Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BMKG Pastikan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Belum Jatuh di Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

BMKG Pastikan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Belum Jatuh di Jateng

R. Izra
Last updated: September 8, 2026 8:27 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
ABU VULKANIK: Citra satelit menunjukkan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang telah masuk ke sebagian wilayah Jakarta dan sejumlah daerah di sekitarnya, Minggu (6/9/2026). (ist)
ABU VULKANIK: Citra satelit menunjukkan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang telah masuk ke sebagian wilayah Jakarta dan sejumlah daerah di sekitarnya, Minggu (6/9/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kekhawatiran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar hingga Jawa Tengah belum terbukti di lapangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan belum menemukan abu vulkanik yang mengendap di permukaan wilayah Jawa Tengah.

Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Tengah Goeroeh Tjiptanto mengatakan, dalam rilis media di Co-Working Space Kantor Gubernur Rumah Rakyat, Senin (7/9/2026). pemantauan dilakukan menggunakan sejumlah instrumen, termasuk citra satelit Himawari dan informasi dari Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin.

Dari pemantauan tersebut, abu vulkanik memang terdeteksi berada di lapisan atmosfer. Namun, kondisi angin di lapisan bawah membuat sebarannya tidak serta-merta turun ke permukaan Jawa Tengah.

“Di lapisan atas memang ada pergerakan abu, tetapi kondisi di lapisan bawah berbeda,” kata Goeroeh.

Bacaaja: BPBD Jateng Pastikan Erupsi Anak Krakatau Tak Ganggu Aktivitas Warga
Bacaaja: 3.420 Penumpang Pesawat di Bandara Ahmad Yani Semarang Terdampak, 29 Penerbangan Dibatalkan

Untuk memastikan kondisi di lapangan, BMKG juga melakukan paper test di sejumlah titik. Pengujian dilakukan di Bandara Ahmad Yani Semarang, Tegal, Kertajati, hingga Tunggul Wulung Cilacap.

Hasilnya, seluruh pengujian menunjukkan hasil negatif atau belum ditemukan indikasi endapan abu vulkanik di permukaan.

“Dari Kertajati, Tegal, kemudian Cilacap dan Semarang sendiri, paper test-nya negatif,” ujarnya.

Goeroeh menjelaskan, kondisi atmosfer menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah pergerakan abu vulkanik. Karena itu, keberadaan abu di lapisan atmosfer tidak bisa langsung disimpulkan sebagai abu yang sudah jatuh dan mengendap di suatu wilayah.

Kondisi tersebut juga menjadi alasan masyarakat diminta tidak langsung mempercayai informasi mengenai peta sebaran abu vulkanik yang beredar di media sosial.

Menurutnya, informasi mengenai sebaran abu perlu dilihat berdasarkan ketinggian atmosfer, arah angin, serta hasil pengamatan langsung di lapangan.

Selain memantau abu vulkanik, BMKG juga terus mengawasi kondisi cuaca di Jawa Tengah. Saat ini sebagian besar wilayah Jateng masih berada dalam periode kemarau dengan kondisi yang cukup kering.

Bahkan, sebanyak 24 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah tercatat berada dalam kondisi kemarau panjang dengan periode tanpa hujan lebih dari 61 hari.

Kondisi kering tersebut berpotensi membuat debu di jalan maupun lingkungan lebih mudah beterbangan. Karena itu, masyarakat diminta tidak langsung menganggap debu yang menempel pada kendaraan sebagai abu vulkanik.

BMKG akan terus memantau perkembangan sebaran abu Gunung Anak Krakatau melalui citra satelit dan pengamatan di lapangan. Masyarakat pun diminta tetap tenang dan mengikuti informasi dari lembaga resmi. (dul)

You Might Also Like

MK Nyatakan Tak Ada Bukti Gibran Punya Ijazah tapi Gak Bisa Memakzulkan, Kenapa?

Trans Jateng Kecelakaan Beruntun di Purworejo: Jupiter Ringsek di Kolong Bus, 1 Orang Tewas

Dompet ASN Mulai Senyum, Gaji Ketigabelas 2026 Siap Meluncur Lagi

MBG Berujung Mulas: 70 Siswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan

Hanura Desak Prabowo Kejar Dalang Karhutla

TAGGED:abu vulkanikbmkggunung anak krakataujateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TPA Putri Cempo Masih Terbakar, Pemprov Siapkan Modifikasi Cuaca
Next Article Golkar Jateng Mulai “Muda”, 60 Persen Pengurus Diisi Generasi Milenial dan Gen Z

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan, dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). (dul)

BPBD Jateng: Penggunaan Api di Gunung Perlu Dikendalikan untuk Cegah Karhutla

CUCU PENDIRI NU - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Irfan Yusuf adalah cucu dari pendiri NU KH Hasyim Asy'ari. Ayah Gus Ifran, KH Yusuf Hasyim, adalah putra bungsu KH Hasyim Asy'ari dan Ny Nafiqah.

Menhaj Gus Irfan Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Akademisi: Ngono Ya Ngono, Neng Ojo Ngono, Gus . . .

PENGURAI MASSA: Tim pengurai massa dari kepolisian siaga di Simpang Lima Semarang untuk membubarkan paksa massa aksi, Kamis (22/10/2026) malam. (bae)

LBH: Tim Hukum dan Paramedis Jadi Korban Kekerasan Polisi saat Demo Semalam

Tak Cuma Jago Ngaji! Darul Amanah Juara Football Santri 2026

Dicari, Komisioner KI  yang Bukan Sekadar Pintar tapi juga Bisa Kerja Bareng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Kampus Swasta Ketar-ketir Tak Dapat Mahasiswa

Juni 25, 2026
GUDANG BARU - Peninjauan langsung fasilitas gudang baru Icon Plus oleh Senior Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Leandra Agung Tri Radi Putra.
Ekonomi

PLN Icon Plus Resmikan Gudang Operasional Baru, Perkuat Kesiapan Layanan Digital

Juli 16, 2026
Info

Soal Program 3 Juta Rumah, Jateng Dianggap Paling Siap

Mei 19, 2026
SUARAKAN KERESAHAN - Aktivis PMKRI Jateng-DIY, Natael Bremana, menyampaikan aspirasi dan kerasahan yang dirasakan mahasiswa dan rakyat kecil terkait dengan kebijakan-kebijakan pemerintah, saat mengikuti demonstrasi di Jakarta, pada 13 Juni 2026. (*)
Info

Natael PMKRI Sebut Negara Lagi Gak Baik-baik Saja: Anggaran Jumbo, Hidup Rakyat Makin Berat

Juni 30, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BMKG Pastikan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Belum Jatuh di Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?