BACAAJA, SEMARANG – Peta ancaman banjir Kota Semarang menunjukkan persoalan yang tak bisa dilepaskan dari kondisi geografis.
Wilayah pesisir utara yang lebih rendah menjadi kawasan dengan ancaman banjir paling tinggi, sementara wilayah selatan relatif lebih aman dari banjir tetapi menyimpan risiko longsor.
Berdasarkan Peta Ancaman Banjir BPBD Kota Semarang, sejumlah kecamatan di pesisir utara masuk kategori ancaman tinggi.
Wilayah tersebut meliputi Genuk, Gayamsari, Semarang Timur, Semarang Utara, Tugu, dan Semarang Barat.
Bacaaja: Tiga Orang Meninggal karena Banjir Semarang
Bacaaja: Pakar Soroti Arah Pembangunan Kota Semarang: Soal Pesisir hingga Tata Ruang
Ancaman serupa juga membayangi Pedurungan serta sebagian wilayah Semarang Tengah yang masuk kategori sedang hingga tinggi.
Peta tersebut memperlihatkan konsentrasi ancaman di kawasan pesisir dan dataran rendah. Sejumlah titik yang mendapat perhatian khusus antara lain Kaligawe, Tambakrejo, Sawah Besar, Trimulyo, Terboyo, Kemijen, Tanjungmas, Bandarharjo, Muktiharjo, dan Mangkang.
Kawasan-kawasan tersebut perlu mendapat perhatian karena ancaman banjir tersebar di wilayah utara Semarang, terutama pada area yang berdekatan dengan pesisir dan jaringan sungai.
Sementara itu, wilayah selatan seperti Gunungpati, Banyumanik, dan Gajahmungkur relatif lebih aman dari ancaman banjir. Namun, kondisi geografisnya membuat kawasan tersebut tetap perlu mewaspadai potensi tanah longsor.
Ketua BPBD Kota Semarang Endro Pudyo Martantono mengatakan, kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan telah dilakukan sejak sekarang, mengingat puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Januari hingga Februari 2027.
“Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Januari-Februari 2027, sehingga kesiapsiagaan sudah kami mulai sejak sekarang,” ujarnya saat dikonfirmasi via Pesan WA, Sabtu (7/11/2026).
BPBD mengoptimalkan pemantauan wilayah rawan, sistem peringatan dini, serta koordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi potensi bencana.
Pemetaan ancaman tersebut menjadi salah satu dasar untuk menentukan prioritas penanganan, terutama di kawasan yang berulang kali berhadapan dengan banjir. (dul)

