BACAAJA, SEMARANG – Memilih jurusan kuliah bukan cuma perkara ikut tren atau mengejar kampus favorit. Buat calon mahasiswa, prospek kerja dan peluang penghasilan setelah lulus juga sering jadi pertimbangan penting.
Apalagi, biaya kuliah dan kebutuhan hidup terus berjalan. Karena itu, memilih bidang studi yang punya peluang karier menarik bisa menjadi salah satu strategi sejak awal, meski tentu saja besaran gaji tetap dipengaruhi pengalaman, lokasi kerja, profesi, dan kemampuan masing-masing.
Survei ZipRecruiter 2026 bersama PureSpectrum mencoba memotret gambaran tersebut. Hasilnya, ada sejumlah jurusan yang dinilai punya prospek penghasilan cukup tinggi bagi para lulusan baru di Amerika Serikat.
Survei Libatkan 3.000 Responden
Survei tersebut melibatkan 1.500 lulusan baru angkatan 2025 dan 1.500 calon lulusan angkatan 2026. Seluruh responden berusia 20-29 tahun dan berasal dari sampel yang mewakili populasi Amerika Serikat.
Pengumpulan data dilakukan pada 30 Januari hingga 16 Maret 2026. Dari survei itu, ZipRecruiter menyusun sejumlah bidang studi berdasarkan rata-rata gaji tahunan yang diterima lulusan.
Berikut daftar 10 jurusan dengan rata-rata gaji tahunan tertinggi versi Graduation ZipRecruiter Survey 2026:
Keperawatan dan Profesi Kesehatan
Keperawatan atau profesi kesehatan lainnya menempati posisi pertama. Rata-rata gaji tahunannya mencapai 70.000 dollar AS.
Jika dikonversikan dengan kurs Rp17.757 per dollar AS, angka tersebut setara sekitar Rp1,24 miliar per tahun.
Teknik
Bidang teknik seperti teknik mekanik, listrik, sipil, dan sejumlah cabang lainnya berada di urutan kedua. Rata-rata penghasilan tahunannya mencapai 65.000 dollar AS atau sekitar Rp1,15 miliar.
Ilmu Komputer dan Teknologi
Jurusan yang berkaitan dengan ilmu komputer, teknologi informasi, serta ilmu data juga masih punya prospek menarik. Rata-rata gaji tahunan lulusan bidang ini mencapai 64.000 dollar AS, setara sekitar Rp1,14 miliar.
Arsitektur dan Perencanaan Kota
Arsitektur serta perencanaan kota menempati posisi berikutnya. Rata-rata penghasilan tahunannya berada di angka 62.000 dollar AS atau sekitar Rp1,10 miliar.
Keuangan, Akuntansi, dan Ekonomi
Buat yang tertarik dengan dunia finansial, jurusan keuangan, akuntansi, dan ekonomi juga masuk daftar. Rata-rata gaji tahunannya mencapai 61.000 dollar AS, sekitar Rp1,08 miliar.
Kedokteran, Farmasi, dan Kedokteran Gigi
Bidang kesehatan kembali muncul lewat kedokteran, farmasi, dan kedokteran gigi. Rata-rata penghasilan tahunan yang tercatat sebesar 60.000 dollar AS atau sekitar Rp1,07 miliar.
Administrasi Bisnis dan Manajemen
Jurusan administrasi bisnis, manajemen, serta pemasaran berada di posisi ketujuh. Rata-rata gaji tahunannya mencapai 58.000 dollar AS, setara kurang lebih Rp1,03 miliar.
Sejarah dan Filsafat
Tak hanya jurusan yang identik dengan teknologi atau angka, sejarah dan filsafat juga masuk daftar. Rata-rata gaji tahunannya tercatat 55.000 dollar AS, atau sekitar Rp976 juta.
Ilmu Biologi
Bidang biologi, termasuk neurosains dan genetika, berada di posisi kesembilan. Lulusan bidang tersebut tercatat memiliki rata-rata gaji tahunan sekitar 50.000 dollar AS atau Rp888 juta.
Peradilan Pidana dan Penegakan Hukum
Terakhir ada peradilan pidana dan penegakan hukum. Rata-rata penghasilan tahunan untuk bidang ini mencapai 50.000 dollar AS, yang jika dikonversikan menjadi sekitar Rp888 juta.
Jangan Cuma Kejar Angka Gaji
Daftar tersebut bisa menjadi gambaran bagi calon mahasiswa yang sedang menentukan pilihan jurusan. Namun, angka gaji dalam survei ini berasal dari responden di Amerika Serikat sehingga tidak bisa langsung dianggap sebagai patokan penghasilan lulusan di Indonesia.
Besaran pendapatan di dunia kerja juga dipengaruhi banyak hal, mulai dari pengalaman, keahlian, jenis profesi, perusahaan, lokasi, sampai jenjang pendidikan.
Karena itu, memilih jurusan sebaiknya tidak semata-mata berdasarkan angka gaji. Minat, kemampuan, peluang kerja, dan kesanggupan menjalani proses kuliah juga tetap perlu dipikirkan supaya pilihan yang diambil tidak bikin menyesal di kemudian hari. (*)

