Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tren Buruk Patah di Jakabaring
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Tren Buruk Patah di Jakabaring

T. Budianto
Last updated: November 8, 2026 4:03 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
RAYAKAN GOL: Para pemain PSIS Semarang merayakan gol saat melakoni laga tandang melawan Sumsel United dalam lanjutan pekan ke-9 Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (7/11/2026). (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, PALEMBANG– Catatan buruk empat laga tanpa kemenangan akhirnya patah di Stadion Jakabaring. PSIS Semarang pulang dari Palembang dengan senyum lebar setelah melumat Sumsel United 4-1.

Mahesa Jenar bukan cuma membawa pulang tiga poin, tetapi juga sedikit mengurangi tekanan yang belakangan menghantui tim dan sang pelatih, Widodo Cahyono Putro.

Kemenangan tersebut diraih dalam lanjutan pekan ke-9 Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (7/11/2026) sore.

Sebelum pesta empat gol ini, PSIS melewati empat laga tanpa kemenangan dengan catatan dua kali imbang dan dua kali kalah. Kini, keran kemenangan akhirnya kembali terbuka.

Baca juga: PSIS Mandul Empat Laga, Widodo C Putro Kecewa Berat

PSIS langsung tancap gas sejak babak pertama. Keunggulan 1-0 datang pada menit ke-15 setelah Kenneth Ngwoke mencetak gol bunuh diri. Deri Corfe kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-38.

Memasuki babak kedua, Mahesa Jenar belum mau mengendurkan serangan. Jonathan Bustos memperlebar jarak menjadi 3-0 pada menit ke-58, sebelum Lorensius Sabda menambah gol keempat pada menit ke-79.

Sumsel United hanya mampu membalas satu gol. Skor 4-1 pun menjadi penutup laga sekaligus hadiah manis bagi PSIS yang sudah cukup lama puasa kemenangan.

Seusai pertandingan, pelatih PSIS, Widodo Cahyono Putro mengaku bersyukur timnya akhirnya kembali merasakan kemenangan. “Puji syukur alhamdulillah untuk PSIS Semarang dan kami yang telah memenangkan pertandingan pada laga hari ini. Memang dalam empat pertandingan sebelumnya kami tidak pernah menang,” kata Widodo.

Apresiasi Pemain

Ia mengapresiasi kerja keras pemain yang mampu membawa pulang tiga poin dari kandang lawan. Namun, kemenangan besar ini diminta tidak membuat skuad PSIS cepat puas.

Menurutnya, perjalanan kompetisi masih panjang sehingga konsistensi dan fokus harus tetap dijaga. Para pemain juga diminta terus bekerja keras, menjaga kerendahan hati, dan tidak terlena dengan satu hasil positif.

Ada satu pernyataan Widodo yang cukup menggelitik seusai pertandingan. Dengan nada bercanda, ia menyinggung nasibnya sebagai pelatih jika PSIS kembali gagal meraih hasil positif. “Jika tidak bermain ngotot, kami bisa kalah dan nanti saya dipecat,” kelakarnya.

Di balik candaan tersebut, Widodo menegaskan kemenangan tidak datang begitu saja. Diperlukan daya juang, kerja keras, dan komitmen bersama seluruh pemain.

Baca juga: Tren Positif Berlanjut, Gol Telat Hari Nur Selamatkan PSIS

Ia juga mengapresiasi sejumlah gol yang lahir melalui skema permainan tim. Menurutnya, pola tersebut perlu terus diasah agar PSIS semakin tajam dalam pertandingan berikutnya. “Kita boleh senang, tetapi jangan berlarut-larut; kita harus segera fokus pada pertandingan berikutnya,” tegasnya.

Kemenangan 4-1 ini memang menjadi suntikan moral penting bagi Mahesa Jenar. Namun, satu kemenangan belum otomatis menghapus semua persoalan yang sebelumnya membayangi tim.

Setidaknya, untuk sementara Widodo bisa bernapas lebih lega. Sebab, di sepak bola, kemenangan bukan cuma soal tiga poin, tetapi kadang juga soal memperpanjang masa kerja pelatih.

PSIS akhirnya menang besar, suporter bisa tersenyum, dan kursi Widodo mungkin sedikit lebih hangat. Tapi jangan sampai kemenangan ini cuma jadi obat penunda, bukan awal kebangkitan. (tebe)

You Might Also Like

Kasus Bullying di Pemalang Disorot, Pemprov: CCTV Jangan Cuma Jadi Pajangan

Janji Perampingan Tinggal Janji: Jumlah Pengurus KONI Jateng Bertambah

Soal Enam Hari Sekolah, Pemkot Nggak Mau Grusa-Grusu

Dunia Siap Bantu tapi Pemerintah Tutup Pintu, Takut Borok Lahan Ketahuan?

Kiai Adnan, Mantan Ketua PWNU Jateng dan Sosok Akademisi Itu Telah Wafat

TAGGED:headlineMahesa Jenarpanser biruPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dari Landak sampai Burung Unta, Ngrembel Asri Punya Tetangga yang Tak Biasa!
Next Article Green Jobs Bukan Cuma Urusan Anak Teknik, Gen Z Harus Jadi Talenta Serbabisa!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi persiapan personel menghadapi tanggap darurat bencana banjir.

Semarang Siaga Bencana, Warga Bisa Lapor Lewat Call Center 112

Pengangguran Gen Z Tembus 17 Persen

TERIMA PENGHARGAAN: Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang mewakili perusahaan, menerima penghargaan CNN Indonesia Awards 2026. (ist)

Dipimpin Ady Setiawan, PDAM Tirta Moedal Raih Penghargaan

Green Jobs Bukan Cuma Urusan Anak Teknik, Gen Z Harus Jadi Talenta Serbabisa!

Tren Buruk Patah di Jakabaring

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden RI Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Politik

Mic Bocor, Prabowo Minta Dikenalkan Anak Trump untuk Bisnis?

Oktober 14, 2025
Pendidikan

3 Juni SPMB SMA/SMK Jateng Dibuka, Kursinya Cuma 40 Persen

Mei 13, 2026
Pendidikan

Ribuan Pramuka Tumpah Ruah di Gunungpati, Luthfi Dorong Kolaborasi Bangun Ketahanan Bangsa

Agustus 25, 2025
Info

Salatiga Bakal Jadi “Istana” Dadakan, 100 Lebih Raja dan Sultan Siap Kumpul

Juni 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tren Buruk Patah di Jakabaring
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?