Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 150 Pelajar Semarang Adu Gagasan soal Keadilan dan Masa Depan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

150 Pelajar Semarang Adu Gagasan soal Keadilan dan Masa Depan

T. Budianto
Last updated: Oktober 24, 2026 2:45 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SWAFOTO: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti berswafoto bersama para pelajar peserta workshop English Speech Contest 2026 di Kampus Unisbank Semarang, belum lama ini. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Bahasa Inggris bukan cuma modal buat ngobrol sama bule atau bikin caption LinkedIn kelihatan keren. Kalau dipakai dengan benar, kemampuan ini bisa jadi senjata untuk menyuarakan gagasan, mengkritisi persoalan, bahkan memimpin perubahan. Inilah semangat yang dibawa English Speech Contest di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mendorong pelajar mengasah literasi sekaligus kemampuan berbicara lewat kompetisi bertema “Young Voices for Justice, Humanity, and Future Leadership”. Kegiatan yang melibatkan 150 pelajar itu diawali dengan workshop di Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang, belum lama ini.

Baca juga: Pelajar Boleh Ikut Demonstrasi, Peradi SAI Semarang Ingatkan Perlunya Paham Aturan Main

Bagi Agustina, literasi bukan sekadar rajin membaca atau menumpuk informasi. Pelajar juga perlu mampu memilah informasi, berpikir kritis, lalu menyampaikan pendapat dengan alasan yang masuk akal.

“Literasi menjadi bekal bagi pelajar untuk memahami berbagai persoalan dan mengembangkan cara berpikir kritis. Melalui English Speech Contest, pelajar juga belajar menyampaikan gagasan secara terstruktur, percaya diri, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Tahapan Kontes

Lewat Dinas Arsip dan Perpustakaan, Pemkot Semarang mengemas kegiatan ini dalam beberapa tahap. Peserta harus mengirimkan video pidato berbahasa Inggris paling lambat Jumat (23/10), dengan menyertakan tagar #escaarpus2026.

Dari seluruh peserta, juri Fakultas Bahasa Unisbank akan memilih 10 finalis. Nama-nama yang lolos dijadwalkan diumumkan Minggu (25/10), sebelum tampil langsung di babak final di Balai Kota Semarang pada Selasa (27/10).

Di babak penentuan, peserta tak cukup hanya bermodal aksen keren. Penguasaan materi, kekuatan argumentasi, pelafalan, hingga kepercayaan diri saat berbicara di depan audiens ikut menjadi perhatian. Dari 10 finalis, enam peserta akan ditetapkan sebagai juara.

Baca juga: Pelajar Juara Lomba Resensi Buku Koleksi Perpusda Banjarnegara Terima Penghargaan

Workshop membekali peserta dengan teknik public speaking, penyusunan argumen, pelafalan, intonasi, ekspresi, dan bahasa tubuh. Mereka juga mendapat materi tentang hukum, etika, kepemimpinan, serta pengembangan karakter yang relevan dengan tema lomba.

Harapannya, pelajar Semarang tak hanya berani bicara dalam bahasa Inggris, tetapi juga punya isi ketika menyampaikan pendapat. Sebab, kefasihan berbicara bakal lebih berarti jika dibarengi wawasan dan kemampuan memahami persoalan.

Pada akhirnya, dunia tak kekurangan orang yang lancar bicara. Yang masih perlu diperbanyak adalah mereka yang mampu membedakan fakta dari asumsi, berani menyampaikan kebenaran, dan tak mendadak kehilangan suara saat berhadapan dengan persoalan nyata. Jangan sampai pidatonya sudah go international, tetapi kepedulian sosialnya masih tersangkut di ruang kelas. (tebe)

You Might Also Like

Agustina Bidik TPA Jatibarang Jadi Pabrik Maggot

Jelang Pawai MTQ, PKL Depan Kantor Gubernur Jateng Disterilkan

Harta Karun 134 Tahun Pulang ke Semarang, Pemkot Siapkan Museum Maritim

Minum Kopi Jangan Asal, Ada Doanya, Warisan Para Sufi

Guru Madrasah Belajar Meracik Pembelajaran Interaktif di Unwahas

TAGGED:agustina wilujengEnglish Speech Contestpemkot semarangUNISBANK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Bidik Investasi Rp110 Triliun hingga Akhir 2026
Next Article Notaris Go Digital, Integritas Harga Mati

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kirab Obor Porprov Jateng XVII Lintasi Lima Daerah, Kendal Jadi Tempat Singgah

Api Abadi Mrapen Nyalakan Semangat Porprov Jateng XVII

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan

Dari Lawang Sewu ke Layar Dunia, Agustina Bidik Semarang Jadi Kota Sinema

Notaris Go Digital, Integritas Harga Mati

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gambaran kemeriahan Festival Kota Lama (FKL) 2025 di Semarang. FKL 2025 digelar mulai 6-14 September 2025. Opening Ceremony digelar 8 September 2025. Foto: dok/humas
Daerah

Festival Kota Lama 2025 Siap Pecah Banget! Dari Musik, Fashion, Sampai Kuliner Nostalgia, Semua Ada!

September 6, 2025
Olahraga

SD Wonotingal Juara Junior Putri Cup 2026

September 13, 2026
Pendidikan

Guru Diminta Upgrade Cara Main Abad ke-21

Februari 5, 2026
Info

Semarang Kebanjiran Lagi, Wali Kota: Soal Drainase Nggak Bisa Kerja Sendirian

Mei 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 150 Pelajar Semarang Adu Gagasan soal Keadilan dan Masa Depan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?