Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: MTQ Nasional XXXI di Jateng Jadi Panggung Kolaborasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

MTQ Nasional XXXI di Jateng Jadi Panggung Kolaborasi

MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah ternyata bukan cuma soal lomba dan mengejar juara. Sejumlah kampus membuka pintunya menjadi arena pertandingan, masyarakat lintas agama ikut terlibat, bahkan pelajar sekolah nonmuslim turut ambil bagian dalam pemecahan rekor MURI Mars MTQ.

T. Budianto
Last updated: September 14, 2026 3:07 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PENAMPILAN PESERTA: Penampilan peserta MTQ Nasional XXXI di cabang Fahmil Alquran putri yang berlangsung di Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Senin (14/9/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Jawa Tengah menjadi ruang kolaborasi berbagai elemen masyarakat.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mengatakan, keterlibatan sejumlah perguruan tinggi menunjukkan bahwa penyelenggaraan MTQ tidak bisa berjalan sendiri. Kampus bukan sekadar menyediakan tempat perlombaan, tetapi juga ikut menjadi bagian dari syiar Alquran kepada masyarakat.

Sejumlah cabang perlombaan memang ditempatkan di perguruan tinggi, di antaranya Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo dan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

“Tadi di UIN sudah saya cek pelaksanaan Fahmil Alquran. Hari ini kami juga meninjau perlombaan cabang kaligrafi di Undip. Saya menyampaikan terima kasih kepada Rektor UIN Walisongo dan Rektor Undip yang telah memberikan fasilitas,” kata Luthfi seusai meninjau sejumlah cabang MTQ di Semarang, Senin (14/9/2026).

Menurut Luthfi, MTQ Nasional XXXI kini telah menjadi kebanggaan bersama. Perhelatan tersebut tidak hanya menjadi milik umat Islam atau kalangan kampus, tetapi melibatkan masyarakat, tokoh agama, pelaku UMKM hingga berbagai unsur dari seluruh provinsi.

Baca juga: Kafilah MTQ Dapat Tiket dan Jemputan

Semangat kebersamaan tersebut juga terlihat dalam rangkaian pembukaan MTQ Nasional XXXI. Pelajar dari sekolah nonmuslim turut berpartisipasi dalam menyanyikan Mars MTQ secara serentak. Kegiatan tersebut kemudian mencatatkan rekor MURI dengan jumlah peserta mencapai ratusan ribu orang.

“MTQ ini tidak hanya menjadi milik umat Islam. Masyarakat nonmuslim pun ikut serta. Kemarin, adik-adik kita dari sekolah Kristen juga ikut dalam kegiatan menyanyikan Mars MTQ yang memecahkan rekor MURI,” jelas Luthfi.

Menurutnya, keterlibatan berbagai kelompok tersebut menunjukkan bahwa nilai-nilai Alquran dapat menjadi energi untuk merawat toleransi, persatuan dan kedamaian.

“Musabaqah Tilawatil Qur’an menjadi milik seluruh masyarakat. Inilah bentuk rahmatan lil alamin. Toleransi beragama sangat dibutuhkan dan melalui kegiatan ini, semuanya dapat bersatu,” tegasnya.

Semangat Kebersamaan

Luthfi berharap semangat kebersamaan yang muncul selama MTQ tidak berhenti ketika perlombaan selesai. Ia ingin suasana damai dan kolaborasi yang terbangun selama perhelatan nasional tersebut terus dirawat dalam kehidupan masyarakat Jateng. “Semoga dengan adanya MTQ Nasional XXXI, Jateng dapat menyiarkan perdamaian kepada seluruh Indonesia, bahkan dunia,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Suharnomo menyampaikan kebanggaannya karena Undip dipercaya menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI.

Undip menyiapkan dua lokasi untuk mendukung pelaksanaan perlombaan, yakni Gedung Prof Soedarto, SH dan Auditorium Imam Bardjo. “Kami sangat bangga dan mendukung sebisa-bisanya, serta menyiapkan fasilitas sebaik-baiknya untuk kesuksesan MTQ Nasional di Jateng,” ujarnya.

Keterlibatan perguruan tinggi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penyelenggaraan MTQ tidak hanya berlangsung di arena utama. Berbagai ruang publik dan institusi pendidikan ikut menjadi bagian dari perhelatan yang mempertemukan ribuan peserta dari berbagai daerah.

Baca juga: Jateng Siapkan Jalur Darat buat Kafilah MTQ

Pada akhirnya, panggung MTQ di Jawa Tengah menjadi lebih luas dari sekadar arena perlombaan. Ada kampus, sekolah, masyarakat, pelaku usaha, tokoh agama hingga kelompok lintas iman yang ikut mengambil peran.

Kalau kampus ikut membuka pintu, sekolah ikut bernyanyi, dan masyarakat ikut bergerak, MTQ kali ini memang bukan cuma soal siapa yang paling merdu membaca Alquran, tapi bagaimana nilai kebersamaan ikut terdengar di luar arena. (tebe)

You Might Also Like

Mainan Anak Buatan Kendal Tembus Pasar Amerika

Tim 9 Sasar Rumah Febrie, Berkas Penting Ikut Disita

Kebakaran Sumur Minyak Rakyat di Blora: 3 Orang Tewas, 50 KK Mengungsi

Jangan Sampai Nyangkut, Pemprov Jateng Buka Posko THR

Adaptasi Warga Pesisir Semarang-Demak Mencari Penghidupan di Tengah Rob

TAGGED:agustina wilujengahmad luthfiheadlinemtq nasional 2026pemkot semarangpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SANTAP MBG: Pelajar di salah satu sekolah di Kabupaten Jepara, Jateng sedang menyantap menu makan program makan bergizi gratis (MBG), beberapa waktu lalu. (ist) Ikhtiar Jaga Santri dari Bahaya Keracunan, Ponpes Boyolali Berhenti Terima MBG
Next Article Dua Tim Bidak Mutiara di Puncak Kejuaraan Catur Beregu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MENKEU BARU - Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet lagi. Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin (14/9/2026).

BREAKING NEWS: Prabowo Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu

KIAI CABUL--Tampang Achmad Fauzi alias Abah Khan, pengasuh ponpes di Kota Semarang yang cabuli santriwatinya, mengenakan kaus 'Ngopeni Nglakoni' saat digelandang ke kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). (ist)

Ponpes Abah Khan Tak Berizin, Perberat Tuntutan Hukuman Kiai Cabul Semarang

JUARA TURNAMEN--Tim dari SMAN 4 Semarang menerima sertifikat juara pertandingan Free Fire (FF) Battle Royale Mayoritas Tournament, Minggu (13/9/2026). (ist)

SMAN 4 Semarang Juara Turnamen Free Fire Battle Royale Mayoritas

Dari Pena ke Layar, Kaligrafi MTQ Makin Ngegas

Agustina Ingin Alun-Alun Kauman Jadi Pusat Budaya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

RICUH - Muktamar ke-35 NU di Ponpes Tambakberas, Jombang, diwarnai kericuhan, Minggu (30/8/2026).
Info

BREAKING NEWS: Muktamar NU Rusuh! Aturan Masa Iddah Politik Jadi Pemicu

Agustus 30, 2026
EVAKUASI KORBAN - Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad remaja pendaki Gunung Sumbing yang ditemukan tewas di dasar jurang. (ist)
Info

Remaja Pendaki Ditemukan Tewas di Jurang Gunung Sumbing: Mendaki Bareng, Turun Pilih Jalur Sendiri

Agustus 24, 2026
Daerah

Upacara HUT RI di Balai Kota Semarang Hadirkan Sosok Istimewa, Siapa?

Agustus 18, 2025
RUTINITAS MUSIMAN: Sampai kapan banjir dan longsor di Kota Semarang dianggap sebagai rutinitas musiman yang “wajar” terjadi?
Fokus

Semarang Jangan Terbiasa dengan Banjir dan Longsor

Mei 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: MTQ Nasional XXXI di Jateng Jadi Panggung Kolaborasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?