BACAAJA, SEMARANG – Sebanyak 306 tim kesehatan disiapkan untuk mendukung pelaksanaan MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang. Layanan medis disebar mulai dari 12 venue lomba hingga penginapan para kafilah.
Wakil Koordinator Bidang Pelayanan Kesehatan MTQ Nasional XXXI, Abdul Hakam mengatakan setiap venue lomba akan dilengkapi posko kesehatan. Posko ini disiapkan untuk memberikan pertolongan cepat kepada peserta, official, tamu, maupun pengunjung.
“Setiap venue ada posko kesehatan,” kata Abdul Hakam, Rabu (9/9/2026).
Di setiap posko tersedia satu dokter umum, satu perawat, dan satu pengemudi ambulans. Peralatan yang disiapkan antara lain brankar pasien, kursi roda, tabung oksigen, alat resusitasi, AED, serta obat-obatan untuk kondisi darurat dan keluhan umum.
Bacaaja: MTQ Nasional 2026, Pemprov Berencana Tambah Penerbangan
Bacaaja: Jelang MTQ Nasional, Agustina Gembleng Satlinmas
Selain petugas di venue, tim medis mobile dari PSC 119 juga disiagakan. Tim ini bisa bergerak jika ada peserta atau tamu yang membutuhkan pertolongan medis di lokasi lain.
Layanan kesehatan juga disiapkan di area penginapan. Posko medis satelit dan tim medis mobile akan mendukung kebutuhan kesehatan para kafilah selama berada di Semarang.
Sebanyak 306 tim kesehatan tersebut berasal dari berbagai unsur. Mulai rumah sakit pemerintah dan swasta di Kota Semarang, rumah sakit milik Pemprov Jawa Tengah, 40 puskesmas, empat Balkesmas, klinik kesehatan di bandara, stasiun dan terminal, hingga PMI Jawa Tengah, PMI Kota Semarang, dan Kwarda Jateng.
Untuk kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, rumah sakit rujukan sudah dibagi berdasarkan lokasi venue. Beberapa venue akan dirujuk ke RS Nasional Diponegoro, RS Telogorejo, RSUD KRMT Wongsonegoro, dan RSUD Adhyatma Tugurejo.
Sementara RSUP Dr Kariadi disiapkan sebagai rumah sakit pusat rujukan. Layanan ini beroperasi 24 jam selama 9-20 September 2026.
Sebelum pelaksanaan MTQ, peserta juga telah menjalani skrining kesehatan. Data tersebut masih terus diperbarui untuk memastikan informasi medis yang dibutuhkan tersedia jika sewaktu-waktu peserta membutuhkan penanganan. (bae)

