Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mencekam! Ratusan Pendaki Dievakuasi di Tengah Malam saat Gunung Sumbing Terbakar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Mencekam! Ratusan Pendaki Dievakuasi di Tengah Malam saat Gunung Sumbing Terbakar

R. Izra
Last updated: Oktober 20, 2026 1:59 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
EVAKUASI - Tim SAR Gabungan mengevakuasi ratusan pendaki dari Gunung Sumbing, setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda gunung tersebut pada Senin (19/10/2026) malam.
EVAKUASI - Tim SAR Gabungan mengevakuasi ratusan pendaki dari Gunung Sumbing, setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda gunung tersebut pada Senin (19/10/2026) malam.
SHARE

BACAAJA, WONOSOBO – Ratusan pendaki dievakuasi pada tengah malam saat terjadi kebakaran di Gunung Sumbing pada pada Senin (19/10/2026) malam. Proses evakuasi cukup menegangkan. Beruntung, semua pendaki dievakuasi dalam kondisi selamat.

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja menyebut total ada 162 pendaki yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan.

Dari jumlah tersebut, 152 pendaki tercatat naik melalui Basecamp Gajah Mungkur, Desa Lamuk, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Sementara itu, 10 pendaki lainnya melalui jalur Garung, Desa Butuh, yang juga berada di Kecamatan Kalikajar.

Bacaaja: Gunung Sumbing Kebakaran, Kepulan Asap Membubung hingga Puncak
Bacaaja: Kebakaran Hutan dan Lahan di Jateng Meledak 700 Persen

AKBP Ricky memastikan seluruh pendaki yang terdata melalui Basecamp Gajah Mungkur sudah turun dengan selamat.

Petugas juga mencocokkan jumlah pendaki yang turun dengan data registrasi untuk memastikan tidak ada yang tertinggal.

“Dari total 152 pendaki sudah turun semua dan dicocokkan dari data registrasi tidak ada yang miss. Alhamdulillah semua dalam keadaan sehat,” kata Ricky, Selasa (20/10/2026).

Tidak ada pendaki yang dilaporkan hilang maupun mengalami luka dalam proses evakuasi tersebut.

Sepuluh pendaki yang naik melalui Basecamp Garung juga berhasil diselamatkan dan dievakuasi oleh tim gabungan. Mereka tiba di basecamp pada Selasa dini hari.

Api Belum Padam, Petugas Terus Siaga

Meski seluruh pendaki berhasil turun, situasi di Gunung Sumbing masih perlu diwaspadai. Kebakaran hutan belum sepenuhnya berhasil dipadamkan sehingga petugas terus memantau perkembangan di lapangan.

Informasi awal kebakaran diterima kepolisian sekitar pukul 17.30 WIB pada Senin. Sebelumnya, sekitar pukul 15.00 WIB, rombongan pendaki di sekitar Pos 3 melihat titik api dan melaporkannya kepada pengelola Basecamp Gajah Mungkur.

Setelah menerima laporan kebakaran di sekitar jalur pendakian Pos 4 via Pencar, Desa Kwadungan, Kecamatan Kalikajar, pengelola basecamp meneruskan informasi tersebut kepada pihak kepolisian.

Polres Wonosobo kemudian berkoordinasi dengan Polsek Kalikajar, TNI, BPBD, pengelola basecamp, serta para relawan untuk menangani kejadian tersebut.

Tim gabungan juga mendirikan posko pusat kendali di Basecamp Gajah Mungkur untuk mempermudah koordinasi penanganan kebakaran dan pemantauan keselamatan pendaki.

Jalur Pendakian Ditutup Sementara

Keselamatan pendaki menjadi prioritas utama di tengah kebakaran yang belum sepenuhnya terkendali. Petugas terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi.

Pendakian Gunung Sumbing pun ditutup sementara. Polisi mengimbau masyarakat dan calon pendaki agar tidak memaksakan diri naik selama situasi belum aman.

“Kami mengimbau untuk para pendaki jangan naik ke Sumbing dahulu,” tegas Ricky.

Keberhasilan evakuasi 162 pendaki menjadi kabar melegakan. Namun, penanganan kebakaran masih menjadi fokus utama agar api tidak membahayakan warga, relawan, maupun petugas yang berada di kawasan Gunung Sumbing. (*)

You Might Also Like

Dhendy Tutor Kampiun Ceqiu 10 Ball Bhayangkara Cup 2026

KPK Tanggapi Kabar OTT Bupati Pati Sudewo, Jubir: Kami akan Sampaikan

Mudik, Boleh ‘Mokel’ Apa Nggak? Ini Kata Ulama

Pemkot Gaspol Bangun Ketahanan Pangan

Lupa Password WiFi? Cek dengan 7 Cara Ini

TAGGED:gunung sumbingheadlinekarhutlakebakaranpendaki dievakuasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PERMINTAAN MAAF: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait polemik isu kepemilikan tanah oleh negara. Permintaan maaf tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (12/8/2025). (ist) Melacak Keberadaan Nusron Wahid, Dirjen Imigrasi: Belum Terinformasi Kembali ke Indonesia
Next Article S3-Manajemen Untag Semarang Kantongi Akreditasi Perdana, Perkuat Pendidikan Doktoral

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

S3-Manajemen Untag Semarang Kantongi Akreditasi Perdana, Perkuat Pendidikan Doktoral

EVAKUASI - Tim SAR Gabungan mengevakuasi ratusan pendaki dari Gunung Sumbing, setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda gunung tersebut pada Senin (19/10/2026) malam.

Mencekam! Ratusan Pendaki Dievakuasi di Tengah Malam saat Gunung Sumbing Terbakar

PERMINTAAN MAAF: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat terkait polemik isu kepemilikan tanah oleh negara. Permintaan maaf tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (12/8/2025). (ist)

Melacak Keberadaan Nusron Wahid, Dirjen Imigrasi: Belum Terinformasi Kembali ke Indonesia

GUNUNG KEBAKARAN: Asap kebakaran mengepul di dekat area puncak Gunung Sumbing, Selasa (20/10/2026) siang. (ist)

Gunung Sumbing Kebakaran, Kepulan Asap Membubung hingga Puncak

MENINGGAL DI ATAS MOTOR - Seorang ibu di Ponorogo, Lu’luatun Nikmah, meninggal dunia di atas motor saat dalam perjalanan membeli obat, di kawasan Nailan, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim), Sabtu sore (17/10/2026). Ibu empat orang anak itu meninggal tepat di samping anak bungsunya yang masih balita.

Pilu! Ibu di Ponorogo Meninggal di Samping Anak Balitanya saat Perjalanan Beli Obat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PENGURUS MUI: Pengukuhan pengurus MUI Provinsi Jawa Tengah masa khidmat 2026-2031 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (24/8/2026). (Dok Pemprov Jateng)
Info

Pengurus MUI Jateng Dikukuhkan

Agustus 25, 2026
Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)
Hukum

Misteri Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Ardiansyah Terungkap

Oktober 1, 2026
Daerah

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Maret 29, 2026
TERDAKWA BERLARI--AKBP Basuki, terdakwa kasus tewasnya dosen Untag berlari sambil ketawa usia sidang tuntutan, Jumat (8/5/2026). (bae)
Hukum

Kelakuan Gokil AKBP Basuki: Lari Sambil Ketawa setelah ‘Hanya’ Dintuntut 5 Tahun Penjara

Mei 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mencekam! Ratusan Pendaki Dievakuasi di Tengah Malam saat Gunung Sumbing Terbakar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?