mana?
Next Article Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang disebut kader PSI penuhi syarat sebagai nabi. Jokowi Bungkam soal Izin Tambang Nikel Raja Ampat: “Itu Urusan Teknis”, Tapi Lingkungan Rusak Siapa Tanggung?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Daop 4 Tutup Enam Perlintasan Liar Sepanjang 2026

MATA UANG - Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dolar AS.

Terpuruk! Rupiah Semakin ‘Sujud’ di Kaki Dolar AS, Tembus Rp17.727 per USD

Tanggul Sungai Plumbon Jebol, Huntara Disiapkan

MEMBAHAS DIALEK--Pemerhati bahasa Jawa Semarangan, Hartono Samidjan, menjelaskan ciri khas dialeg Semarang saat ditemui di rumahnya, Kamis (14/5/2026). (bae)

Bahasa Ibu Pelan-pelan Hilang Sejak Digeser Bahasa Indonesia di Sekolah, Dampaknya Terasa!

KECANTIKAN BUKAN SULAP - Praktisi kecantikan dari Immoderma Aesthetics and Wellness Clinic, dr Teddy August, menegaskan bikin glowing wajah yang sehat gak bisa dilakukan secara instan. (dul)

Glowing Instan Bisa Berujung Petaka, dr. Teddy: Gak Segampang Itu, Kecantikan Bukan Sulap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Undip Mulai Cari Wali Amanat Baru

Februari 5, 2026
Staf Bidang SMA Disdikbud Jateng, Subeno saat saat menjadi narasumber diskusi bertema 'No Chaos, No Justice?' di Titik Kumpul 2 SKS, kantor BacaAja, Semarang, Rabu (8/4/2026). (bae)
Pendidikan

Ihwal Unjuk Rasa Pelajar, Disdikbud Jateng: Demo Boleh tapi Jangan Gampang Kena Hasutan

April 9, 2026
Tim Sar Sidoarjo sedang mengevakuasi reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo Jawa Timur yang ambruk. dari 42 ribu pesantren se_indonesia, hanya 51 pesantren yang bangunannya memiliki ijin atau legal. Foto: dok/PemkabSidoarjo
Pendidikan

42 Ribu Pesantren, Cuma 51 yang Legal. Serius Nih?

Oktober 8, 2025
Pendidikan

Huruf Cemerlang Ario Bawa Guru Cantik Banjarnegara Jadi Juara Porsenijar Jateng

Oktober 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Undip Anggarkan Rp 11,9 Miliar Bangun Jogging Track
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?