BACAAJA, SEMARANG – Menjadi mahasiswa bukan berarti hanya datang ke kampus, mengikuti perkuliahan, lalu pulang alias jadi mahasiswa kupu-kupu: kuliah pulang, kuliah pulang. Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H. justru mendorong mahasiswa baru untuk aktif mencari pengalaman dan mengembangkan diri di luar ruang kelas.
Pesan itu disampaikan Sapto saat Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Balairung UPGRIS, Semarang.
Menurutnya, kampus memiliki banyak wadah yang bisa dimanfaatkan mahasiswa untuk mengasah kemampuan. Mulai dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Himpunan Mahasiswa Program Studi hingga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Sapto meminta mahasiswa memilih kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakat masing-masing. Dari organisasi dan berbagai aktivitas kampus, mahasiswa bisa belajar bekerja sama, mengambil peran, hingga membangun kemampuan kepemimpinan.
“Kompetensi yang Saudara butuhkan untuk menghadapi masa depan tidak semuanya diperoleh dari ruang kelas. Sebagian besar justru ditempa melalui pengalaman, organisasi, kerja sama, dan keberanian untuk mengambil kesempatan,” kata Sapto, Selasa (22/9/2026).
Tak hanya mendorong mahasiswa aktif di dalam kampus, Sapto juga meminta mereka berani memperluas pengalaman ke tingkat internasional.
UPGRIS, kata dia, telah menyediakan sejumlah program seperti International Experiential Learning (IEL), KKN dan PPL Internasional, SEA-Teacher, I-ENGINE, International Class hingga Visiting Professor.
Mahasiswa juga berkesempatan mengikuti International Internship and Research serta Cultural Exchange untuk berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara.
Sapto berharap kesempatan tersebut tidak dilewatkan mahasiswa baru. Menurutnya, pengalaman selama kuliah akan menjadi bekal ketika mereka memasuki dunia kerja dan kehidupan setelah lulus.
“Jangan hanya menjadi penonton ketika dunia bergerak semakin cepat. Jadilah bagian dari generasi Universitas PGRI Semarang yang siap Go Global, berprestasi, dan membawa nama baik almamater Indonesia ke tingkat dunia,” ujarnya.
Pada tahun akademik 2026/2027, UPGRIS menerima 3.042 mahasiswa baru untuk program sarjana dan pascasarjana. Sementara mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) berjumlah 685 orang, sehingga total mahasiswa yang diterima mencapai 3.727 orang. (dul)

