BACAAJA, WONOSOBO – Ratusan pendaki dievakuasi pada tengah malam saat terjadi kebakaran di Gunung Sumbing pada pada Senin (19/10/2026) malam. Proses evakuasi cukup menegangkan. Beruntung, semua pendaki dievakuasi dalam kondisi selamat.
Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja menyebut total ada 162 pendaki yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan.
Dari jumlah tersebut, 152 pendaki tercatat naik melalui Basecamp Gajah Mungkur, Desa Lamuk, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Sementara itu, 10 pendaki lainnya melalui jalur Garung, Desa Butuh, yang juga berada di Kecamatan Kalikajar.
Bacaaja: Gunung Sumbing Kebakaran, Kepulan Asap Membubung hingga Puncak
Bacaaja: Kebakaran Hutan dan Lahan di Jateng Meledak 700 Persen
AKBP Ricky memastikan seluruh pendaki yang terdata melalui Basecamp Gajah Mungkur sudah turun dengan selamat.
Petugas juga mencocokkan jumlah pendaki yang turun dengan data registrasi untuk memastikan tidak ada yang tertinggal.
“Dari total 152 pendaki sudah turun semua dan dicocokkan dari data registrasi tidak ada yang miss. Alhamdulillah semua dalam keadaan sehat,” kata Ricky, Selasa (20/10/2026).
Tidak ada pendaki yang dilaporkan hilang maupun mengalami luka dalam proses evakuasi tersebut.
Sepuluh pendaki yang naik melalui Basecamp Garung juga berhasil diselamatkan dan dievakuasi oleh tim gabungan. Mereka tiba di basecamp pada Selasa dini hari.
Api Belum Padam, Petugas Terus Siaga
Meski seluruh pendaki berhasil turun, situasi di Gunung Sumbing masih perlu diwaspadai. Kebakaran hutan belum sepenuhnya berhasil dipadamkan sehingga petugas terus memantau perkembangan di lapangan.
Informasi awal kebakaran diterima kepolisian sekitar pukul 17.30 WIB pada Senin. Sebelumnya, sekitar pukul 15.00 WIB, rombongan pendaki di sekitar Pos 3 melihat titik api dan melaporkannya kepada pengelola Basecamp Gajah Mungkur.
Setelah menerima laporan kebakaran di sekitar jalur pendakian Pos 4 via Pencar, Desa Kwadungan, Kecamatan Kalikajar, pengelola basecamp meneruskan informasi tersebut kepada pihak kepolisian.
Polres Wonosobo kemudian berkoordinasi dengan Polsek Kalikajar, TNI, BPBD, pengelola basecamp, serta para relawan untuk menangani kejadian tersebut.
Tim gabungan juga mendirikan posko pusat kendali di Basecamp Gajah Mungkur untuk mempermudah koordinasi penanganan kebakaran dan pemantauan keselamatan pendaki.
Jalur Pendakian Ditutup Sementara
Keselamatan pendaki menjadi prioritas utama di tengah kebakaran yang belum sepenuhnya terkendali. Petugas terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengantisipasi risiko yang mungkin terjadi.
Pendakian Gunung Sumbing pun ditutup sementara. Polisi mengimbau masyarakat dan calon pendaki agar tidak memaksakan diri naik selama situasi belum aman.
“Kami mengimbau untuk para pendaki jangan naik ke Sumbing dahulu,” tegas Ricky.
Keberhasilan evakuasi 162 pendaki menjadi kabar melegakan. Namun, penanganan kebakaran masih menjadi fokus utama agar api tidak membahayakan warga, relawan, maupun petugas yang berada di kawasan Gunung Sumbing. (*)

