Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hercules Turun saat Rusuh 27 Agustus, GRIB Jaya Kasih Penjelasan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Hercules Turun saat Rusuh 27 Agustus, GRIB Jaya Kasih Penjelasan

Nugroho P.
Last updated: Agustus 31, 2026 11:57 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Rosario de Marshal alias Hercules
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kehadiran Rosario de Marshal alias Hercules di tengah situasi panas Jakarta usai demo DPR pada 27 Agustus 2026 akhirnya mendapat penjelasan dari GRIB Jaya. Organisasi tersebut membenarkan ketua umumnya memang turun ke lapangan pada malam setelah aksi.

Namun, GRIB Jaya menyebut Hercules datang bukan untuk ikut membuat suasana makin panas. Kehadirannya diklaim lebih untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan membantu menjaga keamanan agar situasi tidak makin melebar.

Penjelasan itu disampaikan setelah nama Hercules dan GRIB Jaya ikut ramai dibicarakan di media sosial menyusul kerusuhan yang terjadi setelah demonstrasi. GRIB Jaya meminta keberadaan Hercules di lokasi tidak langsung dianggap sebagai bukti keterlibatan dalam aksi kekerasan.

Wilson Colling dari Divisi Hukum DPP GRIB Jaya mengatakan kehadiran Hercules bersama masyarakat perlu dilihat sesuai konteks situasi keamanan malam itu.

“Keberadaan tersebut bukan dimaksudkan untuk melakukan provokasi, memperkeruh keadaan, ataupun terlibat dalam benturan fisik,” kata Wilson dalam keterangan tertulis kepada IDN Times, Minggu (30/8/2026).

Menurut Wilson, Hercules berada di lapangan untuk memantau perkembangan situasi. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari upaya persuasif untuk membantu menjaga lingkungan tetap kondusif.

“Kehadiran di lapangan merupakan bagian dari upaya persuasif untuk memantau situasi, membantu menjaga keamanan, serta mendorong agar kondisi lingkungan tetap kondusif,” ujarnya.

GRIB Jaya juga menegaskan bahwa kehadiran Hercules diarahkan untuk membantu pihak keamanan mengantisipasi gangguan. Karena itu, organisasi tersebut meminta publik tidak buru-buru mengaitkan keberadaan seseorang dengan tindakan kerusuhan.

Wilson mengingatkan bahwa aksi penyampaian pendapat yang berlangsung pada siang hari sudah selesai. Menurut dia, kondisi yang berkembang pada malam hari harus dilihat sebagai peristiwa berbeda.

“Kehadiran seseorang di suatu lokasi tidak dengan sendirinya membuktikan keterlibatan orang tersebut dalam kerusuhan atau tindak pidana,” katanya.

Ia menegaskan dugaan keterlibatan dalam tindak pidana harus dibuktikan melalui perbuatan konkret dan alat bukti yang sah. Proses tersebut juga harus berjalan secara objektif dan berkeadilan.

Sementara itu, kerusuhan yang terjadi setelah demonstrasi di sekitar Gedung DPR memang berujung pada jatuhnya korban jiwa. Salah satu korban adalah Bambang Setiyawan (59), warga Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Bambang meninggal setelah terseret dalam kericuhan di kawasan Tanah Abang. Video yang memperlihatkan dirinya diseret dan dianiaya sejumlah orang kemudian beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, Bambang tampak dibawa beberapa orang ke tengah jalan. Ia kemudian terlihat tergeletak dalam kondisi tidak sadarkan diri setelah mengalami kekerasan.

Kabar kematian Bambang kemudian mendapat perhatian luas. Sehari setelah kejadian, rumahnya di kawasan Bendungan Hilir terlihat memasang bendera kuning dan warga berdatangan untuk mendoakan.

Di tengah situasi tersebut, nama GRIB Jaya ikut terseret dalam percakapan warganet. Organisasi itu disebut-sebut berada di sekitar kawasan Pejompongan ketika kerusuhan berlangsung.

GRIB Jaya melalui Wilson kembali menegaskan bahwa keberadaan Hercules maupun anggota mereka di lapangan tidak otomatis menunjukkan keterlibatan dalam kerusuhan. Mereka meminta dugaan apa pun dibuktikan melalui fakta dan proses hukum.

Menurut GRIB Jaya, fokus kehadiran Hercules saat itu adalah membantu menjaga situasi tetap aman. Mereka juga menolak jika kehadiran tersebut ditafsirkan sebagai upaya memprovokasi atau memperkeruh keadaan. (*)

You Might Also Like

SMKN 5 Semarang Terbakar, Seluruh Peralatan Praktik Siswa Ludes

63 Anggota DPR RI Lulusan SMA, 211 Lainnya Misterius Gak Jelas Pendidikannya Apa

Tukar Botol Jadi Lumpia: Semarang Pecah Rekor Dunia

Semarang Harus Siap Kalau Langit Lagi “Bad Mood”

Desa Wonosari Kendal Jadi Percontohan Program 1.001 Titik Pemberdayaan, Kolaborasi Ciamik Bangun Ekonomi dari Akar Rumput

TAGGED:demonstrasigrib jayaheadlineherculeskerusuhan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article GRIB Jaya Buka Suara soal Turun Saat Kerusuhan DPR
Next Article Perempuan Lebih Melihat Bukti daripada Rayuan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

Jateng Borong Tiga Gelar Terbaik Anugerah Legislasi Daerah

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

Kronologi Bupati Klaten Hamenang Terjaring OTT KPK: Dijemput di Rumah Dinas, Dibawa ke Mapolresta Klaten

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SIDANG VONIS--Eks Direktur Utama PT Rumpun Sari Antan, Andhi Nur Huda, berdiri usai divonis bersalah dalam kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)
Hukum

Alirkan Uang Haram Korupsi BUMD Cilacap ke Jenderal TNI, Andhi Hanya Dihukum 1 Tahun Penjara

September 10, 2026
Pendidikan

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Juni 29, 2026
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Kepolisian di saat Presiden Prabowo juga sedang membentuk Tim Reformasi Kepolisian dari eksternal kepolisian. Foto: dok.
Opini

Polisi Masa Kini: Antara Transformasi Serius dan Upgrade Aplikasi yang Masih Loading

September 15, 2025
Sepak Bola

Widodo C Putro Resmi Latih Mahesa Jenar

Mei 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hercules Turun saat Rusuh 27 Agustus, GRIB Jaya Kasih Penjelasan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?