Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Susu MBG Bakal Dikuasai Produk Peternak Lokal Mulai November
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Susu MBG Bakal Dikuasai Produk Peternak Lokal Mulai November

Nugroho P.
Last updated: Oktober 15, 2026 2:42 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Susu segar MBG.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal membuka peluang lebih besar bagi peternak sapi perah di dalam negeri. Mulai 1 November 2026, susu yang dibagikan kepada anak-anak sekolah melalui program tersebut wajib memenuhi ketentuan penggunaan 80 persen susu segar dari peternak lokal.

Contents
Dapur MBG Kembali Bisa Sediakan SusuBGN Siapkan Marketplace untuk Bahan PanganBGN Ingin Pangkas Permainan Perantara

Kebijakan ini bukan sekadar urusan menu bergizi bagi siswa. Pemerintah juga ingin belanja pangan untuk MBG ikut menggerakkan ekonomi daerah, terutama dengan memperluas pasar bagi produk peternakan lokal.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menyampaikan ketentuan tersebut saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Aceh. Ia menegaskan, kebutuhan pangan program MBG harus bisa memberikan manfaat bagi produsen dalam negeri.

“Mulai 1 November tahun ini, susu yang dibagikan kepada anak-anak kita di sekolah harus sesuai dengan ketentuan yang kami putuskan, yakni 80 persen harus susu segar yang berasal dari peternak lokal,” kata Sudaryono dalam keterangannya, Rabu (14/10/2026).

Dapur MBG Kembali Bisa Sediakan Susu

Sudaryono yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) HKTI menjelaskan, program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Program tersebut juga diarahkan untuk memperkuat penyerapan hasil pertanian dan peternakan sekaligus meningkatkan kesejahteraan produsen lokal.

Untuk mendukung kebijakan itu, BGN telah membuka kembali kesempatan bagi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyediakan susu sebagai bagian dari menu MBG.

Langkah tersebut diharapkan memperluas akses pasar bagi peternak lokal, khususnya produsen susu segar dalam negeri. Dengan adanya kebutuhan dari dapur MBG, hasil produksi peternak berpeluang terserap melalui rantai pasok program pemerintah.

Menurut Sudaryono, penguatan pasar bagi peternak perlu berjalan seiring dengan peningkatan produksi pangan nasional. Ketersediaan bahan pangan yang memadai menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga keberlanjutan program MBG dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar negeri.

BGN Siapkan Marketplace untuk Bahan Pangan

Tak hanya mengatur penggunaan susu lokal, BGN juga menyiapkan sistem pengadaan bahan pangan berbasis digital. Rencananya, platform tersebut akan mempertemukan dapur SPPG dengan petani dan peternak agar transaksi bisa berlangsung lebih langsung dan transparan.

Sudaryono menyebut marketplace tersebut ditargetkan meluncur pada November atau Desember 2026. Melalui sistem ini, dapur MBG nantinya diwajibkan membeli tujuh komoditas pangan secara daring.

“Insyaallah, mulai November atau Desember ini kami akan meluncurkan semacam marketplace di BGN. Dapur-dapur nantinya wajib membeli tujuh komoditas melalui marketplace secara daring sehingga harganya jelas dan sumber telur, ayam, serta dagingnya berasal dari peternak, termasuk melalui koperasi-koperasi peternak,” jelasnya.

Sistem digital tersebut diharapkan membuat harga bahan pangan lebih transparan sekaligus memudahkan penelusuran sumber produk. Petani, peternak, dan koperasi juga diharapkan mendapat akses pasar yang lebih baik untuk memasok kebutuhan dapur MBG.

Menurut Sudaryono, pembenahan rantai pasok menjadi penting karena produsen di tingkat hulu belum tentu menikmati harga yang sebanding dengan kondisi pasar. Karena itu, mekanisme pengadaan perlu diperbaiki agar hubungan antara produsen dan pembeli lebih terbuka.

BGN Ingin Pangkas Permainan Perantara

Sudaryono turut menyoroti praktik perantara yang dinilai berpotensi menekan harga di tingkat produsen. Menurutnya, pembenahan tata niaga pangan harus memastikan pelaksanaan MBG tidak hanya menguntungkan penerima program, tetapi juga memberikan manfaat bagi petani dan peternak.

Ia menegaskan, pemerintah ingin menciptakan sistem perdagangan pangan yang tidak merugikan konsumen maupun produsen. Karena itu, praktik lama yang dianggap mengganggu rantai pasok perlu dibenahi.

“Kita harus mengatasi persoalan yang ada. Praktik-praktik lama dengan mafia beras, mafia daging, dan sebagainya harus berubah. Kita ingin sistem yang tidak merugikan konsumen maupun produsen,” tegasnya.

Kebijakan penggunaan 80 persen susu segar dari peternak lokal dan rencana marketplace bahan pangan diharapkan bisa saling mendukung. Kebutuhan dapur MBG dapat menjadi peluang ekonomi bagi produsen dalam negeri, sementara pengadaan yang lebih transparan diharapkan membantu menjaga kelancaran pasokan pangan.

Dengan langkah tersebut, BGN ingin menjadikan program MBG bukan hanya sebagai upaya meningkatkan gizi anak sekolah, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi petani dan peternak di berbagai daerah. (*)

You Might Also Like

Wali Kota Semarang Akui Jalur Silayur Tak Layak Dilintasi Truk Besar

Satu Tahun Agustina-Iswar: Ijazah Nggak Lagi Disandera, SPP Nggak Bikin Deg-degan

Ngabuburit Bareng Warga, Respati–Astrid ‘Curhat’ Setahun Pimpin Solo

Kerja Rp50 Ribu Sehari, Risikonya 12 Tahun

Menu Ramadan di Bawah Standar, Jawa Tengah Tertinggi Kasus MBG Bermasalah

TAGGED:MBGsusususu lokalsusu mbg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article OTT KPK di BNPB, DPR Soroti Pengawasan yang Jebol
Next Article Komite III Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) cum Pembina YPLP PT PGRI Semarang, Dr Muhdi. (dul) PGRI Jateng Perjuangkan Guru PPPK Jadi PNS dengan Seleksi Lebih Mudah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

LANTIK PEJABAT: Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menyalami Wakapolda baru, Brigjen Pol Andi Herindra Rahmawan dalam acara sertijab di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Kamis (15/10/2026). (ist)

Kapolda Baru Rombak Pejabat Polda Jateng dan Sejumlah Kapolres, Simak Daftarnya

SIDANG KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kemeja biru) menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (15/10/2026). (bae)

Pencabutan Hak Politik Fadia Arafiq Harga Mati, KPK Tak Mau Negosiasi

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan, saat ditemui di Gedung DPRD Jateng, Kamis (15/10/2026). (dul)

Kapolda Jateng Respons Kabar OTT KPK Tangkap Bupati Klaten

Jateng Borong Tiga Gelar Terbaik Anugerah Legislasi Daerah

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

Kronologi Bupati Klaten Hamenang Terjaring OTT KPK: Dijemput di Rumah Dinas, Dibawa ke Mapolresta Klaten

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Tukang Teror Bom ke Sekolah Ditangkap, Ternyata Mahasiswa Jurusan Ini

Desember 26, 2025
Info

Tragis! Terobos Palang, Pemotor dan Siswa SD di Semarang Tewas Tersambar Kereta

Juli 20, 2026
Pendidikan

Kuliah ke Malaysia Makin Terbuka, Jateng Lirik Beasiswa hingga Peluang Magang

Oktober 11, 2026
Info

Soal Korban Tanah Gerak Jangli, Pemprov Janji Bangunkan Huntara

April 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Susu MBG Bakal Dikuasai Produk Peternak Lokal Mulai November
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?