Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Santri Zaman Now Bukan Lagi Angkat Senjata, tapi Bantu Kesulitan Warga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Santri Zaman Now Bukan Lagi Angkat Senjata, tapi Bantu Kesulitan Warga

T. Budianto
Last updated: Oktober 22, 2026 10:33 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SERAHKAN BANTUAN: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menyerahkan secara simbolis bantuan jambanisasi Baznas Jateng senilai Rp617,89 juta kepada warga penerima manfaat di saat peringatan Hari Santri di Kota Tegal, Kamis (22/10/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, TEGAL– Musuh santri zaman sekarang bukan lagi penjajah bersenjata. Tantangannya bisa berupa rumah yang nyaris tak layak huni, fasilitas sanitasi yang minim, sampai ekonomi keluarga yang masih megap-megap. Semangat perjuangan pun perlu diteruskan lewat aksi nyata agar masyarakat bisa hidup lebih sejahtera.

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menegaskan, nilai perjuangan santri masa kini harus diwujudkan melalui upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya lewat bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) dan pembangunan jamban bagi warga yang membutuhkan.

Pesan itu disampaikan Gus Yasin seusai menghadiri Pembekalan dan Pentasharufan Bantuan Jambanisasi dan RTLH oleh Baznas Jawa Tengah di Kota Tegal, Kamis (22/10/2026).

Baca juga: Gus Yasin Ingin Santri Jateng dan Malaysia Bertukar Ilmu

Menurutnya, peringatan Hari Santri Nasional menjadi pengingat atas perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan, termasuk melalui Resolusi Jihad yang diserukan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.

“Penguatan santri bukan lagi untuk mengusir penjajah, tetapi bagaimana membuat masyarakat di lingkungan kita menjadi lebih sejahtera,” ujar Gus Yasin.

Dalam kegiatan tersebut, Baznas Jateng menyalurkan bantuan senilai total Rp697,89 juta untuk membangun 97 jamban dan merehabilitasi empat rumah tidak layak huni di wilayah eks Karesidenan Pekalongan.

Bantuan jambanisasi senilai Rp617,89 juta menyasar tiga daerah. Kabupaten Pemalang mendapat 54 unit dengan anggaran Rp343,98 juta, Kabupaten Brebes 26 unit senilai Rp165,62 juta, sedangkan Kota Tegal menerima 17 unit senilai Rp108,29 juta.

Rehabilitasi RTLH

Sementara itu, bantuan rehabilitasi RTLH diberikan kepada empat warga di Kabupaten Pemalang. Masing-masing penerima memperoleh Rp20 juta, sehingga total anggarannya mencapai Rp80 juta.

Gus Yasin berharap bantuan tersebut bukan sekadar meringankan beban warga untuk sementara waktu. Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi bagian dari pemberdayaan agar penerima manfaat bisa semakin mandiri secara ekonomi.

Bahkan, ia ingin masyarakat yang hari ini menerima bantuan suatu saat mampu memperbaiki taraf hidup hingga menjadi muzakki alias orang yang membayar zakat.

Ia juga mengapresiasi Baznas yang terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat. Menurutnya, pengelolaan dana umat perlu diperkuat agar manfaatnya menjangkau lebih banyak warga.

Baca juga: 555 Ribu Santri Jateng Diajak Jadi Pengusaha, Misi Berikutnya: Lawan Kemiskinan!

Bagi Gus Yasin, bantuan rumah dan jamban menjadi salah satu wujud konkret semangat Hari Santri: menjaga umat bukan hanya lewat nasihat, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Sebab, perjuangan menyejahterakan masyarakat tak cukup berhenti di panggung upacara atau lantunan selawat. Warga juga butuh rumah yang layak, jamban yang sehat, dan ekonomi yang lebih kuat.

Kalau kebutuhan dasar saja masih jadi perjuangan, kemerdekaan tentu belum terasa sama nyamannya bagi semua orang. (tebe)

You Might Also Like

KPK Sebut Fahd Arafiq Residivis Korupsi, Tampung Uang Haram ATR/BPN

Preman Sok Jago Tendag Wanita Hamil Sampai Kesakitan

Sensus Ekonomi 2026: BPS Ajak Pengusaha Buka Data Tanpa Drama

Usai Demo Rusuh, Gubernur Jateng Minta Bupati & Wali Kota Kebut Perbaikan

Kontra Persipura Jadi Penentu Nasib Mahesa Jenar

TAGGED:Baznas jatenghari santripemprov jatengWagub Taj Yasin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Penerima Bisyaroh Pemkot Semarang Tembus 4.000 Orang
Next Article Gus Baha Tak Selalu Mau Dicium Tangannya, Ini Alasannya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kirab Obor Porprov Jateng XVII Lintasi Lima Daerah, Kendal Jadi Tempat Singgah

Api Abadi Mrapen Nyalakan Semangat Porprov Jateng XVII

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan

Dari Lawang Sewu ke Layar Dunia, Agustina Bidik Semarang Jadi Kota Sinema

Notaris Go Digital, Integritas Harga Mati

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

DISKON HUKUMAN--Gubernur Jateng menyerahkan SK remisi bagi warga binaan, Senin (17/8/2026). (ist)
Hukum

9.551 Napi di Jateng Dapat Diskon Hukuman saat HUT Ke-81 RI

Agustus 18, 2026
Presiden RI, Prabowo Subianto. (gerindra)
Info

Gaji TNI-Polri Kecil? Prabowo: Aparat Harus Sejahtera, Biar Gak Meras Rakyat

Juli 13, 2026
Pendidikan

Dari Dapur ke FYP: UMKM Jabungan Belajar Ngonten

November 11, 2025
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Hukum

Sidang Gugatan Syarat Gibran Digelar Malam Ini

September 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Santri Zaman Now Bukan Lagi Angkat Senjata, tapi Bantu Kesulitan Warga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?