Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jateng Jadi “Laboratorium” Energi Lemhannas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tumbuh

Jateng Jadi “Laboratorium” Energi Lemhannas

Jateng kembali dilirik untuk urusan energi. Kali ini bukan sekadar jadi lokasi kunjungan, tapi dipilih Lemhannas RI sebagai lokus studi ketahanan energi nasional.

T. Budianto
Last updated: September 9, 2026 8:53 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PESERTA SSDN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menerima peserta SSDN di Gedung Merah Putih Lt. 10, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Selasa (8/9/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI memilih Jawa Tengah sebagai lokus kajian ketahanan energi nasional melalui Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXX.

Para peserta SSDN akan mengkaji pengembangan EBT di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Dalam prosesnya, perangkat daerah, pemerintah kabupaten/kota, serta instansi terkait ikut mendampingi, mulai dari pengumpulan bahan kajian hingga penyusunan rekomendasi.

Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily menilai, Jateng layak menjadi salah satu percontohan karena dinilai konsisten menjalankan berbagai langkah nyata dalam mengembangkan EBT.

Baca juga: PLN Gandeng Danantara, Energi Hijau Nggak Cuma Wacana

“Kami memandang penting menjadikan Jateng sebagai lokus studi Lemhannas karena telah menyelenggarakan berbagai upaya untuk memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Ace.

Menurutnya, ketahanan energi tak bisa dipisahkan dari ketahanan nasional. Apalagi situasi geopolitik global dan harga energi dunia masih penuh ketidakpastian.

Karena itu, potensi energi yang dimiliki daerah perlu dimaksimalkan. Jawa Tengah dinilai punya sejumlah sumber yang bisa dikembangkan, seperti geothermal, tenaga surya, hingga pengolahan sampah menjadi energi.

Bahan Evaluasi

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyambut positif kajian tersebut. Menurutnya, rekomendasi Lemhannas nantinya bisa menjadi bahan evaluasi sekaligus memperkuat program energi yang sudah berjalan.

“Rekomendasi dari hasil studi tersebut akan dikembalikan kepada kami untuk menjadi bahan evaluasi secara komprehensif,” kata Luthfi seusai menerima peserta SSDN di Gedung Merah Putih Lt. 10, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Selasa (8/9/2026).

Saat ini, Jateng memang tengah mengembangkan sejumlah sumber energi alternatif. Selain tenaga surya dan panas bumi, pengolahan sampah menjadi energi juga masuk dalam agenda pengembangan energi daerah.

Baca juga: Jateng-Inggris Jajaki Kerja Sama EBT, Pendidikan, dan Keamanan Siber

“Program yang sudah berjalan akan kami evaluasi. Kami menunggu rekomendasi dari Lemhannas untuk menjadi dasar pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Luthfi berharap studi tersebut tidak berhenti sebagai kajian di atas kertas. Masukan yang dihasilkan diharapkan bisa diterjemahkan menjadi kebijakan dan program konkret untuk memperkuat ketahanan energi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Sebab, kalau EBT cuma rajin dibahas dalam forum dan seminar, kapan listriknya benar-benar terasa? Energi masa depan tentu butuh lebih dari sekadar wacana, butuh colokan, teknologi, investasi, dan eksekusi. (tebe)

You Might Also Like

Dosen Hukum Unissula Tinju Dokter Anestesi, Gara-gara Istrinya Merasa Kesakitan saat Mau Lahiran

Baru 6 Hari Dilantik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Tengah Bencana Aceh, Luapan Rasa Kecewa?

Fix, Tambah Macet! Turunan Gombel Lama Resmi Ditutup untuk Perbaikan Jalan

TAGGED:ahmad luthfiebtheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SATUKAN SOLUSI - Kehadiran PLN Hub di Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hadirkan layanan yang terintegrasi bagi pelanggan. Ragam solusi hadir dalam satu layanan. PLN Hub Hadir di Yogyakarta, Satukan Ragam Solusi PLN Group dalam Satu Layanan
Next Article Warga Binaan Lapas Purwodadi Turun ke Lahan Bareng Kementan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid didampingi penasihat hukumnya meninggalkan ruang sidang usai divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Bantu Letjen Widi Samarkan Duit Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Dibui

CEK KESIAPAN MTQ - Dirjen Kemenag, Abu Rokhmad, Setelah menghadiri rapat checking terakhir kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (9/9/2026). (dul)

2.242 Peserta Siap Ramaikan MTQ Nasional di Semarang

JENGUK KORBAN: Menteri HAM RI, Natalius Pigai didampingi KaKanwil Kemenham Jateng, Mustafa Beleng saat meninjau korban dugaan keracunan program MBG di RSUD Dr R Soedjati Soemodiardjo, Grobogan, Selasa (13/1/2026). (ist)

Keracunan MBG Terbesar di Pati? 231 Siswa Tumbang, Operasional SPPG Gembong 1 Dihentikan Sementara

Panggung utama event MTQ Nasional di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang. (ist)

12 Venue MTQ Nasional Dilengkapi Posko Kesehatan, 306 Tim Medis Siaga

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid (kemeja hijau) duduk mendengarkan vonis putusan kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Gus Yazid Hanya Divonis 1 Tahun dalam Kasus TPPU Lahan Cilacap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gubernur Ahmad Luthfi ngeluncurin Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB) di Pasar Legi Solo, Rabu (8/10).
Info

Luthfi Luncurkan Kios JTAB untuk Tekan Inflasi: Harga Sembako Stabil, tapi Gak Ngorbanin Petani

Oktober 9, 2025
BERTABUR BUNGA--Bunga tabebuya sedang mekar di median Jalan Pamularsih Raya, Kota Semarang, Selasa (18/8/2026). (bae)
Info

Kota Lumpia Lagi Cantik-Cantiknya, Jalanan Semarang Bertabur Bunga Tabebuya

Agustus 18, 2026
Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Hukum

BREAKING NEWS: Giliran Bupati Cilacap Kena OTT KPK

Maret 13, 2026
Ilustrasi gelombang tsunami. (grafis/tera)
Unik

BMKG Akhirnya Cabut Peringatan Dini Tsunami Dampak Gempa Rusia, Pengungsi Kembali ke Rumah

Juli 31, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jateng Jadi “Laboratorium” Energi Lemhannas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?