Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Jateng Biayai Kuliah 482 Santri hingga Lulus
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Pemprov Jateng Biayai Kuliah 482 Santri hingga Lulus

T. Budianto
Last updated: Oktober 20, 2026 9:07 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Sebanyak 482 santri di Jateng menerima beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada 2026. Bantuan ini diberikan kepada 424 mahasantri Ma’had Aly dan 58 santri penggerak yang kuliah di perguruan tinggi umum sekaligus tinggal di pondok pesantren.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyerahkan bantuan secara simbolis dalam acara pembekalan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (19/10/2026). Ia menegaskan, beasiswa tersebut diberikan hingga penerima menyelesaikan pendidikan.

Baca juga: 942 Santri Berebut Beasiswa Pemprov Jateng

Luthfi mengatakan, dukungan pendidikan bagi santri menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dari sisi akademis maupun pembentukan karakter. “Santri adalah garda terdepan tidak hanya dalam ilmu dunia dan akhirat, tetapi juga menjaga NKRI dari degradasi moral,” ujar Luthfi, Senin (19/10/2026).

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menjelaskan, program ini juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pendidikan pesantren yang selama ini dinilai belum banyak tersentuh bantuan jika dibandingkan dengan perguruan tinggi umum.

Sementara itu, Ketua Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) Jawa Tengah, Hasyim Muhammad, menyebut pemberian beasiswa khusus bagi mahasantri Ma’had Aly dan santri penggerak tersebut baru pertama kali dilaksanakan di Jawa Tengah.

Ketersediaan Anggaran

Menurut Hasyim, jumlah penerima tahun ini masih menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran daerah. Pemprov Jateng mengutamakan pemerataan agar bantuan bisa dirasakan lebih banyak santri.

“Beasiswa ini memang angka penerimaannya tidak banyak karena menyesuaikan dengan anggaran. Untuk saat ini diutamakan lebih banyak santri yang menerima, baik Ma’had Aly maupun santri penggerak,” terang Hasyim.

Baca juga: Beasiswa Santri Jateng, Dari 942 Pendaftar, Cuma 73 yang Lolos!

Ia berharap kuota penerima dan nominal beasiswa Pesantren Obah dapat ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang agar semakin banyak santri di Jawa Tengah yang memperoleh bantuan pendidikan hingga lulus.

Program ini menjadi angin segar bagi santri yang ingin menyelesaikan pendidikan tinggi. Namun, pekerjaan rumah berikutnya adalah memastikan dukungan pendidikan semacam ini terus berkembang, sehingga kesempatan kuliah tidak berhenti pada mereka yang kebetulan masuk daftar penerima. Sebab, cita-cita boleh setinggi langit, tetapi biaya semester tetap punya tenggat pembayaran. (dul)

You Might Also Like

Jalan Jepara-Keling Akhirnya Dibeton

BMKG Pasang Status Siaga di Pantura Jateng

Gubernur Jateng Ajukan Rp73 Triliun, Fokus Tangani Rob dan Banjir

Ramadan Fest Jateng: 52 Stand UMKM Buka Lapak di Halaman Gubernuran

Anak SMK Sekarang Banyak Diburu Kantor Sebelum Lulus Sekolah

TAGGED:pemprov jatengsantri jatengwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Emas Porprov Bisa Berbonus Rp 50 Juta, tapi Atlet Semarang Harus Nunggu
Next Article Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat. Cara Wonosobo Turunkan Angka Kemiskinan hingga 4,33 Persen, Bupati Afif: Gak Cukup Andalkan Bansos!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MENINGGAL DI ATAS MOTOR - Seorang ibu di Ponorogo, Lu’luatun Nikmah, meninggal dunia di atas motor saat dalam perjalanan membeli obat, di kawasan Nailan, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim), Sabtu sore (17/10/2026). Ibu empat orang anak itu meninggal tepat di samping anak bungsunya yang masih balita.

Pilu! Ibu di Ponorogo Meninggal di Samping Anak Balitanya saat Perjalanan Beli Obat

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.

Cara Wonosobo Turunkan Angka Kemiskinan hingga 4,33 Persen, Bupati Afif: Gak Cukup Andalkan Bansos!

Pemprov Jateng Biayai Kuliah 482 Santri hingga Lulus

Emas Porprov Bisa Berbonus Rp 50 Juta, tapi Atlet Semarang Harus Nunggu

Ketemu Hoaks di Medsos? Warga Jateng Kini Bisa Lapor Lewat Padhang dan LaporGub

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Jateng Siap “Kunci” Lahan Pertanian Lewat Perda

Mei 14, 2026
Info

Puasa Aja Belum, Pemprov Jateng Sudah Ancang-ancang Mudik Gratis

Januari 7, 2026
Pendidikan

Sekolah Vokasi Undip Cari Mahasiswa yang Punya Inovasi dan Prestasi

Oktober 11, 2026
Info

LDA Minta Dana Hibah Keraton Diaudit

Februari 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Jateng Biayai Kuliah 482 Santri hingga Lulus
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?