Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Menhaj Gus Irfan Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Akademisi: Ngono Ya Ngono, Neng Ojo Ngono, Gus . . .
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Viral

Menhaj Gus Irfan Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Akademisi: Ngono Ya Ngono, Neng Ojo Ngono, Gus . . .

R. Izra
Last updated: Oktober 23, 2026 4:43 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
CUCU PENDIRI NU - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Irfan Yusuf adalah cucu dari pendiri NU KH Hasyim Asy'ari. Ayah Gus Ifran, KH Yusuf Hasyim, adalah putra bungsu KH Hasyim Asy'ari dan Ny Nafiqah.
CUCU PENDIRI NU - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Irfan Yusuf adalah cucu dari pendiri NU KH Hasyim Asy'ari. Ayah Gus Ifran, KH Yusuf Hasyim, adalah putra bungsu KH Hasyim Asy'ari dan Ny Nafiqah.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Tanpa tedeng aling-aling, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan angkat kedua anaknya jadi tenaga ahli di kementerian yang dipimpinnya.

Walhasil, kedua anak tersebut jadi pejabat di Kemehaj dengan Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani ayah mereka.

Tentu saja, langkah Menhaj Gus Irfan, yang merupakan cucu dari pendiri organisasi Nahdlatul Ulama (NU) Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari ini menjadi sorotan tajam.

Perlu diketahui, ayah Gus Irfan adalah KH Yusuf Hasyim yang merupakan anak bungsu dari pasangan KH Hasuim Asy’ari dan Nyai Nafiqah.

Bacaaja: Dana Bencana Dikorupsi, DPR Singgung Hukuman Mati
Bacaaja: Jejak Adik Kepala BNPB dalam Pusaran Korupsi Dana Bencana, Jadi Tersangka OTT KPK

Surat Keputusan Menteri Haji dan Umrah Nomor 3 Tahun 2026 tersebut ramai beredar di media sosial (medsos) dan pesan berantai.

Dalam surat itu, terdapat sembilan nama yang diangkat sebagai tenaga ahli Menteri Haji dan Umrah. Dua di antaranya adalah Barbarossa Muhammad Farros yang tercantum di urutan kedua dan Gibran Muhammad Fawwas di urutan ketujuh.

Dengan demikain, dua dari tiga anak Gus Irfan, diangkat jadi pejabat di kementerian yang dipimpin ayah mereka.

Burhanuddin Muhtadi Singgung Soeharto

Pengamat dan Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Burhanuddin Muhtadi, turut menyoroti pengangkatan tersebut.

Melalui unggahannya di media sosial X pada Jumat (23/10/2026), Burhan membandingkan langkah Gus Irfan dengan Presiden ke-2 RI, Soeharto.

Menurut Burhan, Soeharto membutuhkan waktu puluhan tahun sebelum mengangkat putrinya, Siti Hardiyanti Rukmana atau Tutut, menjadi menteri.

“Soeharto perlu puluhan tahun mengangkat Tutut jadi menteri,” tulis Burhan.

Sebaliknya, Burhan menilai Gus Irfan tidak membutuhkan waktu lama untuk mengangkat dua putranya sebagai tenaga ahli di kementerian yang dipimpinnya.

“Menteri Haji ini tak perlu waktu lama buat mengangkat dua putranya sebagai tenaga ahli. Ngono yo ngono neng ojo ngono, Gus…” pungkasnya.

Polemik ini juga memunculkan pertanyaan mengenai kepatutan pejabat publik dalam mengangkat anggota keluarga ke posisi di lingkungan pemerintahan.

Berkaca pada OTT KPK di lingkungan BNPB, adik kandung mantan Kepala BNPB jadi tersangka karena menyalahgunakan wewenang. (*)

You Might Also Like

Karyawan SPPG Gunungsimping Cilacap Segel Dapur MBG, Buntut Konflik dengan Manajemen

Kredit Diakalin, Bank DKI-Sritex Bikin Negara Tekor Rp180 Miliar

Bikin Bule AS Klepek-klepek, Mantan Artis Indonesia Terseret Love Scamming Rp41 Miliar

5 Bupati Jateng Terjaring OTT KPK, Luthfi: Apa Lagi yang Kurang?

Hujan Mulai Galak, Semarang Siagakan 220 Pompa

TAGGED:akademisiangkat anakgus irfanheadlineirfan yusufmenhajpengamatviral
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PENGURAI MASSA: Tim pengurai massa dari kepolisian siaga di Simpang Lima Semarang untuk membubarkan paksa massa aksi, Kamis (22/10/2026) malam. (bae) LBH: Tim Hukum dan Paramedis Jadi Korban Kekerasan Polisi saat Demo Semalam
Next Article Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan, dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). (dul) BPBD Jateng: Penggunaan Api di Gunung Perlu Dikendalikan untuk Cegah Karhutla

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi babi hutan alias celeng.

Cerita Celeng Masuk Mimbar Masjid di Blora: Ditembak Mati, Dagingnya Dibuat Pesta Warga

Diduga Tipu Rp 380 Juta Bermodus PMB, Kuasa Hukum Desak Penyidikan

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan, dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). (dul)

BPBD Jateng: Penggunaan Api di Gunung Perlu Dikendalikan untuk Cegah Karhutla

CUCU PENDIRI NU - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Irfan Yusuf adalah cucu dari pendiri NU KH Hasyim Asy'ari. Ayah Gus Ifran, KH Yusuf Hasyim, adalah putra bungsu KH Hasyim Asy'ari dan Ny Nafiqah.

Menhaj Gus Irfan Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Akademisi: Ngono Ya Ngono, Neng Ojo Ngono, Gus . . .

PENGURAI MASSA: Tim pengurai massa dari kepolisian siaga di Simpang Lima Semarang untuk membubarkan paksa massa aksi, Kamis (22/10/2026) malam. (bae)

LBH: Tim Hukum dan Paramedis Jadi Korban Kekerasan Polisi saat Demo Semalam

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Kejam! Sritex Belum Juga Cairkan Pesangon 11.025 Buruh

Desember 26, 2025
Bupati Temanggung Agus Gondrong menginisiasi bangkitnya sejumlah sekolah di Aceh Tamiang.
Info

Momen Haru Agus Gondrong di Aceh Tamiang: Disambut Selawat Badar, Kepsek Nangis Lihat Sekolah Bangkit

Januari 27, 2026
Info

Perbaikan Jalan Kaligawe Semarang Dikebut

Februari 28, 2026
Ekonomi

Jepang Kekurangan Tenaga Sopir

September 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Menhaj Gus Irfan Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Akademisi: Ngono Ya Ngono, Neng Ojo Ngono, Gus . . .
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?