Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ayo Kenalan dengan Nara, Lawang, dan Semar, Trio Harimau Benggala Warga Baru Semarang Zoo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Ayo Kenalan dengan Nara, Lawang, dan Semar, Trio Harimau Benggala Warga Baru Semarang Zoo

T. Budianto
Last updated: Oktober 19, 2026 5:16 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PENGHUNI BARU: Tiga anak harimau Benggala yang diberi nama Lawang, Semar, dan Nara bermain bersama di area Semarang Zoo, Senin (19/10/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Ada penghuni baru yang bisa jadi alasan untuk mengajak keluarga berakhir pekan di Semarang Zoo. Tiga anak harimau Benggala kini menjadi daya tarik baru kebun binatang tersebut.

Ketiganya terdiri dari dua anak harimau jantan, Lawang dan Semar, serta seekor betina bernama Nara. Mereka lahir dari perkawinan harimau jantan Rangga dan betina Manis.

Nama ketiga anak harimau itu diberikan oleh Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti. Nara diambil dari kata Pandanaran, Lawang dari Lawang Sewu, sedangkan Semar merujuk pada nama Kota Semarang.

Pemberian nama yang terinspirasi dari ikon Kota Semarang ini diharapkan ikut menarik minat masyarakat untuk berkunjung. Semarang Zoo juga ingin memperkuat perannya sebagai tempat wisata keluarga yang menggabungkan rekreasi, edukasi, dan konservasi satwa.

Baca juga: Semarang Zoo Tambah Koleksi

Koordinator Bidang Konservasi Satwa Semarang Zoo, drh. Yudi Ardianto mengatakan, ketiga anak harimau itu kini berusia sekitar dua setengah bulan dan dalam kondisi sehat.

Menurut Yudi, kelahiran mereka merupakan hasil program breeding yang dirintis Direktur Semarang Zoo sekitar satu setengah tahun lalu. Program ini bertujuan menjaga kemurnian genetik harimau Benggala sekaligus mencegah perkawinan sedarah.

Semarang Zoo juga mulai menjajaki pencarian pasangan dari lembaga konservasi lain melalui pertukaran atau hibah satwa maupun skema breeding loan.

“Untuk perawatannya kita gunakan semi-handling, di mana kita mengembalikan kepada induknya, kemudian kita akan melakukan pendekatan atau training terhadap anaknya,” jelas Yudi, Senin (19/10/2026).

Pola Perawatan

Pola perawatan tersebut menggabungkan pengasuhan induk dengan pendampingan dari kiper atau perawat satwa. Yudi menjelaskan, ketiga anak harimau itu juga mulai belajar makan daging ayam dan sapi. Sementara itu, induknya masih menunjukkan perilaku pengasuhan yang baik, mulai dari merawat tubuh anak hingga mengajaknya bermain.

Induk harimau juga dapat menerima pola perawatan semi-handling tersebut. Ia tidak terlalu agresif saat anaknya dibawa kiper dan tidak menolak ketika anak-anaknya dikembalikan.

Selain melihat tiga anak harimau Benggala, pengunjung bisa menikmati sejumlah aktivitas lain di Semarang Zoo.  Manajer Pemasaran Semarang Zoo, Ikha Oktaviani, menyampaikan ada penyesuaian harga tiket masuk yang berlaku hingga akhir 2026.

Harga tiket masuk untuk warga Kota Semarang sebesar Rp10.000 per orang. Sementara itu, pengunjung dari luar Kota Semarang dikenakan tarif Rp15.000 per orang.

Baca juga: Pengunjung Semarang Zoo Keluhkan Matinya Halte BRT

Bagi yang ingin berinteraksi dan berfoto bersama anak harimau, tersedia tiket seharga Rp10.000. Pengunjung juga bisa mencoba menunggang unta atau kuda dengan tarif Rp20.000 untuk dua putaran.

Adapun aktivitas berinteraksi, berfoto, dan memberi makan gajah dikenakan biaya Rp20.000. Pengunjung yang ingin memberi makan satwa herbivora perlu menyiapkan tiket Rp10.000.

Ikha menjelaskan, tiket interaksi dengan anak harimau merupakan biaya konservasi. Sementara itu, aktivitas memberi makan satwa herbivora menjadi bagian dari pengembangan objek wisata. Untuk berfoto bersama burung kakatua dan bayan di area Aves Garden, pengunjung dapat memberikan biaya konservasi secara sukarela.

Sebab, datang ke kebun binatang boleh karena gemas, berfoto boleh karena penasaran, tetapi jangan sampai satwa cuma dianggap properti konten. Mereka bukan sekadar bahan unggahan lucu-lucuan, melainkan makhluk hidup yang masa depannya ikut bergantung pada kepedulian manusia.  (bae)

You Might Also Like

BBM Naik, Pemprov Siapkan Operasi Pasar

Kuasa Hukum Bupati Sudewo Minta Hakim Batalkan Dakwaan Rp6,3 Miliar

Pesawat Militer AS bakal Bebas Acak-acak Langit Indonesia? Kemhan: Itu Rancangan Awal

Ini Ruas Jalan yang Bakal Diperbaiki Pemprov Tahun 2026

Balik Lagi ke Taman Lele, Sekarang Vibesnya Beda Banget

TAGGED:headlinepemkot semarangsemarang zoo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article WARNET JUDI: Tim Ditressiber Polda Jawa Tengah menyidak Warnet Strix Cyber Arena, Jalan Suyudono, Kota Semarang yang jadi lokasi judi online. (ist) Zaman Gini Warnet Masih Laku di Semarang, Polisi Bilang Ada Indikasi untuk Judol
Next Article Hari Santri 2026, Taj Yasin Ajak ASN Mendalami Adab dan Akhlak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), seusai menghadiri pembekalan penerima beasiswa santri di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (19/10/2026). (dul)

Gus Yasin: Sinergi Mahasiswa-Santri Cegah Bullying di Jateng

TERIMA UANG LELANG: Pejabat Bank Mandiri (sisi kanan) menerima secara simbolis uang hasil lelang barang bukti kasus korupsi yang tangani Kejari Semarang, Senin (19/10/2026). (bae)

Bank Mandiri Terima Rp1,9 Miliar Hasil Lelang Aset Kasus Korupsi di Semarang

NAIK KERETA: Pelanggan kereta api berjalan di peron stasiun wilayah KAI Daop 4 Semarang. (ist)

Hasil Pemetaan KAI Daop 4 Semarang, Pelanggan Kereta Api Ternyata Didominasi Gen Z

RS Unimus Kembangkan Layanan Kanker Berbasis Cryosurgery

Kanwil Kemenkum-Bank Jateng Buka Peluang Kolaborasi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Real Madrid dicukur 4 gol tanpa balas oleh PSG, dalam semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, di Stadion Metlife, New Jersey, Kamis (10/7/2025) dini hari WIB.
Sepak Bola

Madrid Menangis di Kaki Enrique, PSG Bantai Pasukan Xabi 4 Gol Tanpa Balas

Juli 10, 2025
Fokus

MTQ Jadi Etalase UMKM Semarang, Jangan Sampai Tamu Pulang Cuma Bawa Foto

September 15, 2026
Nur Laila berorasi dalam aksi May Day di depan kantor Gubernur Jateng, Jumat (1/5/2026). (bae)
Info

Demo May Day Semarang, Buruh Perempuan Tuntut Fasilitas Daycare hingga Cuti Haid

Mei 1, 2026
Politikus PDIP yang kini menjabat sebagai Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.
Info

Angka Kemiskinan Wonosobo Turun 4,33 Persen dalam 5 Tahun, Pemkab Kejar Target Satu Digit

Oktober 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ayo Kenalan dengan Nara, Lawang, dan Semar, Trio Harimau Benggala Warga Baru Semarang Zoo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?