Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dingin saat Diajak Salaman Aipda Robig, Ayah Gamma: Kami Belum Memaafkan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Dingin saat Diajak Salaman Aipda Robig, Ayah Gamma: Kami Belum Memaafkan

Andi Prabowo, ayah korban penembakan polisi menerima ajakan salaman terdakwa Aipda Robig Zaenudin di persidangan atas arahan hakim.

R. Izra
Last updated: Mei 6, 2025 9:39 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Andi Prabowo, ayah korban penembakan Aipda Robig
Andi Prabowo, ayah korban penembakan Aipda Robig
SHARE

NARAKITA, SEMARANG – Andi Prabowo, ayah korban penembakan polisi menerima ajakan salaman terdakwa Aipda Robig Zaenudin di persidangan atas arahan hakim.

Namun, kuasa hukum Andi Prabowo menegaskan bahwa pihaknya belum memaafkan terdakwa Robig yang jelas-jelas tega membunuh anaknya dengan cara ditembak.

“Salaman itu jangan diartikan kami memaafkan. Jadi hanya menerima salaman, tapi tidak memaafkan,” jelas kuasa hukum Andi, Zaenal Abidin Petir, Senin (5/5/2025) petang.

Dia menegaskan, penerimaan tawaran salaman hanya sebagai bentuk penghormatan persidangan.

“Itu hanya sekadar menghormati persidangan,” beber Zaenal.

Dalam sidang tersebut, Andi Prabowo selaku ayah korban penembakan memberikan keterangan soal kronologi meninggalnya anak semata wayangnya.

Saat itu Andi mengaku anaknya meregang nyawa justru dikabari oleh kakak iparnya.

Setelah mengetahui anaknya meninggal karena ditembak polisi, ia dan keluarganya memutuskan untuk melapor ke Polda Jawa Tengah.

Kasus itu pun ditindaklanjuti dengan penetapan Robig sebagai tersangka.

Sebelumnya diberitakan, Jaksa Penuntut Umum menjerat terdakwa Robig dengan dakwaan kombinasi, mulai dari Undang-Undang Perlindungan Anak hingga pasal pembunuhan.

Jaksa menjelaskan, peristiwa penembakan itu bermula ketika terdakwa berpapasan dengan sekelompok pengendara sepeda motor yang saling berkejaran sambil membawa senjata tajam di Kota Semarang pada Minggu (24/11/2024) dini hari.

Terdakwa memberhentikan rombongan pengendara itu tepat di depan Alfamart Candi Penataran, Kota Semarang. Lantas ia mengambil senjata api sembari menembak ke arah korban. (bai)

You Might Also Like

3.420 Penumpang Pesawat di Bandara Ahmad Yani Semarang Terdampak, 29 Penerbangan Dibatalkan

Mau Tahu, Tanda-Tanda Jiwa Pemimpin Mulai Kelihatan

Bukan Sekadar Segar, Buah Ini Diam-Diam Lawan Risiko Kanker

Kejari Semarang Minta RSWN Perketat Pengawasan Cegah Pungli hingga Gratifikasi

Catet Nih! 3 Kebiasaan Sepele Bikin Jerawat Betah Nangkring di Wajah Lo

TAGGED:Aipda RobigAipda Robig minta maafAndi PrabowoSemarangsidang polisi tembak mati siswa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Salah satu Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Karate-Do Indonesia, Andreas Budi Wirohardjo, saat mendatangi Tegal. Andreas Ingin Benahi Organisasi Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai di Tegal
Next Article Mbak Ita dan Alwin mengikuti sidang perkara korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang. (bai) Sidang Eks Wali Kota Semarang: Kongkalikong Bagi-bagi Proyek Diduga Terjadi Sejak Lama

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Polisi Ungkap Napi Lapas Sragen Kendalikan Peredaran Sabu di Solo

ANJING RAKSASA - Denver seekor anjing berjenis Alaskan Malamute berusia 2 tahun asal Semarang dengan bobot sekitar 70 kilogram Foto bersama pemilik Lily Harts, Minggu (27/9/2026). (dul)

Denver si Selebdog Malamute Raksasa Asal Semarang, Popularitasnya Jadi Jalan Berbagi

PENIPUAN - Ilustrasi pelaku penipuan sedang beraksi.

Sial! Rela Bayar Rp380 Juta Demi Anak Masuk UI, Ujungnya Kena Tipu

BANTAL KUCING - Dina memegang bantal bergambar kucing buatan tangannya sendiri, Minggu (27/9/2026). Sebagian keuntungan dari jualan bantal kucing itu digunakan untuk memberi makan kucing jalanan. (dul)

Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong

Gubes UGM: Kuliah Gratis Jangan Cuma PTN

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nur Laila berorasi dalam aksi May Day di depan kantor Gubernur Jateng, Jumat (1/5/2026). (bae)
Info

Demo May Day Semarang, Buruh Perempuan Tuntut Fasilitas Daycare hingga Cuti Haid

Mei 1, 2026
Unik

Hari Jadi Wonosobo ke-200, Songsong Agung Jadi Simbol Pengayom Rakyat

Juli 4, 2025
Tips

Penting Banget, Skincare Bumil Jangan Cuma Ikut Tren

Juli 28, 2026
Unik

Polda Jateng Minta Maaf, Sebut Nama Ormas saat Rilis Kasus Premanisme

Juni 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dingin saat Diajak Salaman Aipda Robig, Ayah Gamma: Kami Belum Memaafkan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?