BACAAJA, SEMARANG – Prestasi yang diukir Syabilla Rizkia Putri Raharja dalam kejuaraan selam harus dibayar mahal. Atlet selam asal Kabupaten Jepara itu meninggal saat berlaga di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.
Syabilla meninggal dunia saat bertanding di perairan Semarang Barat, Kota Semarang, Minggu (25/10/2026). Ia diduga mengalami kelelahan saat mengikuti nomor selam laut.
Peristiwa tragis itu terjadi ketika perlombaan memasuki putaran ketiga. Yang membuat kepergiannya semakin menyedihkan, Syabilla sebelumnya sudah menyumbangkan dua medali emas untuk kontingen Jepara.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Erlin Tan Jaya membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan informasi dari panitia dan tim medis, Syabilla diduga mengalami kelelahan saat bertanding.
“Informasi dari panitia dan tim medis, korban diduga mengalami kelelahan saat bertanding,” kata Erlin.
Lambaian Tangan Terakhir sebelum Tenggelam
Perlombaan selam laut dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Menurut Erlin, seorang saksi yang bertugas sebagai motoris perlombaan melihat Syabilla sempat melambaikan tangan saat memasuki putaran kedua.
Namun, situasi berubah ketika perlombaan memasuki putaran ketiga sekitar pukul 09.10 WIB.
“Pada putaran ketiga, korban mulai tenggelam dan terlihat tidak bergerak,” jelas Erlin.
Melihat kondisi tersebut, saksi langsung berupaya memberikan pertolongan. Syabilla kemudian dievakuasi ke tepi area renang.
“Melihat kejadian itu, saksi langsung bergerak cepat melakukan pertolongan dan mengevakuasi korban ke tepi area renang,” tambahnya.
Setelah dievakuasi, Syabilla mendapatkan penanganan medis dan dibawa ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB.
Dua Medali Emas Jadi Kenangan untuk Jepara
Kepergian Syabilla meninggalkan duka mendalam bagi kontingen Jepara. Atlet muda tersebut sebelumnya berhasil meraih dua medali emas pada nomor 100 meter dan 200 meter finis putri di Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Pemerintah Kabupaten Jepara menyampaikan belasungkawa melalui akun Instagram resminya, @pemkabjepara. Dalam unggahannya, pemerintah daerah mengenang Syabilla sebagai atlet yang telah memberikan kontribusi penting bagi kontingen Jepara.
Ucapan duka juga disampaikan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jepara melalui akun Instagram @konijepara.
KONI Jepara mengenang Syabilla sebagai atlet selam yang berjuang dengan gigih dan telah mengharumkan nama daerah. Dedikasi serta prestasinya disebut akan menjadi bagian dari sejarah olahraga Jepara.
Sebagai bentuk penghormatan, KONI Jepara mengajak seluruh anggota kontingen mengenakan pita hitam untuk mengenang perjuangan Syabilla.
“Terima kasih, Syabilla. Terima kasih, Patriot Olahraga Jepara. Perjuanganmu akan selalu kami kenang,” tulis KONI Jepara.
KONI Jepara juga mendoakan agar almarhumah mendapat ampunan atas segala dosa, diterima amal ibadahnya, dan memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Kepergian Syabilla menjadi kehilangan besar bagi dunia olahraga Jepara. Dua medali emas yang diraihnya kini menjadi kenangan atas perjuangan dan dedikasinya dalam membela daerah di ajang Porprov Jawa Tengah 2026. (*)

