Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 31 Ribu Liter Minyak Jelantah Terkumpul, ASN Jateng Pecahkan Rekor MURI
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sirkular

31 Ribu Liter Minyak Jelantah Terkumpul, ASN Jateng Pecahkan Rekor MURI

T. Budianto
Last updated: November 3, 2026 9:28 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
ATM BIODROP: Ketua Tim Penggerak PKK/Posyandu Jateng, Nawal Arafah Yasin memeragakan cara menyetorkan minyak goreng bekas ke mesin ATM biodrop pada penyerahan rekor MURI pengumpulan jelantah di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Semarang, Senin (2/11/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Minyak goreng bekas biasanya punya dua nasib: disimpan sampai lupa atau langsung dibuang ke saluran air. Namun di Jateng, limbah dapur ini justru berubah jadi prestasi.

Sebanyak 31.032,44 liter minyak jelantah berhasil dikumpulkan ASN dan pegawai BUMD. Hasilnya, Pemprov Jateng diganjar rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Capaian tersebut melibatkan 60.680 pegawai dari lingkungan Pemprov Jateng. Piagam penghargaan diserahkan Senior Representative MURI Wilayah Semarang dan Jawa Tengah, Ari Andriani, kepada Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen yang mewakili Gubernur.

Penyerahan berlangsung dalam Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah 2026 di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Senin (2/11/2026).

Baca juga: Wagub Dorong Jateng Ngebut ke Energi Hijau

Taj Yasin mengatakan, gerakan pengumpulan minyak jelantah bukan sekadar urusan mengurangi sampah rumah tangga. Ada persoalan kesehatan masyarakat yang ikut menjadi perhatian.

“Program pengumpulan minyak jelantah ini tidak hanya berbicara tentang lingkungan atau sampah, tetapi juga kesehatan. Bagaimana masyarakat kita tidak mengonsumsi minyak yang sudah berkali-kali digunakan sehingga lebih sehat,” ujarnya.

Gerakan tersebut juga terus diperluas hingga melibatkan 35 kabupaten/kota. Ketua Posyandu Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengatakan pihaknya tengah memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk memudahkan masyarakat mengumpulkan minyak bekas.

ATM Biodrop

Salah satu inovasinya adalah penyediaan mesin ATM biodrop. Melalui fasilitas ini, masyarakat bisa menyetorkan minyak jelantah dan memperoleh nilai rupiah yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing.

Artinya, minyak bekas menggoreng tempe, ayam, atau ikan tak harus berakhir menjadi limbah yang mencemari lingkungan. Jika dikelola dengan benar, masih ada nilai ekonomi yang bisa diperoleh.

Namun, agenda Pemprov Jateng dalam rapat koordinasi tersebut tak berhenti pada urusan jelantah. Pemprov juga meluncurkan Program Pandu Tangguh untuk memperkuat peran kader Posyandu dalam mendampingi masyarakat mengakses layanan dan bantuan sosial melalui aplikasi Perlinsos.

Nawal menjelaskan, kader Posyandu dari 35 kabupaten/kota akan mendapatkan pelatihan penggunaan aplikasi tersebut. Mereka diharapkan membantu warga yang menghadapi persoalan ketidaksesuaian data kesejahteraan, termasuk ketika data desil tidak mencerminkan kondisi sebenarnya atau saat mengajukan sanggahan bantuan sosial.

Baca juga: Gaskeun Energi Bersih: Jateng Resmi Luncurkan ‘Forum Anti Emisi’

Selain itu, Posyandu Jateng menjalin kerja sama dengan Universitas Diponegoro, khususnya bidang psikologi, untuk memperkuat layanan kesehatan mental di masyarakat. Kolaborasi ini juga membuka peluang keterlibatan mahasiswa melalui KKN tematik dan penelitian.

Saat ini, jumlah Posyandu di Jateng yang telah terdata mencapai lebih dari 20.000 unit. Jumlah tersebut menjadikan Jateng sebagai provinsi dengan Posyandu teregistrasi terbanyak di Kementerian Kesehatan.

Dalam kesempatan itu, sejumlah Posyandu tingkat kabupaten/kota, desa, dan kelurahan juga mendapat apresiasi atas dedikasi serta inovasi pelayanan masyarakat.

Rekor MURI memang membanggakan. Tetapi, pekerjaan rumah sesungguhnya justru dimulai setelah piagam diterima. Sebab, lingkungan tidak cukup diselamatkan dengan mengumpulkan jelantah sekali, lalu kembali membuangnya sembarangan. Jangan sampai rekor sudah pecah, tetapi kebiasaan lama tetap utuh. (tebe)

You Might Also Like

Nama AHY Disebut Sonny Sonjaya Ikut Nikmati Korupsi MBG, Demokrat Pasang Garis Tegas

Purbaya Bilang Anggaran MBG akan Dipangkas hingga Kurang dari Rp200 Triliun, Beneran Pak?

Bazar Keramik Sango Diserbu Pengunjung, Jastip Ikut Ngeborong Buat Dijual Lagi

Satu Tahun Agustina-Iswar: Klaim Mulai Bisa Jinakkan Banjir

Jateng Ngebut Soal Integritas ASN

TAGGED:ATM BIODROPheadlineminyak jelantahpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ratusan Pohon Buah Ditanam di Gedongsongo, Ini Pesan Taj Yasin untuk Gen Z
Next Article Investasi Rp9,7 Triliun Siap Masuk Jateng, Investor Vietnam hingga Tiongkok Mulai Melirik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Peneliti Puskampol Indonesia, Andy Suryadi.

Puskampol Pertanyakan Akurasi Data Intelijen, Polemik Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo

MASA DEPAN PEMILU - Seminar Nasional Kelompok Studi Hukum Islam (KSHI) Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (FH Undip), membahasa masa depan hukum Pemilu di Indonesia.

Politik Uang hingga Putusan Ijazah Gibran Jadi Sorotan, KSHI FH Undip Bahas Masa Depan Hukum Pemilu

LIMPAHKAN TERSANGKA: Dua tersangka kasus penyelundupan 1,59 juta batang rokok ilegal, BF dan ASE (kaus oranye) diserahkan penyidik ke penuntut umum Kejari Kota Semarang. (ist)

Penyelundup 1,59 Juta Batang Rokok Ilegal dalam Truk Tangki Air Segera Diadili

Ilustrasi Akal Imitasi (AI) bisa menjadi ancaman bagi tenaga kerja.

Rekor di Asia Tenggara! Orang Indonesia Doyan Bikin Gambar Pakai Gemini AI, Sehari 9 Juta Gambar

Pemkab Ajak Warga Ngawi Melek Tata Ruang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Megawati Soekarnoputri saat menziarahi makam ayahnya, Soekarno, di Blitar, pada 2024.
Info

Cerita Pilu Megawati: Soeharto Larang Jenazah Bung Karno Dimakamkan di TMP

November 3, 2025
PEDAGANG MENGELUH - Pedagang kecil di Pasar Ngaliyan mengeluhkan mahalnya kedelai impor sebagai harga bahan baku tempe. (dul)
Ekonomi

Rakyat Gak Butuh Dolar tapi Ukuran Tempe Jadi Kecil, Pedagang Ngeluh Sepi Pembeli

Mei 26, 2026
IHSG KEMBALI RONTOK - Ilustrasi bursa saham kembali nyungsep. IHSG kembali rontok.
Ekonomi

IHSG Rontok! Dua Hari Berturut Kena Trading Halt, Ekonomi Indonesia Bakal Ambruk?

Januari 29, 2026
DaerahSepak Bola

Pulang ke Rumah, Rio! PSIS Panggil Lagi Bek Andalan Lama

Januari 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 31 Ribu Liter Minyak Jelantah Terkumpul, ASN Jateng Pecahkan Rekor MURI
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?