Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pabrik Obat Keras di Sukoharjo Digrebek Polisi, Pemdes: Bilangnya Pabrik Kardus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Pabrik Obat Keras di Sukoharjo Digrebek Polisi, Pemdes: Bilangnya Pabrik Kardus

R. Izra
Last updated: Oktober 23, 2026 9:41 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
PABRIK OBAT KERAS - Pejalan kaki melintas di depan pabrik obat keras ilegal berkedok pabrik botol dan pabrik kardus di Jalan Indronoto, Dusun II, Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (22/10/2026).
PABRIK OBAT KERAS - Pejalan kaki melintas di depan pabrik obat keras ilegal berkedok pabrik botol dan pabrik kardus di Jalan Indronoto, Dusun II, Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (22/10/2026).
SHARE

BACAAJA, SUKOHARJO – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya menggerebek pabrik obat keras ielgal berkedok pabrik botol dan pabrik kardus di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng).

Pemerintah Desa (Pemdes) Wirogunan, Kecamatan Kartasura, mengaku baru mengetahui dugaan penyalahgunaan izin tersebut setelah polisi melakukan penggerebekan pekan lalu.

Bayan Wirogunan, Caka Dalma Putranto, mengatakan penggerebekan berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat pekan lalu. Lokasi pabrik berada di Jalan Indronoto, Dusun II, Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, dan kini telah dipasangi garis polisi.

“Pabrik obat ilegal tersebut digerebek selama dua hari oleh Polda Metro Jaya pada Kamis-Jumat kemarin,” ujar Caka, Kamis (22/10/2026).

Bacaaja: Obat Keras Dilempar ke Dalam Lapas Semarang, Malah Ditemukan Petugas
Bacaaja: 320 WNA Sindikat Judol Internasional Digulung Polisi, Siapa Beking Mereka?

Menurutnya, polisi mulai melakukan penggerebekan pada Kamis sekitar pukul 10.00 WIB. Caka mengaku menyaksikan proses tersebut dari luar lokasi karena tidak diperbolehkan masuk ke dalam bangunan.

“Aktivitasnya saya cuma di luar, tidak boleh sampai masuk ke dalam. Saya cuma di luar, di parkiran melihat dari kejauhan,” katanya.

Izin Pabrik Botol dan Kardus, Faktanya Produksi Obat Keras

Caka menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima pemerintah desa, izin yang diajukan untuk pabrik tersebut tercatat sebagai usaha pembuatan botol dan kardus.

Namun, hasil pengungkapan polisi menunjukkan lokasi itu diduga digunakan untuk memproduksi obat keras ilegal jenis Tramadol dan Trihexyphenidyl.

“Izin masuk ke Pemdes Wirogunan sebagai pabrik botol dan kardus. Faktanya di lapangan buat obat keras berbahaya,” tegasnya.

Ia menyebut pabrik tersebut diduga baru beroperasi sejak September 2026. Pemdes Wirogunan mengaku tidak mengetahui dugaan aktivitas produksi obat ilegal itu sebelum penggerebekan dilakukan.

“Kami baru tahu jika pabrik disalahgunakan untuk obat terlarang setelah ada pemberitaan itu. Mungkin baru sebulan beroperasi,” pungkasnya.

Bahan Baku Disebut Bisa Menghasilkan 492 Juta Butir

Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya mengungkap dua lokasi yang diduga menjadi tempat produksi obat keras ilegal jenis Tramadol dan Trihexyphenidyl di Sukoharjo.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menemukan bahan baku yang disebut berpotensi menghasilkan sekitar 492 juta butir obat. Nilai omzet yang diperkirakan dari aktivitas itu disebut mencapai miliaran rupiah per hari.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi Bea Cukai terkait temuan barang yang awalnya diduga berupa rokok tanpa cukai.

Namun, setelah diperiksa, barang tersebut ternyata berisi Tramadol. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti oleh penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

“Berawal dari informasi Bea Cukai, yang sudah melakukan penyelidikan awal, diduga awalnya ini rokok tanpa cukai. Ternyata setelah dicek isinya Tramadol, kemudian diinformasikan kepada kami dan kami tindak lanjuti,” kata Bismo dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu (21/10/2026).

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 20 koli barang ditemukan berisi sekitar 650.000 butir Tramadol. Polisi kemudian menelusuri asal barang tersebut hingga mengarah pada dua lokasi yang diduga digunakan sebagai tempat produksi obat keras ilegal di Sukoharjo.

Pengungkapan ini membuka dugaan penyalahgunaan izin usaha untuk aktivitas produksi obat keras ilegal. Sementara itu, proses penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat menjadi bagian penting untuk mengungkap jaringan produksi dan peredaran obat tersebut. (*)

You Might Also Like

Berawal Saling Senggol di Medsos, Respati Undang Dosen Unesa Bahas Optimalisasi Transportasi Solo

Pemerintah Sediain Rp60 T untuk Pemulihan Bencana di Sumatera, dari Mana Duitnya?

Tali Asih Penghafal Alquran Balik Lagi di 2026

Putusan MK Bikin Lega: Masyarakat Bebas Berkebun di Hutan

Pelapor Kasus Kripto Timothy Ronald Ngaku Rugi Rp3 Miliar, Diperiksa Polisi

TAGGED:headlinekartasurapabrik botolpabrik karduspabrik obat keraspolda metro jayasukoharjo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tedjowulan Belum Akui Purboyo dan Hangabehi, Ini Respons Keduanya
Next Article Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS). Dari Taruna Nusantara TN5 hingga Senayan, Uniknya Perjalanan Karier Politik Danang Wicaksana Sulistya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KHUSYUK - 1.328 hafiz dan hafizah menggelar khataman Alquran bareng di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonosobo pada puncak peringatan Hari Santri Nasional (HSN), Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini mengantarkan Wonosobo raih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Keren! Wonosobo Raih Rekor MURI pada HSN 2026, 1.328 Hafiz dan Hafizah Khataman Alquran Bareng

LATIHAN TANGANI INSIDEN: Petugas Bandara Ahmad Yani Semarang sedang latihan menangani insiden kebakaran pesawat. (ist)

Bandara Ahmad Yani Latihan Tangani Kecelakaan Pesawat dan Kebakaran

Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

Dari Taruna Nusantara TN5 hingga Senayan, Uniknya Perjalanan Karier Politik Danang Wicaksana Sulistya

PABRIK OBAT KERAS - Pejalan kaki melintas di depan pabrik obat keras ilegal berkedok pabrik botol dan pabrik kardus di Jalan Indronoto, Dusun II, Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (22/10/2026).

Pabrik Obat Keras di Sukoharjo Digrebek Polisi, Pemdes: Bilangnya Pabrik Kardus

Tedjowulan Belum Akui Purboyo dan Hangabehi, Ini Respons Keduanya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Tambal Sulam Jalan Ngaliyan yang Rusak Digerus Hujan

Januari 25, 2026
Info

34 Hoaks Terdeteksi di Semarang, Pemkot: Jangan Sampai Kejar Viral Malah Kena Masalah

Agustus 15, 2026
Gedung DPRD Makassar luluh lantak dilalap si jago merah. Gedung DPRD Makassar dibakar massa saat aksi demonstrasi pada Jumat (29/8/2025) malam.
Ekonomi

Akibat Demo 25 Agustus – 1 September 2025: Bikin Ekonomi Indonesia Goyang

September 3, 2025
NGOBROL - Presiden Prabowo Subianto tampak ngobrol dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di sela peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).
Info

Gestur Prabowo usai Foto Bersama HUT TNI: Ramah dan Salami SBY, Dingin-Cuekin Jokowi

Oktober 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pabrik Obat Keras di Sukoharjo Digrebek Polisi, Pemdes: Bilangnya Pabrik Kardus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?